Home Pemda Intan Jaya TGPF Intan Jaya Langsung Kumpulkan Informasi

TGPF Intan Jaya Langsung Kumpulkan Informasi

Suroso  Kamis, 8 Oktober 2020 23:18
TGPF Intan Jaya Langsung Kumpulkan Informasi

SUGAPA - Tim Gabungan Pencari Fakta (TPGF) yang diutus Kementerian Polhukam RI tiba di Sugapa, Kamis(8/10) pukul 09.00 WIT.

TGPF yang dipimpin Benny Mamoto, langsung diterima Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si bersama Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Iwan Setiawan, Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda dan Ketua Pansus Otsus DPR Papua, Thomas Sondegau bersama Forkompinda Intan Jaya.

Dalam pertemuan di ruang rapat Bupati Intan Jaya, Danrem Brigjen TNI Iwan Setiawan sempat memaparkan kondisi di Sugapa dan kejadian yang terjadi dalam 1 bulan terakhir ini.

Kejadian mulai di daerah Mamba, kemudian 14 September 2020 penembakan terhadap dua tukang ojek, Laode dan Fatur.

Kemudian, 17 September 2020, terjadi pembacokan terhadap Badawi, hingga tangannya putus dan satu jam kemudian meninggal dunia.

Pada hari yang sama, terjadi penembakan terhadap Babinsa TNI, atas nama Serka Sahlan, lalu dibacok mukanya.

Pada saat dilakukan evakuasi, pelaku masih melakukan penembanan terhadap petugas.

Lalu, pada 18 September 2020, viral ancaman dari Debby Sambom bahwa siapapun maskapai yang mengangkut TNI - Polri akan ditembak.

Dan, saat pihaknya melakukan pengecekan di lapangan, juga terjadi penembakan.

Kemudian, 19 September 2020 di Hitadifa, anggota TNI Pratu Dwi Akbar Utomo ditembak kelompok KSB dari arah Utara sekitar 200 meter.

Di hari yang sama, terjadi kejadian meninggalnya Pdt. Yeremias Zanambani, namun baru diketahui 20 September 2020.

"Ada 5 kejadian di bulan September yang mengakibatkan 6 orang korban," kata Danrem.

Danrem Brigjen Iwan Setiawan menegaskan jika TNI siap 24 jam diperiksa kapan saja. 

"Semua TNI yang ada disitu, sudah diperiksa," imbuhnya.

TGPF Intan Jaya juga sempat mendengarkan paparan dari Polda Papua, Danpomdam XVII/Cenderawasih dan Satgas TNI serta Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni.

Ketua TGPF Intan Jaya, Benny Mamoto mengatakan, TGPF Intan Jaya mendapat tugas dari Menkopolhukam untuk mengumpulkan data dan fakta di lapangan tentang peristiwa yang terjadi di Intan Jaya dalam kurun waktu September 2020 terutama dua kasus pada 17 dan 19 September 2020.

"Kami sudah mendengar pemaparan dari Timika, Kapolres menyangkut seluruh permasalahan di Papua dan hari ini fokus apa yang terjadi di Intan Jaya.

Tadi sudah mendengar paparan dari Danrem, Direskrim Polda Papua, Danpomdam dan Asintel Kodam, termasuk dari bapak bupati yang menjelaskan situasi dan kondisi di Sugapa," kata Benny Mamoto usai pertemuan.

Benny Mamoto mengatakan, dari semua paparan itu, tentu saja akan melengkapi bahan bagi TGPF Intan Jaya untuk nantinya menyusun laporan dan membuat rekomendasi kepada Presiden RI.

Benny berharap kerjasama yang baik ini dapat menghasilkan satu hasil yang maksimal.

"Tentunya kita ingin menjawab keraguan masyarakat.

Kita ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah sangat serius, dalam hal ini Presiden Jokowi serius merepon apa yang sudah dilaporkan oleh PGI ke beliau," jelasnya.

"Termasuk kasus meninggalnya Pdt Yeremias Zanambani.

Itu laporannya berawal dari kasus itu," sambungnya.

Ditanya apakah ada hasil dari pemaparan tadi, Benny mengatakan, jika hal itu sifatnya memberikan masukan kepada TGPF Intan Jaya untuk didalami.

Untuk itu, TGPF akan turun ke lapangan untuk mendalami hal itu, dengan saksi.

"Apa yang dibuat dan diperoleh, kita menilai itu perlu pendalaman kami dalami dan kami harus turun ke lapangan.

Rencananya Jumat (9/10) besok (hari ini, red)," imbuhnya.

Tim Investigasi TGPF Kasus Intan Jaya TGPF Kasus Intan Jaya dipimpin Benny Mamoto pria kelahiran Manado Sulawesi Utara, yang sejak 2009 menjabat sebagai Direktur Badan Narkotika Nasional (BNN).

TGPF untuk mengusut kasus penembakan yang terjadi di Intan Jaya.

TGPF Intan Jaya tertuang dalam SK Nomor 83 Tahun 2020, yang diketuai oleh Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

TGPF kasus Intan Jaya, Penanggung Jawab diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud MD, beranggotakan masing-masing Sekretaris Kemenko Polhukam Tri Soewandono, Purnomo Sidi (Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam), Lutfi Rauf (Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan), Rudianto (Deputi Bidang Pertahanan Negara, Kemenko Polhukam), Armed Wijaya (Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kemenkopolhukam), Janedjri M. Gaffar (Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa, Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa, Kemenkopolhukam), Jaleswari Pramodhawardani (Deputi V Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan, dan Hak Asasi Manusia, Kantor Staf Presiden), Imron Cotan (BIN), Rizal Mustary (Staf Khusus Menkopolhukam), Michael Manufandu (Tokoh Masyarakat Papua).

Daftar nama anggota tim TGPF Intan Jaya,

Ketua Benny Mamoto (Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional),

Wakil Ketua Sugeng Purnomo (Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kemenkopolhukam),

anggota masing-masing Makarim Wibisono (Tokoh Masyarakat/Tokoh Intelektual),

Jhony Nelson Simanjuntak (Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia),

Henok Bagau (Ketua Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kemah Injil Indonesia di Timika),

Apolo Safonpo (Rektor Uncen Papua),

Constan Karma (Tokoh Masyarakat Papua),

Thoha Abdul Hamid (Tokoh Masyarakat Papua),

Samuel Tabuni (Tokoh Masyarakat Papua),

Victor Abraham Abaidata (Tokoh Pemuda Papua),

I Dewa Gede Palguna (Universitas Udayana Bali),

Bambang Purwoko (Universitas Gadjah Mada), 

Budi Kuncoro (Staf Khusus Menkopolhukam),

Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Bidang Hubungan Kelembagaan,

Rudy Heriyanto Adi Nugroho (Kepala Divisi Hukum Kepolisian Negara Republik Indonesia),

Asep Subarkah (BIN),

Eddy Rate Muis (Komandan Pusat Polisi Militer TNI),

Arif (Direktur Ideologi Politik, Pertahanan, dan Keamanan, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Kejaksaan Republik Indonesia),

Edwin Partogi Pasaribu (Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). (ist)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Rabu, 14 Oktober 2020 22:52
Selisih Waktu Sebulan Rapatkan Barisan Tak Ada Ruang Rahasia Lembaga KPU Nabire
Oleh: Donatus Degei      SEBUAH catatan ‘sangat amat penting’ perhatian serius penuh kesungguhan, merapatkan
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Diduga Covid, Pasien Meninggal Dunia
Suroso  Kamis, 10 September 2020 11:22
KPU Nabire Bertemu Kubu Natalis Degei
Suroso  Senin, 14 September 2020 21:47
Pemda Wajib Umumkan Hasil CPNS 2018 dari Panselnas
Suroso  Rabu, 9 September 2020 21:14

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan