Home Papua Tengah Bupati Paniai Dampingi Petinggi TNI/POLRI Tinjauh TKP 99 Ndeodide

Bupati Paniai Dampingi Petinggi TNI/POLRI Tinjauh TKP 99 Ndeodide

Suroso  Rabu, 20 Mei 2020 2:3
Bupati Paniai Dampingi Petinggi TNI/POLRI Tinjauh TKP 99 Ndeodide

 NABIRE - Bupati Paniai, Meki Nawipa mendampingi Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cedrawasi, Mayjen TNI Herman Asaribab melakukan peninjauan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pengoroyokan Anggota  Polisi Polres Paniai di Pos Polisi (Pos Pol) Kampung 99 Ndeotadi, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Senin (18/5/20) Bribtu Chistian yang menjadi korban kekerasan warga hingga para pelaku nekat merampas, dan membawa kabur tiga pucuk sejanta api milik Polres Paniai, pada Jumat (16/5/20) sekitar pukul 23.30 Wit waktu setempat.

Kedatangan Bupati, Kapolda dan Pangdam disambut baik oleh Kepala Distrik Baya Biru, pemerintah kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat hingga warga yang mendiami sepanjang Kali Degeuwo.

Usai melihat secara langsung TKP dan menerima penjelasan terkait kejadian tersebut dari warga setempat, Waterpauw menyampaikan rasa keperihatinannya atas insisen tersebut. Sebab diketehui hubungan mereka sebelumnya baik-baik saja. Mereka saling simbiosis antara satu sama lain dan kedekatan emosionalnya cukup erat antar satu sama lain.

“Bergaul mereka antara masyarakat yang datang dari mana-mana dengan masyarakat lokal disana saling melengkapi, saling bergantung. Selama ini hubungannya baik-baik saja. Tapi tiba-tiba tejadi kejadian seperti itu evaluasi kita bersama,” tutur Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada awak media saat memberikan keterangan pers di RSUD Nabire, Senin (18/5/20).

Dikatakan Waterpauw, kondisi masyarakat di TKP memang ada kekwatiran. Namun harapan dan keinginan masyarakat telah disampaikan kepada dirinya bersama Pangdam dan Bupati Paniai. Untuk menindak lanjuti harapan masyarakat serta kepentingan penyelidikan dan penyedikan tehadap insiden yang terjadi, Waterpauw mengaku, Ia akan merembuk bersama para Bupati Meepago (Bupati Deiyai, Paniai, dogiyai, Intan Jaya dan Bupati Nabire) agar persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan baik. 

“Artinya kami memerlukan agar senjata yang dirampas itu bisa dikembalikan atau pelaku bisa menyerahkan diri. Tentu upaya ini kami lakukan lebih awal karena kami belum tauh bermasalahan yang sebenarnya,” aku Waterpauw.

Sementara itu, Pangdam XVII/Cedrawasi Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan, tujuan dirinya dan Kapolda turun langsung ke TKP untuk memberikan semangat dan motivasi kepada perajurit untuk tetap melakukan tugas dengan baik. Selain itu, lanjut Asaribab, untuk melaksanakan evaluasi tentang situasi yang terjadi.

Dengan mempelajari kemudian mencari informasi dari tokoh-tokoh masyarakat dan masyarakat yang berada di lingkungan tersebut. Mulai dari kepala kampung, kepala suku dan juga siapa koordinir di tempat tersebut. Dibeberkan Asaribab, permasalah-permasalahan yang nanti dikaitkan dengan situasi kemudian dikaitkan dengan para pelaku dengan anggota yang melaksanakan tugas akan dilakksanakan investigasi oleh institusi kepolisian.

“Kalau menyebutkan disitu ada dari saudara-saudara kita yang bersebrangan, biasanya masyarakat juga kena. Tetapi dia tidak menggangu masyarakat hanya kepada rekan kita yang melaksanakan tugas disitu,” katanya.

Asaribab menghimbau agar semua pihak bersabar menunggu hasil investigasi dari pihak kepolisian terkait siapa pelakunya. Selain itu, Bupati Paniai Meki Nawipa mengatakan, pihaknya akan melakukan pendekatan-pendekatan supaya semua itu berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.

“Nanti kami akan mengambil langka-langka bagimana supaya semua itu berjalan sesuai rencana,” tutur Meki melalui rekaman video berdurasi 36 detik dari TKP yang diterima wartawan, Senin (18/5/20).

Meki berharap, rakyat tetap tenang ditempat dan diharapkan tiga pucuk senjata tersebut segara dikembalikan kepada pihak Kepolisian di Paniai. (eby/wan)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 21 Mei 2020 20:20
Akselerasi Pangan Lokal Dalam Pandemi Covid-19
 Oleh : Johan Kudiai   Sejak tangga l2 Maret 2020 Indonesia menjadi negara yang positif terpapar COVID 19 yang langsung diumumkan
Suroso  Kamis, 20 Februari 2020 3:9
Dinamisme Kependudukan akan Tergambar Jelas dengan Sensus Penduduk
Oleh : Rio Kuncoro, SST Pernahkan Anda benar-benar tahu berapakah tepatnya jumlah penduduk di Kabupaten Nabire? Jangan dulu bicara Kabupaten
Agenda Nabire
RAPAT KONI NABIRE
 Jumat, 21 Februari 2020 2:40
KONI Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan rapat pada Sabtu, tanggal 22 Februari 2020 bertempat di Ruang Rapat KONI Nabire, pukul 12.00 WIT. Agenda rapat : 1). rapat evaluasi KONI tahun 2019, 2). Perencanaan agenda tahun 2020, 3). Serba Serbi
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker