Home Papua KKB Beli Senjata Gunakan Dana Desa

KKB Beli Senjata Gunakan Dana Desa

Suroso  Sabtu, 7 Nopember 2020 6:22
 KKB Beli Senjata Gunakan Dana Desa

JAYAPURA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, menyebut salah satu persoalan mendasar terus terjadi dan meningkatnya gangguan keamanan di Intan Jaya adalah ketersediaan senjata yang bisa didapat oleh KKB dari jaringan penjualan senjata, serta dana yang mereka pakai untuk membeli senjata dan amunisi itu.

Dengan demikian, upaya memutus jaringan penjualan senjata dan amunisi serta evaluasi penyaluran dana desa, dianggap sebagai salah satu poin penting yang dapat meredam hal tersebut.

“Kita sangat apresiasi pihak keamanan Polri dan TNI yang telah berhasil membongkar jaringan penjualan senjata dan amunisi kepada KKB di Intan Jaya ini.

Tentu ini sangat baik.

Perlu pula dilakukan kontrol penyaluran dana desa,” kata Natalis Tabuni, Rabu (04/11/2020) malam.

Natalis menjelaskan, dana desa yang dipakai pihak KKB membeli senjata dan amunisi itu, mereka ambil dengan mengancam kepala desa dan sekretaris saat mengetahui dana tersebut sudah dikirim ke rekening dan dicairkan.

Terkait penyaluran dana desa ini, dirinya selaku pemerintah daerah menyebut tak bisa mengontrol, mengingat dana tersebut ditransfer langsung ke rekening para kepala Kampung maupun sekretaris kampung.

“KKB ini biasanya setelah mengetahui pencairan dana desa, akan menunggu di perkampungan.

Ketika bertemu aparat desa, mereka akan meminta sebagian dana tersebut. KKB ini mengancam dengan senjata kalau tidak diberikan sebagian dana itu,” urainya.

Dipaparkan Bupati Natalis lagi, menjadi tugas bersama pemerintah dan pihak keamanan serta semua pihak terkait dalam pengawasan dana desa dan penjualan senjata ini.

Sebab menurutnya, meski ada dana namun tak ada senjata yang dijual, maka tentu saat KKB kehabisan amunisi, senjata mereka tak bisa lagi digunakan dan jadi besi tua. Demikian sebaliknya.

“Keduanya saling terkait.

Dana desa dan penjualan senjata ini.

Kita awasi dana desa tapi juga jangan lagi ada celah untuk penjualan senjata dan amunisi.

Saya apresiasi pihak keamanan yang sudah berhasil ungkap sindikat penjualan senjata di Intan Jaya,” ujarnya.

Bupati Natalis juga tak menampik kalau KKB yang masuk disana telah merekrut sejumlah anak asli Intan Jaya dan bergabung bersama mereka.

“Mereka kita akui agak liar.

Kebanyakan yang direkrut dan dipersenjatai oleh KKB ini adalah anak-anak kita yang putus sekolah.

Meski demikian, mereka tetap anak kita dalam NKRI, sehingga kami tak lelah untuk terus berupaya komunikasi memberi pemahaman pada mereka,” tuturnya lagi.

Disinggung kondisi kamtibmas di Intan Jaya saat ini, Bupati Natalis menyebut sudah sangat kondusif.

Aktivitas masyarakat sudah relatif normal.

“Kita tahu sendiri sudah beberapa pekan terakhir tidak ada lagi gangguan keamanan.

Pihak keamanan tetap bekerja melakukan penegakan hukum,” pungkasnya. (ist)

Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Rabu, 14 Oktober 2020 22:52
Selisih Waktu Sebulan Rapatkan Barisan Tak Ada Ruang Rahasia Lembaga KPU Nabire
Oleh: Donatus Degei      SEBUAH catatan ‘sangat amat penting’ perhatian serius penuh kesungguhan, merapatkan
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Bupati Dogiyai Grebek Rumah Warga Penampung PSK
Suroso  Jumat, 13 Nopember 2020 20:44
Sidang LKPJ Bupati Nabire Molor Setengah Hari
Suroso  Senin, 26 Oktober 2020 3:27
Penembakan Terjadi Lagi di Intanjaya
Suroso  Rabu, 7 Oktober 2020 21:42
TGPF Intan Jaya Langsung Kumpulkan Informasi
Suroso  Kamis, 8 Oktober 2020 23:18

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan