Home Nabire Tim Peduli Dampak Covid-19 Minta Pemkab Nabire Buka Akses Laut

Tim Peduli Dampak Covid-19 Minta Pemkab Nabire Buka Akses Laut

Suroso  Senin, 29 Juni 2020 22:46
 Tim Peduli Dampak Covid-19 Minta Pemkab Nabire Buka Akses Laut

NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire diminta untuk segera membuka akses transportasi lewat laut untuk melayani kepulangan warga berkartu tanda penduduk (KTP) Nabire dari luar daerah kembali ke daerah ini dan membantu calon mahasiswa ke kota studi.

Pemkab Nabire juga diminta untuk segera membangun koordinasi dengan PT Pelni Nabire dan menyiapkan protokol kesehatan di Pelabuhan Samabusa.

Permintaamn tersebut disampaikan Tim Peduli terdampak Covid-19 Kabupaten Nabire kepada Pemkab Nabire melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Senin (29/6) pagi.

Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 yang diketuai Bentot YS Yatipai dan Johan Kudiai (Sekretaris), diterima anggota DPRD Nabire, H Moh Iskandar di depan Sekretariat Dewan. 

Tim tersebut diterima oleh tiga kandidat pimpinan DPRD Nabire, Akulian Douw, Evan Robert Ibo dan H Moh Iskandar didampingi Sekretaris DPRD, Hansari di ruang kerja Sekretaris Dewan (Sekwan).

Menurut Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 Kabupaten Nabire, Kesepakatan Bersama Asosiasi Bupati Meepago Nomor 005/ABM/VI/2020/ tertanggal 22 Juni lalu, salah satu pointnya memutuskan untuk membuka akses transportasi udara dibuka untuk dua (2) hari per minggu dan akses menutup akses lewat laut sebagai kebijakan yang mengundang perhatian banyak pihak. 

Kebijakan, para Bupati Meepago, masih menutup akses laut dinilai miring karena, masih banyak warga ber-KTP Nabire yang masih bertahan di luar, tidak pulang ke Nabire akibat terputusnya akses udara dan laut sejak diterapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Bentot Yatipai bersama rekan menuturkan tidak hanya, warga Nabire yang tertahan di kota lain di luar Nabire.

Akibat kebijakan tersebut juga ikut berdampak pada lulusan sekolah, baik itu sebagai pelajar maupun calon mahasiswa yang hendak melanjutkan pendidikan ke kota studi lain diawal tahun ajaran.

Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 menilai niat kembalinya warga Nabire ke tempat tinggal asal, menghidupkan roda ekonomi dan keinginan lulusan sekolah tahun ajaran ini untuk melanjutkan pendidikan ke kota studi lain, dan hal-hal lainnya merupakan hal prinsip hidup setiap warga negara termasuk warga Kabupaten Nabire.

Oleh sebab itu, tim peduli menilai pemerintah lebih bijak ketika melonggarkan akses transportasi, tidak hanya lewat udara tetapi juga membuka kembali akses lewat laut sehingga warga Nabire yang tertahan di luar bisa pulang tempat tinggalnya di Nabire, dan anak-anak sekolah lulusan tahun ajaran ini bisa melanjutkan pendidikan ke kota-kota studi lain.

Tim juga menyebut, dengan dibuka kembalinya akses lewat udara sebanyak dua kali dalam satu pekan, warga Nabire yang berada di luar yang ingin kembali dan anak-anak sekolah lulusan tahun ajaran ini sudah menyambutnya positif.

Tetapi, tidak semua warga Nabire di luar kabupaten ini, dan orang tua/wali dari anak-anak sekolah yang telah menamatkan pendidikan tahun ajaran ini mampu melalui akses udara yang mahal.

Oleh sebab itu, lebih bijaksana pemerintah mengambil kebijakan membuka akses transportasi dengan mempertimbangkan hal-hal lain dalam melakukan relaksasi pembatasan sosial di kabupaten ini.

Lewat pernyataan tertulis, tim menyatakan, sesuai data epidemik, Kabupaten Nabire berada pada zona kuning, artinya penyebaran virus corona dapat dikendalikan, kesiapan pemerintah telah dianggap cukup mampu dengan adanya alat pengaman diri (APD) dan perangkat tes yang tersedia.

Nabire di Zona Kuning dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengusulkan membuka kembali akses laut untuk memulangkan warga yang tertahan di kota-kota lain akibat pembatasan sosil di luar Nabire.

Bentot Yatipai bersama rekan-rekannya meminta Pemkab Nabire untuk membentuk tim koordinasi untuk mendata warga Nabire yang hendak pulang dari kota di Papua dan Papua Barat, seperti Jayapura, Biak, Serui, Manokwari, Sorong dan lain-lain sambil mempersiapkan langkah-langkah teknis yang lebih inovatif dan kreatif untuk kepulangan masyarakat Nabire dari pelabuhan dalam wilayah Papua dan Papua Barat.

Anggota DPRD, H Moh Iskandar saat dikonfirmasi usai menerima Tim Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 Kabupaten mengatakan, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada eksekutif.

Karena, ini menyangkut kebijakan eksekutif, dewan hanya menampung aspirasi untuk disalurkan ke eksekutif untuk ditindaklanjuti.(ans)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Jumat, 26 Juni 2020 2:57
Rasialisme dan Penyelesaian Akar Masalah Papua
DALAM dua minggu terakhir isu rasialisme Papua kembali marak. Paling tidak, hal itu dipicu oleh putusan jaksa terhadap 7 pemuda Papua dalam
Suroso  Selasa, 30 Juni 2020 21:54
Sejarah Polri, Mengapa 1 Juli Diperingati Hari Bhayangkara *Sebelum Kemerdekaan Indonesia
Jaman Kerajaan PADA zaman Kerajaan Majapahit Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara yang bertugas mel
Agenda Nabire
JADWAL BIMTEK PPS
 Sabtu, 27 Juni 2020 2:6

BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK) PANITIA PEMUNGUTAN SUARA (PPS)

DAN PANITIA PEMILIHAN DISTRIK (PPD) PILKADA NABIRE TAHUN 2020

GELOMBANG IV (EMPAT)

Hari/tanggal : Sabtu, 27 Juni 2020

Jam : 09.00 WIT - Selesai

Tempat : Aula Gereja Sion, Karang Tumaritis, Nabire

Peserta : PPS dan PPD Distrik Uwapa, Siriwo, Dipa, Menou

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
POLLING CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI NABIRE 2020-2025
Menurut anda siapa yang cocok diusulkan menjadi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Nabire 2020-2025 ?

Ikut Polling