Home Papua Tengah BPKAD Paniai Tarik Sejumlah Aset Kendaraan Dinas Milik Pemda

BPKAD Paniai Tarik Sejumlah Aset Kendaraan Dinas Milik Pemda

Suroso  Senin, 26 Oktober 2020 3:5
BPKAD Paniai Tarik Sejumlah Aset Kendaraan Dinas Milik Pemda

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Paniai melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Bidang Aset, saat ini tengah melakukan penertiban aset milik pemerintah daerah Kabupaten Paniai, baik aset bergerak maupun tidak bergerak.  Kepala BPKAD Kabupaten Paniai, melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset, Yance Nawipa, S.Pi saat bertandang ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Minggu (25/10) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Paniai saat ini tengah melakukan penertiban aset daerah yang bergerak maupun yang tidak bergerak. Aset milik Pemerintah daerah Kabupaten Paniai yang di tertibkan mulai dari sejak tahun 1972 sampai Tahun 2020.

Kata Nawipa, dasar hukum pelaksanaan penertiban kendaraan bermotor milik Pemerintah Kabupaten Paniai adalah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, Surat Bupati Paniai Nomor :  710/215/SET tentang Penertiban Penggunaan TNKB Kendaraan Dinas, Keputusan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Paniai tentang pembentukan Panitia Penertiban Kendaraan Dinas Milik Kabupaten Paniai, Rencana Aksi Penertiban Aset-aset milik Pemerintah Kabupaten Paniai, Rencana Aksi Penertiban Aset-aset milik Pemerintah Kabupaten Paniai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Lanjutnya, Penertiban Aset milik Pemerintah Kabupaten Paniai di lakukan pada tanggal 13 Oktober 2020, di awali dengan Apel Bersama TIM Gabungan Penertiban kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Paniai di Polres Paniai. Dari hasil Penertiban yang dilakukan di Portas Pos Covid -19 Paniai /depan RSUD Paniai, serta sejumlah titik lainnya, seperti Terminal Uwibutu lapangan Karel Gobay, Pelabuhan Aikai, Bandar Udara Enarotali dan Pasar Enarotali, Tim berhasil mengamankan 4 (empat) unit kendaraan Roda empat, dan 3 (tiga) Unit Kendaraan Roda dua. Kendaraan yang sudah diamankan saat oleh Pemerintah Kabupaten Paniai antara lain, Mobil Toyota Hilux Single Cabin, Toyota Hilux Double Cabin, Toyota Fortuner Tipe G 2x4, Toyota Hilux Single Cabin, Sepeda Motor Merk Yamaha Jupiter MX King, Honda Verza dan Yamaha Vixion. 

“Tanggal tiga November 2019 kita dapat relaksasi dari KPK, KPK tegaskan kita untuk segera mendata seluruh aset yang ada di seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia, lebih khusus di Provinsi Papua. Jadi aset tanah, aset kendaraan harus di data dan di laporkan kepada KPK, karena dengan aturan baru ini adalah wajib hukumnya, aset milik pemerintah harus di gunakan sesuai dengan peruntukannya, jadi kalau sudah tidak menjabat atau mantan pejabat ya harus kembalikan aset tersebut kepada pemerintah daerah, karena itu bukan milik pribadi, itu milik Negara,” ungkapnya. 

“Semua ada masa manfaatnya, jadi kalau untuk ASN yang memiliki kendaraan bermotor di aturan baru itu hanya tujuh tahun, kalau bagi pejabat yang independen itu itu masa berlakunya hanya lima tahun. Jadi kalau seumpamanya ada anggota DPRD yang masa jabatannya sudah berakhir dan tidak menjabat lagi silahkan mengembalikan aset tersebut kepada pemerintah daerah, sehingga nanti di data kemudian bisa di Dem melalui proses lelang,” tambahnya. 

Menurutnya, siapapun dia ketika dia memakai atau menggunakan aset pemerintah wajib hukumnya melaporkan hal tersebut kepada Pemerintah daerah melalui Bidang Aset daerah Kabupaten Paniai, untuk di data dan di laporkan kepada KPK. Semua ini di lakukan bukan karena kemauan Pemritah Darah tetapi ini adalah instruksi dan aturan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian dalam Negeri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lebih lanjut dikatakan Nawipa, bahwa penertiban Aset Daerah akan terus di lakukan bersama dengan Tim Gabungan yang sudah dibentuk. Dimana, pada tanggal 16 Oktober 2020 yang lalu juga Tim sudah mengamankan sejumlah kendaraan lima unit kendaraan roda empat antara lain, Toyota Hilux Singel Cabin sebanyak 1 (satu) unit, Toyota Hilux Doble Cabin 3 (tiga) Unit serta Toyota Inova 1 (satu) Unit.

“Jika ada warga masyarakat yang berkeberatan dengan apa yang telah di lakukan oleh Tim Gabungan Penertiban Aset Daerah Kabupaten Paniai, silahkan datang dan bertanya kepada Pemerintah Kabupaten Paniai melalui BPKAD Bagian Aset Daerah. Silahkan, kami membuka ruang kepada siapapun yang ingin mendapatkan informasi terkait penertiban tersebut,” ujarnya. 

“Karena, apa yang kami lakukan adalah instruksi Pemerintah Pusat, bukan Pemerintah Daerah, jadi barang aset daerah ini bukan milik siapa-siapa atau milik pribadi. Semua ada aturannya, kita pasti membantu siapa saja yang merasa keberatan berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku. Ini memang baru di mulai sejak November 2019, dan memang hal ini baru, jadi kami juga jalan sambil sosialisasi. Jadi bagi semua mantan pejabat yang menggunakan aset daerah, silahkan datang ke kami untuk kami data semua kendaraan tersebut,” pungkas, mantan Ketua Senat Uswim Nabire tahun 2004. (cad)

Suroso  Jumat, 15 Januari 2021 1:42
Disparitas Efek Pandemi di Papua
Tahun 2020 telah berlalu, berbagai kejutan tak terduga hadir dan terekam sebagai jejak kenangan di sepanjang tahun.Pertama kalinya dalam sat
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Rencana Operasi, PELNI Surati Bupati Nabire
Suroso  Jumat, 27 Nopember 2020 21:5
Bawaslu Putuskan Sejumlah TPS Lakukan PSU
Suroso  Jumat, 11 Desember 2020 0:9
Hasil Pleno KPU : Mesak-Ismail Unggul
Suroso  Kamis, 17 Desember 2020 20:17
KPU Nabire Lantik dan Bimtek KPPS
Suroso  Kamis, 3 Desember 2020 4:30
Natalis Tabuni Serahkan 9,5 M Ganti Rugi Hak Ulayat
Suroso  Selasa, 15 Desember 2020 20:1

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan