Home Papua Tengah Tak Diperhatikan Pemda Dogiyai, Operator SIKS-NG Mengeluh

Tak Diperhatikan Pemda Dogiyai, Operator SIKS-NG Mengeluh

Suroso  Senin, 18 Mei 2020 21:32
Tak Diperhatikan Pemda Dogiyai, Operator SIKS-NG Mengeluh
NABIRE – Piet Tebai yang telah bekerja mengoperasikan Operator Sistim Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) Kabupaten Dogiyai sejak bulan Oktober 2019 lalu, mengeluh. Pasalnya, tidak ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Sosial. Piet Tebai mengeluh atas sikap acuh tak acuh dari pemerintah Kabupaten Dogiyai terhadap dirinya. Ia telah bekerja keras dalam meng-update data warga Dogiyai dari seluruh kampung ke dalam SIKS-NG yang diminta dari Kementrian Sosial pada tiap kabupaten kota di seluruh Indonesia. “Saya sudah bekerja maksimal. Buktinya, pemerintah Kabupaten Dogiyai telah mendapat bantuan dari Kementrian Sosial berupa beras 100 ton. Sembako dan bantuan langsung tunai (BLT) sebanyak 1033. Itu yang hasil keras saya selama ini,” kata Piet Tebai di Nabire, Senin (18/05) siang. Namun, kata Tebai, selama ini ia bekerja tanpa ada perhatian dan bantuan sama sekali dari pemerintah Kabupaten Dogiyai dan Dinas Sosial yang selama ini ia bekerja. “Harusnya, Dinas Sosial dan operator SIKS-NG seperti saya ini dilibatkan dalam Satgas Covid-19. Karena, dalam masa seperti ini kerja kami juga sangat dibutuhkan. Contohnya, bantuan dari Kementrian Sosial salurkan bantuan seperti ini atas kerja keras saya,” keluh Tebai Ia menyesalkan atas tindakan pembiaran terhadap dirinya.  “Saya lihat, Pemda Dogiyai sudah bentuk Satgas Covid-19 tapi sekarang Satgas sudah tidak berjalan baik. Dalam kondisi seperti sekarang, Pemda akan butuh data dari Dinas Sosial. Dan, di Dinas Sosial pasti saya sebagai operator yang dibutuhkan,” katanya. Sejak bulan Oktober 2019, dirinya telah bekerja keras dalam bekerja memberikan seluruh data dan informasi yang telah diminta dari Kementrian Sosial melalui dirinya.  “Hingga detik ini, saya masih tunggu perhatian dari pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Sosial terhadap saya. Tidak ada perhatian sama sekali buat saya. Padahal, saya sudah kerja banting tulang beberapa bulan belakangan ini untuk Dogiyai,” keluhnya lagi. Ia berharap, kedepan ada perhatian yang serius kepada dirinya selama masa Covid-19. Karena, tanpa disadari ia telah bekerja untuk warga Dogiyai juga seperti tim Satgas Covid-19. “Saya juga punya istri anak yang mesti saya perhatikan. Jadi, saya mohon perhatiannya dari Pemda Dogiyai,” mintanya. (ist/ros)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker