Home Nabire Pendidikan Merosot Imbas Covid

Pendidikan Merosot Imbas Covid

Suroso  Selasa, 6 April 2021 20:31
Pendidikan Merosot Imbas Covid

NABIRE – Semenjak bulan Februari tahun 2019, wabah Covid-19 telah melanda negeri ini. Imbasnya dapat dirasakan pada kehidupan dan aktifitas masayarakat, termasuk pada dunia pendidikan.

Di dunia pendidikan, imbasnya terasa sekali. Pada akhir tahun pelajaran telah terjadi kemerosotan nilai ujian akhir. Tadinya ada murid yang lulus dengan nilai murni 9,00 dan juga 8,8 kini mengalami kemerosotan nilai yang sangat jauh dari harapan.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd, pada akhir tahun pelajaran 2020/2021 telah terjadi nilai kemerosotan dari hasil keulusan dengan nilai tertinggi 4,63. Angka kemerosotan ini bukan saja terjadi pada dunia pendidikan di Kabupaten Nabire. Tetapi hampir rata-rata terjadi di Indonesia, bahkan hampir di seluruh dunia.

“Untuk mengembalikan nilai pendidikan hanya melalui belajar langsung di sekolah,” kata Yulianus Pasang kepada Papuapos Nabire, Selasa (6/4) di ruangan kerjanya.

Lebih lanjut dikatakan, berbagai macam cara belajar telah diambil oleh pemerintah.  Mulai dari belajar dari rumah (daring), belajar melalui radio dan juga belajar online lewat HP. Tetapi semuanya belum terlihat membuahkan hasil yang memuaskan.

Tetapi yang didapat dari hasil ujian di akhir tahun pelajaran 2020/2021 lalu, justu nilainya sangat merosot jauh dari harapan. Sehingga solusinya yang terbaik hanya dengan cara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka secara langsung di kelas.

Untuk itu Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan kepada seluruh orang tua murid dari satuan pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK. Agar bersama–sama dengan pemerintah saling bahu membahu memberikan dukungan terhadap KBM tatap muka di semua satuan jenjang pendidikan. Karena kemerosotan nilai pada hasil kelulusan pada tahun pelajaran 2020/2021, sesungguhnya bukanlah hal yang disengaja.  Tetapi dengan maraknya wabah virus Corona membuat dunia pendidikan mengalami kemunduran.

“Sehingga tugas kita untuk saat ini telah mengembalikan proses KBM secara langsung di sekolah. Diharapkan adanya dukungan orang tua murid untuk memberikan pengawasan agar anak juga tetap belajar di rumah,” tuturnya. (des)

Suroso  Selasa, 2 Februari 2021 2:31
"Rasisme Dalam Kajian Psikoanalisis Freud"
Oleh: Abdy BusthanSecara sederhana, rasisme bisa diibaratkan sebagai iblis masa lalu yang terus menghantui siapa saja hingga kini.Ya, perbua
Suroso  Selasa, 8 September 2020 9:28
WILLPOWER PERJUANGAN DALAM PENDIDIKAN, PERSEPSI PEMUDA RANTAU ASAL ASSOYELIPELE, WALESI, WAMENA
 Oleh : Dr. Sarmini, S.Pd.,MM.Pd Masih dalam memaknai kemerdekaan, pemuda, perjuangan dan pendidikan, adalah 3 kata yang sangat erat ko
Agenda Nabire
JADWAL MUSYAWARAH SENGKETA PILKADA NABIRE 2020
 Senin, 10 Agustus 2020 3:30

SIDANG PENYELESAIAN SENGKETA PILKADA NABIRE TAHUN 2020

 

Akan digelar sidang penyelesaian sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 :

Tempat : Kantor Bawaslu Nabire, Jl. PDAM Nabire

Pukul  : 11.00 s/d Selesai, 14.00 s/d selesai

Agenda : Jawaban Termohon (KPU Nabire)

 

 

HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan