Bangun Venue PON, Papua Gelontorkan Dana Rp400 M

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Papua dan DPR Papua menyepakati dana Rp400 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 untuk mendukung pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.
“Kita baru mengetuk palu dan memang ada anggaran diperkirakan kemarin sekitar 400 miliar untuk tahap awal 2016 yang diperuntukan pembangunan venus PON. Hanya supaya pelaksanaannya berjalan lancar, kami selaku Satgas akan mengkomunikasikan pembangunan venus PON kepada pusat dengan harapan bisa mendapat bantuan APBN,” ucap Yanni kepada awak media di Gedung Serba Guna KONI Pusat Jakarta, Senin (11/1).


Sementara menyinggung tentang pengukuhan dirinya sebagai Wakil Ketua Satgas PON 2020 KONI Pusat, Yanni menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan KONI Pusat. Hanya, sambung dia, kehadiran Satgas sebatas menjembatani komunikasi antara KONI Pusat dengan KONI Papua, supaya pelaksanaan PON di 2020 bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. ”Intinya kehadiran kami sebagai jembatan untuk kita bisa mewujudkan dan mensukseskan PON 2020 di Papua,” ujar dia.
Pada kesempatan itu, Yanni mengajak semua pihak terkait untuk bekerja keras agar persiapan pembangunan venus PON bisa terlaksana tepat waktu. Ia juga meminta dukungan seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi aktif supaya lebih memudahkan dan mempercepat proses persiapan pembangunan venus jelang PON 2020 di Papua.
“Saya kira kita harus bekerja keras karena waktu berjalan terus dan makin terbatas. Karena itu, seusai pengukuhan ini kami akan memonitoring persiapan PON di Papua. Kami juga akan berkomunikasi dan berkoordinasi, baik kepada KONI Papua maupun pusat supaya persiapan PON bisa tepat waktu” tandasnya.
Sebab, imbuhnya, sebuah even nasional yang menghasilkan animo begitu besar bagi seluruh rakyat Papua dan ini tidak gampang. Tapi sudah menjadi tekad kita mensukseskan PON 2020.
“Oleh karena itu, kami mengharapkan seluruh dukungan dari masyarakat di Papua supaya PON 2020, yang merupakan gebrakan maupun sebuah torehan sejarah bagi Papua, dapat benar-benar diwujudkan,” akhir Yanni.(bams)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2