Pendidikan yang Bermutuh, Membentuk Karakter Bangsa

Oleh: Alexander Gobai

Sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang penting dalam membangun sebuah bangsa. Berbicara tentang pembangunan adalah juga berbicara tentang sejauhmana kesiapan SDM yang berkualitas untuk membangun. Tanpa SDM yang cukup, kita tidak dapat membangun bangsa secara kuantitas dalam pembangunan fisik maupun kualitas hidup masyarakatnya.


Dengan adanya Sumber daya Manusia (SDM) yang berkualitas maka kesiapaan untuk menempu pendidikan pun akan berjalan dengan baik. Karena dengan melalui pendidikan maka setiap individu dengan sendirinya akan terbentuk karakter kepemimpinan.
Kita mesti bersyukur bahwa dengan adanya pendidikan, kita bisa melihat dunia luas. Dimana pendidikan itu membawa kita kejalan yang lebih benar. Maka kita yang sementara ini masih berada di bangku pendidikan kita harus lebih berfokus pada tugas belajar. Artinya bahwa dengan melalui pendidikan maka karakter kepribadian akan terbentuk dengan sendirinya.
Jangan kita berpikir bahwa pendidikan merupakan salah satu lembaga yang membuat karakter setiap individu menjadi tidak berguna. Ini adalah salah presepsi dari orang yang tidak mengerti tentang pendidikan. Ketika kita berbicara tentang pendidikan berarti juga berbicara tentang kesiapan individu. Dimana kesiapan itu, akan menimbulkan suatu reaksi dari dalam individu. Maka, dengan adanya kesiapan itu, kita akan mendapatkan pejaran yang berguna baik dari guru maupun dari siapa saja.
Kebanyakan individu tidak memikirkan pendidikan yang bermutuh dan yang tidak bermutuh. Yang penting mereka bersekolah. Namun, mereka tidak berpikir bahwa pendidikan harus dipertanggung jawabkan. Artinya bahwa pendidikan itu bukan maianan yang harus dimainkan pada setiap hari dan disetiap waktu. Sementara kita masih berada di bangku pendidikan berarti mental dan kesiapan kita mulai terbentuk.
Dengan demikian, kebanyakan individu berlari pada sekolah yang tidak ada guru dan tidak ada apa-apa. Mereka tidak berpikir bahwa pembentuk karakter yang baik itu datang dari mana. Namun, mereka tabrak saja. Yang penting mereka sekolah dan mendaptkan ijasah. Hal itu yang lebih penting dalam hidup mereka. Jangan berpikir bahwa  ketika kita masuk sekolah yang tidak bermutuh, tentunya kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Dengan demikian, hasilnya juga tidak akan bermutuh dan baik. Maka akibatnya ialah akan susah disaat kita menempu dibangku pendidikan yang atas.
Pendidikan yang bermutuh adalah  pendidikan yang siap membentuk karakter kepemimpinan. Dengan demikian, ketika kita berada di bangku pendidikan yang bermutuh maka kita harus bersyukur bahwa mental kita dengan sendirinya akan terbentuk. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia (SDM) harus lebih diutamakan dalam hidup. Apabila kesiapan kita telah matang berarti karakter kepribadian pun telah terbentuk dengan bagus.
Dengan demikian, marilah kita mencari pendidikan yang lebih bermutuh demi terwujudnya karakter kepribadian kita. Jangan kita asal-asal sekolah. Namun kita harus pintar berpikir bahwa pendidikan yang mana yang lebih bermutuh dan yang mana yang tidak bermutuh. Ketika kita berada di bangku yang tidak bermutuh kita akan gampang dibodohin dengan mereka yang bersekolah dibangku pendidikan yang bermutuh. Oleh karena itu, jangan sampai kita dapat tertipu dengan mereka yang pintar dari kemampuan kita.
Penulis: (Alumni 2012 dari SMA Adhi Luhur Nabire-Papua)

Add comment


Security code
Refresh

Relawan LE for Papua Kordwil Adat Meepago Gelar Aksi
Selasa, 19 September 2017
NABIRE – Selasa (19/9) hari ini, relawan Lukas Enembe (LE) for...
Bidang P2P Dinkes Penyuluhan PTM di Sejumlah Sekolah
Selasa, 19 September 2017
NABIRE – Penyaki Tidak Menular disingkat PTM juga dikenal sebagai...
Nabire Raih Prestasi Gemilang, Boyong 5 Emas dan 5 Perak
Selasa, 19 September 2017
KAIMANA - Ketua Kontingen Pesparawi  XII se Tanah Papua Kabupaten...

Berita Nabire

Bidang P2P Dinkes Penyuluhan PTM di Sejumlah Sekolah
Selasa, 19 September 2017
NABIRE – Penyaki Tidak Menular disingkat PTM juga dikenal sebagai penyakit kronis, tidak ditularkan dari orang ke orang. Penyakit tidak menular pada manusia mempunyai durasi panjang dan...
Nabire Raih Prestasi Gemilang, Boyong 5 Emas dan 5 Perak
Selasa, 19 September 2017
KAIMANA - Ketua Kontingen Pesparawi  XII se Tanah Papua Kabupaten Nabire, Yufinia Mote Douw, S.SiT, ketika diwawancarai, Minggu (17/9) di Pantai “Bantemi” Kaimana kepada wartawan mengatakan,...
Ketua LPPD Papua Dukung Nabire Jadi Tuan Rumah Pesparawi 2020
Senin, 18 September 2017
KAIMANA.- Ketua Lembaga Penyelenggara Pesparawi Daerah (LPPD) Papua, drh. Constan Karma saat di wawancarai, Jumat (15/9) usai memberikan dana pembinaan kepada pemenang “Champion” Kategori Baca...
Warga Ramaikan Nobar MotoGP di Corner
Senin, 11 September 2017
NABIRE - Puluhan warga Nabire meramaikan Nonton Bareng (Nobar) seri MotoGP San Marino pada Sirkuit Misano, di coffee Corner 27 samping Telkom. Walau siaran balapan motoGP belum mulai, warga sudah...

Berita Papua

Minta Copot Kapolda, SPMR-PHDP Sindir Anggota DPRP
Selasa, 08 Agustus 2017
  Laporan: Ridwan/Tiara JAYAPURA,- Ratusan massa  yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda  Mahasiswa Rakyat Peduli HAM Deiyai Papua (SPMR-PHDP) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua...
Papua Harus Menjadi Kedamaian Bagi Indonesia
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Gubernur Papua, Lukas Enembe menuturkan, pelaksanaan demokrasi di tanah Papua harus berjalan damai. Oleh karena itu butuh dukungan semua pihak untuk bersama bersinergis dalam...

Berita Papua barat

Kontingen Nabire Ramaikan “Makan Ikan Bakar 30 Ton” di Kota 1001 Senja
Selasa, 19 September 2017
KAIMANA - Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII Nabire, Minggu (17/9) pukul 11.00 WIT ikut meramaikan pesta makan ikan bakar 30 ton pada Pesparawi XII se tanah Papua yang digelar di...
Nabire Tampil Beda di “Parade Devile” Pesparawi XII
Selasa, 19 September 2017
KAIMANA - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII se Tanah Papua yang berlangsung di Kota Senja Indah Kaimana Povinsi Papua Barat, dibuka dengan “Parade Devile”, Jumat (15/9) para peserta...

Berita Papua Tengah

Pemdis Tibar Telah Salurkan Raskin ke-22 Kampung
Senin, 04 September 2017
DEIYAI – Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) di Distrik Tigi Barat (Tibar), Kabupaten Deiyai telah disalurkan ke 22 kampung yang ada di wilayah ini berdasarkan data warga yang ada di masing-masing...
Warga Suku Kamoro Klaim Masuk Wilayah Distrik Kapiraya
Senin, 04 September 2017
DEIYAI – Sebagian besar warga Suku Kamoro yang mendiami di perbatasan  Deiyai - Mimika, mengklaim akan masuk di wilayah kabupaten Deiyai. Mereka berkeinginan untuk masuk jadi warga Deiyai, karena...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2