Home Pemda Intan Jaya Daerah Tanpa PAD, Sumber Dana Otsus Sangat Penting

Daerah Tanpa PAD, Sumber Dana Otsus Sangat Penting

Suroso  Minggu, 20 Juni 2021 21:57
Daerah Tanpa PAD, Sumber Dana Otsus Sangat Penting

SUGAPA – Dana Otsus Papua masih mempunyai peranan penting dalam membiayai kegiatan pembangunan di suatu daerah kabupaten/kota. Apalagi untuk Kabupaten Intan Jaya yang merupakan daerah yang belum mempunyai pemasukan dana dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Karena adapun jenis dana transfer dari pusat itu sudah ada peruntukannya. Kita daerah-daerah ini yang boleh dikatakan 90 persen kucuran dana dari pusat sana kita di bawah tidak berdaya apa-apa, makanya dana Otsus itu sangat besar peranannya,” ujar Kepala Bappeda Kabupaten Intan Jaya. Ir. Panuturan Siahaan, saat dikonfirmasi media ini, beberapa hari lalu.

Lebih lanjut dikatakan, di Kabupaten Intan Jaya, dana Otsus sudah dialokasikan untuk sejumlah kegiatan yang hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat Papua. Seperti contohnya dibangun jembatan gantung yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ditanya soal APBD Kabupaten Intan Jaya mencapai 1,072 triliun rupiah, yang didalamnya sudah termasuk dari alokasi dana Otsus dan dana desa. Sementara untuk dana desa, Pemkab Intan Jaya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya numpang lewat saja. Karena terkait penggunaan dana desa ini, Pemkab Intan Jaya tidak mempunyai wewenang. Karena APBD Kampung tidak bisa diatur-atur oleh Pemkab Intan Jaya.

“Berbicara soal anggaran yang langsung dinikmati oleh OAP sebenarnya yang lebih mengena adalah dana Otsus, karena ini diperuntukkan untuk OAP. Beda dengan sumber dana lain seperti DAU, DAK dan sumber-sumber lainnya. Justeru peluang OAP dapat dana dari Otsus sehingga seharunya yang perlu diperjuangkan adalah penambahan jatah Otsus untuk Papua,” ujarnya.

Ditanya peruntukan dana Otsus, jawab dia, peruntukan dana Otsus sudah ada diatur dalam Perdasus Papua. Dari jumlah dana Otsus yang diterima dari provinsi yang dilimpahkan ke daerah, dikelola dan sudah diatur berdasarkan regulasi Perda Provinsi Papua.

“Misalnya untuk bidang pendidikan 30 persen, kesehatan 15 persen, pemberdayaan ekonomi kerakyatan 25 persen, infrastruktur 20 persen, afirmasi 6 persen, perencanaan penganggaran dan Monev 2 persen, dan lainnya 2 persen,” jelasnya.

Soal prosentasi alokasi anggaran Otsus untuk Kabupaten Intan Jaya, kata dia, sudah diatur oleh Pemprov Papua. Pemkab Intan Jaya hanya mengusulkan kegiatan dari daerah tapi tetap dikonsultasikan ke provinsi. Harus ada persetujuan provinsi terlebih dahulu, selanjutnya baru bisa dieksekusi di daerah.

“Kabupaten Intan Jaya dapat jatah Otsus dari 110 milyar rupiah setelah dipotong untuk urusan PON sejak tahu 2019 menjadi sisa 61 milyar rupiah. Alokasi jatah Otsus untuk masing-masing daerah ini perhitungannya ada beberapa kriteria syarat-syarat yang harus dilihat. Dari segi luasan daerah, kondisi daerah, jumlah penduduk asli Papua, maupun indeks kemahalan daerah,” jelasnya. (ros)

Suroso  Minggu, 11 Juli 2021 23:23
Jangan Putus Mata Rantai Pendidikan di Dogiyai! Oleh Felix Degei, S. Pd., M. Ed*
Pendahuluan  Ada banyak indikator yang dapat dilihat dalam evaluasi kemajuan pembangunan suatu daerah. Pembangunan (development) mesti
Suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak
Agenda Nabire
Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi
 Minggu, 30 Mei 2021 10:39
Bawaslu Kabupaten Nabire akan menggelar acara "Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi" yang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Senin, 31 Mei 2021 Waktu : 15.00 WIT Tempat : Aula Kantor Distrik Wanggar
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
Suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
Suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
YUDA 18.184, MESSI 25.259, FANSBRO 16.135
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:8
Hari Ini Nabire Tetapkan Level PPKM
Suroso  Rabu, 4 Agustus 2021 20:17

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan