STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru

DEIYAI - Yayasan Emawa Owaada, sejak empat tahun lalu telah berupaya  mendirikan sebuah perguruan tinggi, yaitu STK Touye Papa di Waghete, Kabupaten Deiyai.


Dalam rangka mengembangkan perguruan tinggi STK Touye Papa, pihak yayasan bersama dengan pihak akdemisi, telah berupaya melakukan berbagai langkah strategis, salah satu upayanya adalah pihaknya telah  membangun sebuah gedung asrama mahasiswa sementara, dengan memiliki empat kamar tidur, masing-masing  satu kamar menyediakan empat tempat tidur, berlokasi di samping gedung Kampus STK Touye Papa di Waghete, yang jaraknya tidak jauh dari Kampus STK Touye Papa.
Gedung asrama putra sementara, yang dibangun sejak tahun lalu itu pada berapa hari lalu telah diresmikan oleh Pastor Paroki Waghete, yang ditandai dengan pemberkatan gedung asramaagar gedung asrama tersebut dapat digunakan bagi para mahasiswa STK yang kuliah di Perguruan Tinggi STK Touye Papa di Waghete.
Seusasi pemberkatan, Ketua STK Touye Papa, Romo Michael Tekege, Pr melalui sambutannya mengatakan, gedung asrama mahasiswa yang dibangun ini adalah salah satu upaya yang dilakukan dari pihak yayasan bersama pihak akademisi, tetapi juga tidak terlepas dari kerja keras dari para mahasiswa sehingga telah terbangunlah sebuah gedung asrama mahasiswa sementara.
“D dibangunnya sebuah gedung asrama  putra ini akan dapat membantu bagi para mahasiswa yang kuliah disini, khususnya mahasiswa yang selalu datang dari jauh ibukota kabupaten di Waghete. Sehingga, dengan tersedianya asrama ini akan menjawab apa yang menjadi beban bagi para mahasiswa selama ini. Sekarang tidak perlu lagi para mahasiswa yang datang dari jauh ke kampus, mulai besok/lusa juga para mahasiswa dapat menempati kamar untuk bisa tinggal, belajar, datang ke kampus dari asrama,” jelasnya. 
Lanjutnya, penyediaan gedung asrama ini, walaupun sementara tetapi, pihak pengelola bersama kerja kerasnya para mahasiswa, telah terjawab satu kebutuhan dalam pengembangan kampus STK ini.  Karena menurut dia, gedung asrama adalah salah satu sarana penunjang dalam proses perkuliaan di dalam sebuah perguruan tinggi, maka  terkabulnya satu kerinduan bagi para mahasiswa yang selama ini, para mahasiswa selalu merindukan, untuk dapat tinggal di tempat yang layak dalam proses bangku kuliah di STK ini.  
“Hasil kerja keras dan upaya dari semua pihak akademisi maupun pengurus senat, bersama yayasan telah mendirikan sebuah asrama sehingga para mahasiswa merasa legah, tidak menjadi beban soal tempat tinggi bagi mahasiswa yang datang dari jauh dari ibukota Deiyai, di Waghete,” katanya.
Oleh sebab itu, dirinya selaku Pimpinan Perguruan Tinggi STK mengharapkan, kepada para mahasiswa khususnya bagi para mahasiswa yang akan menghuni asrama, dapat menjaga dan merawat gedung asrama dan juga dapat menjaga kebersihan agar gedung asrama tetap selalu terjaga dari bahaya kerusakan dan sampah.  
Sementara itu, seusai pemberkatan Ketua senat STK Touye Papa Willem Bukega mengatakan, dibangunnya, sebuah gedung asrama putra ini merupakan hasil kerja keras pengurus Senat  STK bersama dengan pihak akademisi STK, karena usulan untuk membangun adalah sesuai dengan program pengurus senat STK, sehingga sesuai dengan sebuah komitmen bersama telah berhasil membangun sebuah gedung asrama untuk para mahasiswa STK. 
“Asrama ini satu pintu, kita akan gunakan untuk Sekretariat Pengurus Senat STK. Selain itu, akan dipakai untuk tempat tidur para mahasiswa dan lainnya akan digunakan kamar tidur bagi para mahasiswa,”ungkapnya, setelah proses pemberkatan belum lama ini di Waghete.   
Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih, kepada pihak yayasan, pihak akademisi dan teman-teman mahasiswa atas kekompakan, partisipasi, kerjasama yang baik, karena hasil dukungan dan kerja keras serta partisipasinya, telah terbangun sebuah asrama bagi mahasiswa, sehingga para mahasiswa juga akan dapat tinggal di tempat yang layak, dalam proses perkuliahan ini.   
“Kami sampaikan terima kasih, karena dengan adanya asrama ini para mahasiswa akan dapat belajar dengan baik di asrama dan juga dapat tinggal di tempat yang layak,” ujarnya.
Sementara itu, sekedar diketahui proses pelaksanaan acara pemberkatan gedung asrama putra STK sementara, diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Pastor Paroki Waghete, berlangsung di Aula Lap IPA SMP YPPK Waghete dan  dalam acara pemberkatan asrama, dihadiri pihak pengurus yayasan, pihak akademisi, para mahasiswa serta undangan lainnya. (henbob)   

Add comment


Security code
Refresh

Warga Mauwa Proaktif Korvoi dari Quasi Menjadi Paroki
Sabtu, 03 Juni 2017
MOANEMANI – Pastor selaku penanggung jawab Kuwasi Santo Petrus Mauwa diakon Markus Auwe dan Sekretaris Herman Tebai bersama umat quasi Gereja Katolik Santo Petrus menggelar korvoi mengisi kegiatan...
Pejabat Koperasi UKM Papua Monitor Koperasi UKM Dogiyai
Sabtu, 03 Juni 2017
DOGIYAI – Perkembangan pembinaan, monitoring pelaksanaan revitalisasi koperasi yang ada di kabupaten Dogiyai, petinggi pejabat Propinsi Papua melakukan kunjungan ke Dogiyai. Monitoring kegiatan...
Turnamen Bupati Cup I, Siap Dilaksanakan
Sabtu, 03 Juni 2017
DEIYAI - Turnamen perebutan piala Bupati Cup ke-I tahun 2017, siap dilaksanakan dua cabang olahraga, diantaranya Cabor Voli dan Cabor Futsal, akan berlangsung di Waghete, Kabupaten Deiyai. 
Pemda Diminta Terus Memberi Perhatian Serius Sektor Pendidikan
Rabu, 31 Mei 2017
DEIYAI – Dalam rangka membangun dan memajukan suatu daerah dan masyarakat di daerah, tentu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkwalitas, maka untuk meningkatkan kwalitas manusia tentu melalui...
STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru
Rabu, 31 Mei 2017
DEIYAI - Yayasan Emawa Owaada, sejak empat tahun lalu telah berupaya  mendirikan sebuah perguruan tinggi, yaitu STK Touye Papa di Waghete, Kabupaten Deiyai.
Intan Jaya kudeta klasemen dari Paniai
Rabu, 31 Mei 2017
JAYAPURA - Persintan Intan Jaya sukses mengkudeta klasemen sementara grup C Liga 3 zona Papua setelah mengalahkan Persipani Paniai dengan skor 1-0. Atas kemenangan ini Persintan langsung memimpin...
Panpil Dapil 12 Meepago Tetapkan 4 Lulus Calon Anggota MRP
Senin, 29 Mei 2017
DEIYAI - Setelah menjalani tahapan proses seleksi calon anggota MRP di masing-masing kabupaten, diantaranya Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, melalui Panitia Seleksi Pemilihan (Panpil) calon anggota...
Sebagian Penduduk Dogiyai Masih Pakai KTP Nasional
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Sebagian besar dari penduduk di Kabupaten Dogiyai masih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional. Bahkan masih ada warga yang menggunakan KTP Lokal (KTP lama berwarna kuning) yang...
Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya
Rabu, 17 Mei 2017
DOGIYAI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Dogiyai disebut lakukan pembiaran terhadap warganya sendiri. Pasalnya, sejauh ini banyak warga Dogiyai diintimidasi oleh...
Kadis Mabar Drop 31 Ton Beras
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Kepala Distrik Mapia Barat (Mabar), Kabupaten Dogiyai, Musa Kedeikoto, mendrop beras untuk rakyat miskin (Raskin) bagi masyarakat di wilayahnya, sebanyak 31 ton. Beras sebanyak itu untuk...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2