Home Papua Tengah 22 Kabupaten di Papua, Termasuk Nabire Disebut Daerah Tertinggal ?

22 Kabupaten di Papua, Termasuk Nabire Disebut Daerah Tertinggal ?

Suroso  Selasa, 12 Mei 2020 1:35
22 Kabupaten di Papua, Termasuk Nabire Disebut Daerah Tertinggal ?

NABIRE - Sebanyak 22 kabupaten dari 29 kabupaten di Provinsi Papua, dinyatakan sebagai daerah tertinggal. Hal ini tentunya jadi pertanyaan semua pihak di Kabupaten Nabire khususnya, menyangkut beberapa hal, salah satunya terkait kabupaten yang ada di Papua itu telah menyabet beberapa penghargaan, namun masih dikatakan sebagai daerah tertinggal saat ini.

 Mengutip dari beberapa sumber dan dilansir media nasional menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan sebanyak 62 daerah tertinggal di Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024. Dimana, sesuai peraturan pemerintah tersebut seperti tertuang dalam pasal 1 dijelaskan, bahwa daerah tertinggal yang dimaksud adalah daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala nasional.

 Seperti dikutip dari Perpres itu, yang dikatakan daerah tertinggal adalah daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional.

 Ada enam kriteria terkait penetapan daerah tertinggal, seperti dijelaskan di Pasal 2 Perpres tersebut. Kriteria yang dimaksud meliputi, perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas dan karakteristik daerah. Selain berdasarkan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dapat dipertimbangkan karakteristik daerah tertentu.

 Kriteria ketertinggalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diukur berdasarkan indikator dan sub indikator. Ketentuan mengenai indikator dan sub indikator sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Menteri (Permen). Selanjutnya masih sesuai Perpres Nomor 63 Tahun 2020 tersebut, penetapan daerah tertinggal dilakukan 5 tahun sekali.

 Berikut daftar daerah tertinggal tahun 2020-2024, khusus di Provinsi Papua diantaranya, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Nabire, Kabupaten Paniai, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Boven Digoel. Kemudian, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Keerom, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Puncak, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Deiyai.

 Selain di Papua, ada pula beberapa kabupaten di Provinsi Papua Barat yang dinyatakan sebagai daerah tertinggal, diantaranya  Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Sorong, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak.(wan/ist)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker