Home Pemda Dogiyai Minai Sesalkan Pemotongan DAU Dogiyai

Minai Sesalkan Pemotongan DAU Dogiyai

Suroso  Senin, 1 Maret 2021 20:4
Minai Sesalkan Pemotongan DAU Dogiyai

NABIRE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minai sesalkan pemotongan belasan milyar dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2021 yang diperuntukan bagi Kabupaten Dogiyai untuk penanganan Covid-19.

Karena, masih banyak kegiatan peningkatan ekonomi rakyat yang belum tersentuh sehingga besaran dana tersebut diarahkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Dogiyai.

Yoseph Minai awal pekan ini di Nabire mempertanyakan pengembalian dana dari DAU ke pemerintah pusat untuk penanganan Covid-19.

Kabupaten Dogiyai sudah zona hijau sehingga Dogiyai tidak terlalu mendesak untuk penanganan Covid -19 di daerah ini.

Oleh karena itu, seharusnya pemerintah pusat tidak memotong dana dari DAU untuk kepentingan penanganan Covid -19.

Sebelumnya, sumber dari eksekutif Dogiyai menjelaskan, DAU sudah dipotong langsung oleh pemerintah pusat.

Akibat pemotongan tersebut, dana DAU yang akan dikelola masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sangat terbatas.

Karena, sebagian besar dari dana DAU akan dimanfaatkan untuk membayar honor dan gaji pegawai negeri sekabupaten Dogiyai, sehingga sisa yang akan dibagi ke setiap OPD terbatas.

Minai mempertanyakan pemotongan dana DAU untuk Kabupaten Dogiyai karena, Dogiyai sudah zona hijau, tidak ditemukan adanya warga Dogiyai terpapar Covid-19 sehingga pemotongannya tidak harus sebesar itu.

Ia menambahkan, apabila pemotongan itu terjadi karena ada utang piutang, sebaiknya tidak memotong utang dari DAU.

Kalau ada utang piutang, silahkan berusan dengan yang bersangkutan dengan dengan tidak mengorek dana pembangunan kabupaten.

Karena, Dogiyai membutuhkan dana banyak untuk membangun perekonomian masyarakat dalam rangka meningatkan perekonimian masyarakat.

Dana yang dipotong untuk penanganan Covid-19 itupun bisa dipakai untuk peningkatan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 sehingga tidak perlu kembali ke pemerintah pusat tetapi sebaiknya diberikan ke daerah untuk pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat.(ans)

Suroso  Selasa, 2 Februari 2021 2:31
"Rasisme Dalam Kajian Psikoanalisis Freud"
Oleh: Abdy BusthanSecara sederhana, rasisme bisa diibaratkan sebagai iblis masa lalu yang terus menghantui siapa saja hingga kini.Ya, perbua
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan