Home Berita Pilkada KPU Nabire Bertemu Kubu Natalis Degei

KPU Nabire Bertemu Kubu Natalis Degei

Suroso  Senin, 14 September 2020 21:47
KPU Nabire Bertemu Kubu Natalis Degei

NABIRE – Natalis Degei, S.Sos beserta tim dan massa pendukungnya kembali datang ke Kantor KPU Nabire, Senin (14/6) sore kemarin. Sebelumnya, sebanyak dua kali mereka sempat datang ke Kantor KPU Nabire, hanya saja belum berhasil bertemu dengan komisioner KPU Nabire karena sedang bertugas ke luar daerah. 

Natalis Degei yang didampingi sejumlah timnya bertemu KPU Nabire dan sempat mempertanyakan soal pendaftaran bakal pasangan calon yang diusung dari gabungan partai politik. Bahkan pihaknya masih menyatakan diri siap untuk mendaftar ke KPU Nabire. Hanya saja dari KPU Nabire tetap berpatokan pada aturan yang ada terkait jadwal pendaftaran. Pendaftaran bakal pasangan calon yang diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik, dilakukan sejak tanggal 4 hingga 6 September 2020. Tidak ada lagi penambahan waktu untuk pendaftaran.

Saat pertemuan, Natalis Degei sempat menuturkan, sebagai warga negara dirinya mempuyai hak untuk menyampaikan apa yang menjadi alasannya. Seperti misalnya disampaikan oleh KPU Nabire soal pendaftaran dilaksanakan tanggal 4 sampai 6 September 2020, kata Natalis Degei, saat itu dirinya masih berada di Manokwari menunggu hubungan untuk bisa kembali ke Nabire. 

“Saya tunggu jalur udara tapi gagal, akhirnya saya tempuh jalan darat. Pada saat itu saya sudah komunikasi kepada orang saya di rumah yang bisa mengurus ke KPU Nabire. Namun penjelasannya yang disampaikan sesuai dengan yang disampaikan Ketua KPU Nabire,” tuturnya. 

Dikemukakan Natalis Degei, dirinya bersama tim datang ke KPU Nabire sebenarnya untuk mendaftar juga. Kata dia, partai jaman kini, B1-KWK itu lipat-lipat. Kata dia, hari ini keluar lain, besok keluar lain dan lusa keluar lain. 

“Jadi kalau soal partai, kami juga punya B1-KWK, karena kami merasa memiliki B1-KWK dan surat tugas kami menyampaikan. Sebenarnya dari awal saya sudah ada di sini, namun karena ada masalah dengan wakil saya, saya terlambat sedikit sehingga pada saat hari pendaftaran saya tidak sempat hadir mendaftar. Pada saat H-5 itu wakil saya pindah dengan kandidat lain, akhirnya saya lobi partai lain akhirnya termakan waktu habis,” ujarnya. 

Tanggapan Ketua KPU Nabire, Wihelmus Degey, KPU secara nasional akan melakukan penerimaan pendaftaran bakan calon bupati yang diusung Parpol atau gabungan Parpol mulai dari tanggal 4 hingga tanggal 6 September 2020. Sementara dari tanggal 28 Agustus hingga 3 September 2020, KPU Nabire telah melakukan sosialisasi. Sehingga semua bakal pasangan calon sudah tahu. KPU Nabire tidak pernah menutup kran demokrasi, KPU Nabire bekerja secara transparan dan mandiri.  

Terkait anggapan ada perwakilan pihak Natalis Degei mendaftar di hari terakhir pendaftaran tidak diterima, jawab Ketua KPU Nabire, pihaknya tidak menolak. Yang seharusnya datang mendaftar ke KPU adalah partai politik, gabungan partai politik, calon bupati dan calon wakil bupati yang datang daftar, bukan hanya tim sukses.

Pihak Natalis Degei juga mempersoalkan situasi daerah terkait pandemic Covid-19 dimana Kabupaten Nabire sempat dilockdown sehingga menyulitkan pihaknya untuk kembali ke Nabire. Selain itu dari salah seorang tim Natalis Degei juga sempat menyinggung surat edaran KPU RI terkait adanya pengunduran jadwal pendaftaran berkaitan dengan Covid.

Dijawab Ketua KPU Nabire, jika pada hari terakhir itu yang datang mendaftar di KPU hanya satu bakal pasangan calon atau ada bakal pasangan calon yang positif Covid-19, tentu pihaknya akan berkonsultasi dengan KPU RI, terkait penambahan waktu pendataran. Namun Nabire yang terjadi dari tanggal 4 sampai dengan tanggal 6 September 2020, sudah ada 3 bakal pasangan calon yang mendaftar, sehingga dari sisi regulasi aturan PKPU sudah terpenuhi. 

“Kalau bapak-bapak merasa keberatan, silahkan ada tempat yang bisa disampaikan apakah ke Bawaslu, DKPP silahkan sampaikan. Tapi yang jelas kami KPU Nabire bekerja diawasi langsung oleh Bawaslu yang diatur dalam PKPU, kami lembaga independen, lembaga mandiri," ujarnya. 

Komisioner Bawaslu Nabire, Adriana Sahempa mengatakan, setelah KPU mengumumkan terkait dengan pendaftaran bakal calon, Bawaslu Nabire mengawasi langsung apa yang dilakukan KPU Nabire. Ditegaskan Sahempa, KPU tidak bisa mengambil langkah di luar dari petujuk teknis yang sudah digariskan dalam PKPU maupun SK, karena dalam hal ini KPU sebagai penyelenggara teknis. KPU diatur seluruh rangkaian kegiatan ini di dalam petujuk teknis yang sudah ada.

“Seingat saya, tim Pak Natalis Degei datang di KPU Nabire pada pukul 11.30 malam di hari terakhir pendaftaran, tim datang tanpa ada bakal pasangan calon maupun Parpol pendukung. Syarat seseorang daftarkan diri adalah harus hadir bersama bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan partai pendukung dan tim,” tuturnya. 

Setelah menyampaikan keluhan dari pihak Natalis Degei, dan setelah mendapat penjelasan dari pihak KPU Nabire dan Bawaslu Nabire, akhirnya pertemuan diakhiri. Pihak Natalis Degei meninggalkan Kantor KPU Nabire dengan tertib. (ros)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Rabu, 14 Oktober 2020 22:52
Selisih Waktu Sebulan Rapatkan Barisan Tak Ada Ruang Rahasia Lembaga KPU Nabire
Oleh: Donatus Degei      SEBUAH catatan ‘sangat amat penting’ perhatian serius penuh kesungguhan, merapatkan
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Grebek Rumah Warga Penampung PSK
Suroso  Jumat, 13 Nopember 2020 20:44
Sidang LKPJ Bupati Nabire Molor Setengah Hari
Suroso  Senin, 26 Oktober 2020 3:27
Penembakan Terjadi Lagi di Intanjaya
Suroso  Rabu, 7 Oktober 2020 21:42
TGPF Intan Jaya Langsung Kumpulkan Informasi
Suroso  Kamis, 8 Oktober 2020 23:18

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan