Pesparawi XII Kaimana Ajang untuk Puji dan Muliakan Nama Tuhan

KAIMANA - Ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi)  XII se Tanah Papua yang diselenggarakan di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat, merupakan ajang untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan, khususnya di tanah Papua. Dimana, anak-anak dan remaja juga banyak dilibatkan pada setiap kategori yang dilombakan pada Pesparawi XII, sehingga sebagai orang tua harus memberikan contoh dan teladan yang baik kepada anak-anak dan remaja.


Demikian dikatakana Ketua Kontingen Pesparawi Nabire, Yufinia Mote Douw, S.SiT, saat diwawancarai, Selasa (12/9) bertempat di Gedung Pertemuan Kroooy Kaimana, usai menyaksikan kategori Paduan Suara Wanita Dewasa (PSW) kontingen Nabire tampil pada Pesparawi kali ini.
Menurutnya, anak-anak dan remaja yang terlibat dalam Pesparawi XII se tanah Papua merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan Pesparawi pada tahun-tahun selanjutnya. Sehingga, diharapkan penilaian yang akan dilakukan oleh dewan juri juga bisa menumbuhkan rasa suka cita atau kebahagiaan bagi anak-anak. Dalam arti, tetap menjunjung tinggi aturan yang ditetapkan dalam menilai para peserta yang mengikuti lomba pada semua kategori.
“Kami Kabupaten Nabire siap mensukseskan Pesparawi XII se Tanah Papua yang dilaksanakan di Kabupaten Kaimana, dan kalau dipercayakan tentunya kami Nabire siap untuk menjadi tuan rumah Pesparawi berikutnya, namun semua itu harus menunggu keputusan hasil kesepakatan bersama nanti,” ujarnya.
*Kontingen Pesparawi Nabire Dilatih Pelatih Lokal 
Ketua Kontingen Nabire mengatakan, persiapan yang dilakukan oleh kontingen Nabire sudah sangat maksimal, walaupun semua Official Kontingan Nabire berasal dari Kabupaten Nabire atau lokal, karena semua pelatih dari semua kategori berasal dari Nabire dan tidak memakai pelatih dari luar Nabire, seperti yang mungkin di lakukan Kabupaten lainnya. 
“Bisa dibayangkan, untuk jenjang seperti ini saja kami hanya memakai pelatih lokal, bukan dari luar Nabire, tapi kami bangga bahwa Nabire mampu membawa nama daerah dan memberikan yang terbaik untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan. Ini menandakan bahwa kontingen Nabire siap untuk ajang nasional maupun internasional dan kami menargetkan juara umum dan saya rasa semua kabupaten sama,” ujarnya.
Dirinya selaku ketua kontingan Nabire, merasa bangga dan senang karena semua kategori yang dibawakan oleh para peserta betul-betul dijiwai dengan hati. Sehingga, apa yang dibawakan oleh para peserta dari kontingen Nabire bukan hanya sekedar menghafal dan menyanyikan lagu tersebut, tetapi bagaimana penjiwaan itu yang utama, karena dengan menjiwai itu berarti mereka telah memuji dan memuliakan Tuhan, dan itu yang utama dan sudah dibuat oleh Kabupaten Nabire.
Perlu diketahui pada ajang Pesparawi XII se Tanah Papua, kontingen Nabire mengikuti 9 (sembilan) kategori yang dilombakan, yakni Paduan Suara Anak (PSA), Paduan Suara Remaja Campuran (PSRPC), Baca Indah Alkitab (BIA) putra dan putri, Paduan Suara Dewasa Wanita (PSW), Cerdas Cermat Alkitab (CCA), solo anak usia 7-9 tahun, solo anak usia 10-13 tahun, Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dan Paduan  Suara Etnik/Inkulturatif. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

No result...
Kontingen Nabire Ramaikan “Makan Ikan Bakar 30 Ton” di Kota 1001 Senja
Selasa, 19 September 2017
KAIMANA - Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII Nabire, Minggu (17/9) pukul 11.00 WIT ikut meramaikan pesta makan ikan bakar 30 ton pada Pesparawi XII se tanah Papua yang digelar di...
Nabire Tampil Beda di “Parade Devile” Pesparawi XII
Selasa, 19 September 2017
KAIMANA - Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XII se Tanah Papua yang berlangsung di Kota Senja Indah Kaimana Povinsi Papua Barat, dibuka dengan “Parade Devile”, Jumat (15/9) para peserta...
Pesparawi XII Kaimana Ajang untuk Puji dan Muliakan Nama Tuhan
Rabu, 13 September 2017
KAIMANA - Ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi)  XII se Tanah Papua yang diselenggarakan di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat, merupakan ajang untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan,...
Dalam Minggu Ini, Tahap 2 Kasus Dugaan Korupsi Swasembada Sapi
Rabu, 13 Januari 2016
MANOKWARI, TP – Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Manokwari akan melimpahkan 2 tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi swasembada Sapi di Dinas Peternakan Provinsi Papua Barat senilai Rp....
Propam Sudah Periksa Saksi Kasus Oknum Aparat ‘Lepas’ Tembakan
Rabu, 13 Januari 2016
MANOKWARI, TP – Penyidik Satreskrim Polres Manokwari dikabarkan sedang menangani kasus dugaan pelanggaran pidana oleh seorang oknum aparat keamanan di Anggrem, Kelurahan Padarni, Manokwari, Jumat...
Yoteni : Daerah Tersulit Perlu Tambahan Dana Otsus
Selasa, 17 November 2015
MANOKWARI, TP – Ketua Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat, Yan A. Yoteni mengatakan daerah yang memiliki kondisi geografis sulit, butuh perhatian lebih besar di banding daerah-daerah...
Raperdasus Pilkada dan Ketua DPR Papua Barat Tak Kunjung Terbentuk
Selasa, 17 November 2015
MANOKWARI,TP – Tuntutan masyarakat kepada DPR Papua Barat segera menyelesaikan sejumlah agenda penting begitu kencang. Hal ini dirasakan Ketua Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat, Yan A....
Pelanggaran Tindak Pidana Pilkada Diselesaikan Gakumdu
Senin, 09 November 2015
Manokwari, TP – Dalam menindaklanjuti pelanggaran pilkada, akan diserahkan sepenuhnya ke Bawaslu di tingkat provinsi dan Panwaslu di tingkat kabupaten-kota.
Polda Papua Barat Komitmen Menyelesaikan Kasus Korupsi
Senin, 09 November 2015
Manokwari, TP – Polda Papua Barat berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai kasus dugaan korupsi yang sekarang sedang ditangani Polda Papua Barat maupun polres-polres di jajaran Polda Papua Barat.
Towansiba: Pegaf Butuh 200 Guru PNS
Jumat, 06 November 2015
Manokwari, TP - Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat, membutuhkan tenaga guru cukup banyak. Diperkirakan, daerah pemekaran tersebut membutuhkan sekitar 200 guru yang sudah berstatus...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2