Home Pemda Intan Jaya Penembakan Terjadi Lagi di Intanjaya

Penembakan Terjadi Lagi di Intanjaya

Suroso  Rabu, 7 Oktober 2020 21:42
Penembakan Terjadi Lagi di Intanjaya

SUGAPA – Penembakan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Intan Jaya.

Pewarta Agustinus Duwitau dikabarkan ditembak di Domogau, Distrik Sugapa, Rabu (7/10) kemarin.

Penembakan terjadi sekitar pukul tujuh pagi.

Pewarta Agustinus melayani di Gereja Katolik Stasi Emondi Paroki Bilogai.

Menurut informasi, setelah ditembak, korban sempat melarikan diri, sementara masyarakat dan sejumlah ASN sempat mencari korban.

etelah mendengar informasi korban telah tiba di Kali Wabu Domogau (tempat kejadian), pihak rumah sakit menjebut korban dan melakukan evakuasi menggunakan mobil ambulance dari pinggir Kali Wabu.

Sekitar pukul 3 sore korban dievakuasi menuju UPTD RSUD Sugapa di Jalan Poros Yokatapa Distrik Sugapa.

Korban saat ini tengan dirawat secara intensif.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si beserta anggota DPRP Provinsi Papua, Thomas Sondegau dan Ketua DPRD Intan Jaya, Panius Wonda, sempat menjenguk korban.

Bupati Natalis Tabuni sempat berkomunikasi dengan korban dan dokter yang menangani korban. 

Kepada wartawan Bupati Natalis Tabuni mengatakan, jika pihaknya mendapatkan informasi ada warganya yang tertembak di Domogau.

"Korban penembakan Agustinus Duwitau yang sedang dalam perjalanan dari pusat Paroki Bilogai menuju Pos Emondi pukul 07.00 WIT," kata Bupati Natalis Tabuni kepada awak media di Kantor Bupati Intan Jaya di Sugapa.

Setelah mendapatkan informasi itu, Bupati Natalis memerintahkan ASN Intan Jaya bersama pihak Gereja Katolik dan beberapa tokoh masyarakat untuk memastikan adanya penembakan itu.

"Ternyata ditemukan korban gembala Pak Agustinus Duwitau, di puncak gunung dan sekarang sudah ada di UPTD RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Bupati Natalis berharap setelah ada penanganan awal dari tim medis RSUD Sugapa, Kamis (8/10) pagi, korban akan dirujuk ke Nabire.

Bupati Natalis mengaku belum tahu pasti kejadian penembakan terhadap korban tersebut.

"Kami sendiri dari Pemkab Intan Jaya akan mendalami dan berkoordinasi dengan TNI dan Polri terkait kejadian ini," ujarnya.

Bupati Natalis mengimbau kepada masyarakat Sugapa untuk tetap tenang.

"Sesuai imbauan tertulis dari Pemkab Intan Jaya bersama TNI dan Polri bersama stakeholder untuk tidak keluar malam di atas jam 18.00 dan tidak boleh bepergian sendiri.

Tidak boleh bawa senapan angin, kalau mau bepergian beri tahu petugas.

tetap waspada karena Intan Jaya belum pulih sepenuhnya,” kata bupati. 

Ada informasi menyebutkan jika korban Agustinus Duwitau benar-benar seorang katekis dari Gereja Katolik Bilogai.

Korban saat bepergian membawa Surat Pengantar dari Gereja Katolik Paroki Bilogai yang menyatakan dia itu seorang katekis.

Pihak gereja memang sengaja memberikan surat tugas kepadanya. Agar yang bersangkutan adalah betul-betul petugas gereja dan bukan KKB atau TPN/OPM.

Kalaupun korban membawa senapan angin adalah untuk berburu kuskus. (ist)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Rabu, 14 Oktober 2020 22:52
Selisih Waktu Sebulan Rapatkan Barisan Tak Ada Ruang Rahasia Lembaga KPU Nabire
Oleh: Donatus Degei      SEBUAH catatan ‘sangat amat penting’ perhatian serius penuh kesungguhan, merapatkan
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22
KPU Nabire Bertemu Kubu Natalis Degei
Suroso  Senin, 14 September 2020 21:47
Pemda Wajib Umumkan Hasil CPNS 2018 dari Panselnas
Suroso  Rabu, 9 September 2020 21:14

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan