Pemuda Tanah Tabi Dukung LE Lanjutkan Kepemimpinan di Papua

Laporan: Bams
JAYAPURA,- Pemuda dari berbagai wilayah Kota/Kabupaten Jayapura,
Sarmi, Keerom dan Mamberamo Raya  yang tergabung dalam satu nama
bersama yakni ‘Pemuda Tanah Tabi’ Sabtu (06/5/2017) mengelar acara
deklarasi mendukung Gubernur Lukas Enembe (LE) untuk melanjutkan
kepemimpinannya di Provinsi Papua.


Koordinator Pemuda Tanah Tabi Frangklin Wahey mengatakan, Kaka LE
adalah sosok paling tepat untuk memimpin Papua untuk periode kedua.
"Banyak calon gubernur yang pintar, tapi Papua tidak butuh orang-orang
pintar itu, Papua membutuhkan pemimpin yang punya hati untuk membangun
Papua, dan kaka Lukas Enembe orangnya dan masih yang terbaik untuk
memimpin Papua lima tahun kedepan," ucapnya dihadapan ratusan pemuda
di Hotel Sentani Indah, Sabtu kemarin.
Menurutnya, ada figur-figur anak Tabi yang mungkin akan maju, tapi
anak-anak Tabi harusnya punya karakter hidup, perilaku dan gaya
kepemimpinan harus seperti Lukas Enembe baru bisa menjadi pemimpin di
Papua.
“Kita Pemuda Tanah Tabi, Me Pago, La Pago, Saererei, Ha Anim harus
bersatu dan berkewajiban menentang siapapun yang merusak pemimpin kita
yang betul-betul berpihak kepada masyarakat Papua,” tegasnya.
Frangklin mengaku, dirinya berbeda partai politik dengan Lukas Enembe,
tapi partai itu cuma alat, tapi dukungan kami sebagai aktivis dan
melihat sosok Lukas Enembe yang benar-benar berjuang untuk
mensejahterakan masyarakat Papua.
Lanjutnya, masyarakat Papua sekarang banyak yang tergila-gila dengan
Gubernur DKI Jakarta Ahok, tapi sebenarnya Lukas Enembe lebih hebat
dari Ahok. Hanya saja, Gubernur kita tidak dipublikasikan kinerjanya
selama empat tahun ini secara besar-besar oleh media Nasional di
Jakarta.
Menurutnya pembangunan di Papua, termasuk kawasan pegunungan, telah
berjalan sesuai harapan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak
mendukung Lukas Enembe melanjutkan kepemimpinan di provinsi paling
timur Indonesia ini.
Untuk itu, kepada pemuda tanah Tabi, Frangklin himbau untuk bersatu
dan rapatkan barisan untuk bekerja mendukung Lukas Enembe melanjutkan
kepemimpnannya dua periode. “untuk apa cari yang lain, LE Lanjutkan,”
ungkapnya disambut tepuk tangan dan teriakan LE Lanjutkan oleh ratusan
pemuda yang hadir.
Frangklin kembali mengaku, anak-anak Tabi sekarang ini bangga dengan
sosok Lukas Enembe, sebab, bisa membangun rumah layak huni bagi
masyarakat di pesisir danau Sentani. Kemudian membangun stadion
bertaraf Internasional di Kampung Harapan Jayapura untuk pelaksanaan
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.
Dengan demikian, kita berikan apresiasi bahwa inilah bukti dari Lukas
Enembe untuk membangun tanah tanah Tabi khusunya dan Papua pada
umumnya. Oleh karena itu, kita anak-anak Tabi harus berjuang mendukung
Lukas Enembe, karena dia punya hati untuk membangun tanah Papua.
Karena, kata Frangklin, membangun Papua itu harus dengan hati. “Mari
kita berikan kesempatan kepada Lukas Enembe lanjutkan kepemimpinannya
di Papua, dan kami pemuda adat sudah bentuk tim dan sudah bekerja lama
untuk mendukung Lukas Enembe,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Demas
Tokoro, mengaku, dari Gubernur Papua yang hebat sebelumnya, yang
terhebat adalah Lukas Enembe. Sebab, Lukas Enembe sangat berani
memperjuangkan hak-hak orang Papua.
Selain itu, satu-satunya Gubernur yang berani melepaskan lambang
Garuda di depan Menteri hanya Lukas Enembe, artinya dia Gubernur yang
betul-betul memperjuangan nasib orang Papua.
Bahkan, Gubernur satu-satunya yang bisa membantu gereja miliaran
rupiah, di Papua adalah Lukas Enembe. ‘Gereja di Kampung Harapan
Sentani disumbang Rp 4 miliar, belum lagi untuk sinode-sinode maupun
mesjid-mesjid yang ada di tanah Papua, bahkan, dana Otomoni Khusus 10
persen untuk Tuhan. Itu luar biasa.
Jadi, kalau pemuda sudah begerek, maka kami orang adat ikut saja, dan
mari kita berjuang untuk Lukas Enembe melanjutkan kepemimpinnannya di
Papua,” ucap Demas yang juga anggota Majelis Rakyat Papua (MRP)
periode 2013-2017.
Demas kembali mengatakan, banyak anak-anak Papua yang mengaku pintar
hebat akan maju sebagai calon Gubenrur Papua yang mengaku hebat dan
akan mengubah Papua, tapi jangan percaya, Papua hanya akan diubah oleh
orang yang dipilih oleh Tuhan, dan dialah Lukas Enembe, yang bekerja
dengan hati yang tulus untuk masyarakat Papua.
“Papua tidak butuh orang pintar, kita butuhkan orang yang berani dan
jujur untuk bekerja memajukan pembangunan dan kesejahteraan
masyarakat, maka saya selaku tokoh adat minta kepada pemuda Tabi
bersatu bekerja untuk Lukas Enembe,” imbau Demas.
Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan dengan sepenuh
suka cita menerima dukungan dari pemuda di wilayah Tanah Tabi. “Saya
menyambut baik deklarasi ini, dan mari kita bahu-membahu bekerja dan
berjuang bersama-sama demi membangun tanah Papua yang kita cintai,”
ujarnya.
Menurutnya, saat ini mungkin orang Jakarta tidak ingin dirinya menjadi
Gubernur, tapi pihaknya akan terus berjuang bersama masyarakat. Karena
kerja keras yang saya lakukan tujuannya jelas untuk kesejahteraan
masyarakat Papua.
“Saya mau Papua harus sejajar dengan provinsi lain di Indonesia. Saya
akan berjuang bersama rakyat dan hati saya tulus untuk membangun
Papua,” tegasnya.

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2