Home Pemda Intan Jaya Bupati Natalis Akui 3 Warganya Meninggal, Penyebab Belum Diketahui

Bupati Natalis Akui 3 Warganya Meninggal, Penyebab Belum Diketahui

Suroso  Minggu, 21 Februari 2021 20:54
 Bupati Natalis Akui 3 Warganya Meninggal, Penyebab Belum Diketahui

INTAN JAYA – Atas nama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, Bupati Natalis Tabuni, SS.,M.Si sesuai laporan dari tim yang telah dibentuk dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada di Intan Jaya mengaku ada tiga warganya meninggal dunia pasca kontak tembak yang terjadi Senin pekan lalu.

     Namun, seperti terang Bupati Natalis Tabuni di Sugapa, Intan Jaya, Jumat (19/02/2021), penyebab kematian ketiga warganya itu belum diketahui secara pasti usai kejadian kontak tembak Orang Tak Dikenal (OTK) atau KKSB dengan TNI di Kampung Mamba, yang menyebabkan satu prajurit TNI dikabarkan gugur.

     Bupati Intan Jaya 2 periode itu menjelaskan, pihak pemerintah dan selaku kepala daerah telah melakukan hal ataupun tugas dengan menguburkan korban dan memberikan santunan kepada kelurga korban.

      Pada kesempatan itu, Bupati Natalis Tabuni tak lupa menyampaikan turut berbela sungkawa atas meninggalkan 1 anggota TNI dan 3 warganya.

       Seraya berharap kejadian serupa tidak kembali terulang lagi.

   Klarifikasi Berita Cepos Melalui sambungan telepon dengan awak media, Bupati Natalis Tabuni sempat mengklarifikasi berita yang dimuat Cenderawasih Pos berjudul “Bupati Natalis AKui 3 Warga yang Tewas Bukan KKSB” terbit edisi Jumat (19/2/2021).

     Bupati Natalis Tabuni mengaku tidak merasa pernah diwawancarai dengan materi berita seperti itu.

     “Di atas (Sugapa, red) susah sinyal, tidak ada wartawan Cepos yang wawancara saya.

  Yang komentar judul itu bukan komentar saya,” ujar Bupati Natalis Tabuni mengklarifikasi.

    Dirinya menyampaikan, jika korban adalah warga yang memiliki KTP Kabupaten Intan Jaya.

   Tapi dalam kehidupan sehari-hari, apakah yang bersangkutan terlibat dalam KKB atau sebagai apa, dirinya sebagai bupati tidak mengatahuinya.

    “Yang jelas ada istrinya disana, ada keluarganya disana, ada rumahnya, tapi kalau mereka terlibat dalam kegiatan KKB atau apa, saya tidak tahu.

  Tidak mungkin bupati perhatikan warganya satu per satu,” ujarnya.

  Dirinya berharap agar jangan ada pemberitaan yang membenturkan pernyataan dari pimpinan TNI.

 Jangan sampai seakan-akan bupati berlawanan dengan TNI.

   “Yang jelas berita ini saya tidak pernah diwawancara, entah berita itu sumbernya dari siapa.

   Tapi kalau masalah Sembabo, masalah memulangkan masyarakat yang mengungsi dua hari ke Pastoran itu sudah kita lakukan,” ujarnya. (wan/ros)

Suroso  Selasa, 2 Februari 2021 2:31
"Rasisme Dalam Kajian Psikoanalisis Freud"
Oleh: Abdy BusthanSecara sederhana, rasisme bisa diibaratkan sebagai iblis masa lalu yang terus menghantui siapa saja hingga kini.Ya, perbua
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan