Home Nabire Pemkab Nabire Belum Ciptakan Narasi Cerah

Pemkab Nabire Belum Ciptakan Narasi Cerah

Suroso  Senin, 29 Juni 2020 22:23
 Pemkab Nabire Belum Ciptakan Narasi Cerah

NABIRE – Selama penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Nabire dinilai belum menciptakan narasi cerah, hanya tertuju pada pemeriksaan sampel darah dan temuan kasus terpaparnya Covid-19, belum turun ke lapangan.

Penilaian ini dilontarkan Ketua Fraksi Nabire Bersatu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Rohedi M Cahya menanggapi aksi Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 Kabupaten Nabire, Senin (29/6) di Sekretariat DPRD.

Rohedi menilai, Pemkab Nabire selama penanganan Covid-19 di daerah ini, belum turun menangani pencegahannya secara serius ke tengah masyarakat.

Pemerintah tidak memberikan pemahaman tentang isolasi mandiri bagi warga yang terpapar Covid-19, baik itu warga dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan ODP/PDP yang menjalani perawatan.

Akibat kurangnya, narasi cerah tersebut, banyak warga bingung dengan upaya-upaya isolasi mandiri.

Rohedi juga menilai, pemerintah belum menciptakan narasi cerah, karena tidak turun mengadakan sosalisasi ke tengah masyarakat.

Seharusnya, pemerintah daerah bersama Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten turun ke tengah masyarakat, memberikan pemahaman sehingga masyarakat di daerah memahami virus corona secara baik dan benar.

Menyinggung permintaan dibukanya akses tranportasi lewat laut yang disampaikan Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, Rohedi menilai ini wajar.

Karena, tertahannya warga Nabire di kota-kota lain menjadi beban bagi keluarga yang ditumpangi, apalagi kondisi ekonomi dan kebutuhan rumah tangga di tengah masa pandemi corona.

Legislator Partai Berkarya ini mencontoh, betapa beratnya berat keluarga yang ditanggung oleh keluarga yang menampung warga Nabire di kota lain.

Apalagi, sejak pembatasan akses udara dan laut, kini sudah 3 bulan.

Oleh sebab itu, Ketua DPC Berkarya Kabupaten Nabire ini menilai, aspirasi yang disampaikan Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 wajar dan semestinya ditanggapi serius oleh eksekutif.

Untuk itu, Rohedi mengusulkan agar pemerintah perlu membangun koordinasi dengan PT Pelni, menyiapkan protokol kesehatan di Pelabuhan Samabusa dan menyiapkan personil yang akan bertugas di Pelabuhan Samabusa saat kedatangan warga Nabire dari kota-kota di luar.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Nabire, Udin Mardin juga menilai aspirasi dari tim peduli yang disampaikan kepada dewan mewakili masyarakat di daerah, sesuai dengan apa yang dirasakan masyarakat Nabire di kota lain.

Karena, beban yang mereka derita tidak sedikit dan ikut membebani keluarga yang mereka tumpangi.

Oleh sebab itu, Udin Mardin menilai, saatnya pemerintah membuka akses transportasi laut ke Nabire.

Sebab, tutup tidaknya pelabuhan, tidak ada kewenangan di daerah, kewenangannya oleh Dirjen Perhubungan.(ans)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 26 Juni 2020 2:57
Rasialisme dan Penyelesaian Akar Masalah Papua
DALAM dua minggu terakhir isu rasialisme Papua kembali marak. Paling tidak, hal itu dipicu oleh putusan jaksa terhadap 7 pemuda Papua dalam
Suroso  Selasa, 30 Juni 2020 21:54
Sejarah Polri, Mengapa 1 Juli Diperingati Hari Bhayangkara *Sebelum Kemerdekaan Indonesia
Jaman Kerajaan PADA zaman Kerajaan Majapahit Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara yang bertugas mel
Agenda Nabire
JADWAL BIMTEK PPS
 Sabtu, 27 Juni 2020 2:6

BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK) PANITIA PEMUNGUTAN SUARA (PPS)

DAN PANITIA PEMILIHAN DISTRIK (PPD) PILKADA NABIRE TAHUN 2020

GELOMBANG IV (EMPAT)

Hari/tanggal : Sabtu, 27 Juni 2020

Jam : 09.00 WIT - Selesai

Tempat : Aula Gereja Sion, Karang Tumaritis, Nabire

Peserta : PPS dan PPD Distrik Uwapa, Siriwo, Dipa, Menou

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
POLLING CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI NABIRE 2020-2025
Menurut anda siapa yang cocok diusulkan menjadi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Nabire 2020-2025 ?

Ikut Polling