Tanggapi Isu Politik, PNS Dogiyai Diminta Setia Panca Prasetya KORPRI

DOGIYAI - Menanggapi berbagai isu yang berkembang saat ini di Kabupaten Dogiyai, tentang adanya surat edaran pemberhentian sementara Bupati Kabupaten Dogiyai, Drs. Thomas Tigi, yang berimbas pada terganggunya sistim birokrasi pemerintahan di Dogiyai, membuat Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan warga masyarakat bertanya-tanya apakah benar atau tidak surat edaran tersebut, dan akibat dari isu selebaran tersebut, membuat sejumlah PNS di lingkungan Pemda Dogiyai binggung dan bimbang kepada siapa harus dipercaya dan kepada siapa PNS Dogiyai harus loyal.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Bagian Humas Setda Dogiyai, Donatus Degei, S.Sos, saat ditemui wartawan, Senin (2/11) mengatakan, terkait dengan adanya beberapa isu yang bersifat politik dan berimbas kepada terganggunya sistim birokrasi pemerintah di Kabupaten Dogiyai, sebagai seorang PNS tetap harus berpegang teguh pada aturan pemerintah dan setia pada Panca Prasetya Korpri, dimana dari lima bunyi panca prasetya Korpri, tiga diantaranya berbunyi, menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara.
Kemudian, mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan. Serta, menegakkan kejujuran, keadilan dan disiplin serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme selaku abdi negara dan abdi masyarakat.
Kata Degei, setiap PNS harus taat kepada aturan dan undang-undang, dan Bupati Dogiyai, Drs. Thomas Tigi pernah menekankan kepada seluruh PNS di lingkungan Pemda Dogiyai untuk rajin masuk kantor dan berkerja untuk melayani masyarakat. Bahkan, bupati pernah mengatakan PNS yang tidak menjalankan tugas, uang kinerja dan gajinya pun bisa ditahan.
“Jadi isu yang berkembang saat ini, kita (PNS) harus taat kepada aturan, kita harus taat dan loyal kepada atasan kita. Kita tidak biasa mengambil kebijakan sendiri, makanya pegawai itu harus menjalankan tugas seperti biasa dan melayani masyarakat, dan itu adalah merupakan tugas seorang PNS, bukan ikut-ikutan menanggapi persoalan politik yang terjadi, dan PNS harus berada di tengah-tengah masyarakat, serta bersikap netral,” ungkapnya.
Lanjutnya, kedepan selaku Kabag Humas Setda Dogiyai menyarankan kepada PNS di lingkungan Pemda Dogiyai, ketika ada berbagai informasi atau selebaran apapun yang terkait langsung dengan sistim birokrasi pemerintahan, harus disampaikan dan diketahui oleh Humas dalam hal ini Kabag Humas. Karena, tugas Kabag Humas sebagai perpanjangan tangan dan corong bupati atau pemerintah dalam sistim birokrasi pemerintahan.
“Kita (PNS) tidak boleh menyerang pribadi seseorang atau menyudutkan nama baik seseorang lewat media sosial, seperti facebook dan lain sebagainya. Terkait dengan hal tersebut, selaku Kabag Humas Dogiyai, saya juga sudah mengedarkan surat kepada seluruh SKPD, untuk setiap artikel, opini ataupun berita harus dikroscek ulang sebelum dinaikkan di media, misalnya sumbernya harus jelas dari siapa, faktanya harus jelas, supaya jangan sampai media juga menjadi korban, dan Kabag Humas sebagai corong pemerintah juga ikut disalahkan,” tuturnya.
Oleh karena itu, ia berharap kedepan, setiap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD, harus menyurati kepada Bagian Humas, sehingga setiap kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh SKPD juga bisa diliput oleh Humas Pemda Dogiyai, yang nantinya akan disampaikan kepada masyarakat melalui media, baik elektronik maupun cetak, sehingga masyarakat juga juga mengetahui apa yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai.
Tambahnya, semua PNS di lingkungan Pemda Dogiyai untuk bersatu, menjalankan Tupoksi sebagai PNS dan bersama-sama memajukan Dogiyai menuju ‘Dogiyai Dou Ena’. Karena, Dogiyai Dou Ena tidak akan terwujud, apabila PNS masih mengedepankan sikap-sikap ego dan ikut berpolitik praktis.
“Kita (PNS) harus melayani masyarakat, bagaimana kita mau melayani masyarakat, kalau kita sendiri masih mementingkan sikap kepentingan pribadi, golongan dan kelompok. Saya yakin dan optimis, Dogiyai akan maju dan berkembang, jika PNS dan masyarakat saling bekerja sama, saling menjaga, dan saling mengasihi,” pungkasnya. (cad)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Mahasiswa Deiyai Berharap Pemerintah Deiyai Seriusi Penyediaan TPS
Selasa, 25 Juli 2017
DEIYAI - Mahasiswa asal Deiyai se-Kota Study Jayapura yang tergabung dalam forum peduli alam Deiyai, mengharapkan pemerintah Kabupaten Deiyai dapat seriusi dalam penyediaan tempat pembuangan sampah...
Warga Mauwa Proaktif Korvoi dari Quasi Menjadi Paroki
Sabtu, 03 Juni 2017
MOANEMANI – Pastor selaku penanggung jawab Kuwasi Santo Petrus Mauwa diakon Markus Auwe dan Sekretaris Herman Tebai bersama umat quasi Gereja Katolik Santo Petrus menggelar korvoi mengisi kegiatan...
Pejabat Koperasi UKM Papua Monitor Koperasi UKM Dogiyai
Sabtu, 03 Juni 2017
DOGIYAI – Perkembangan pembinaan, monitoring pelaksanaan revitalisasi koperasi yang ada di kabupaten Dogiyai, petinggi pejabat Propinsi Papua melakukan kunjungan ke Dogiyai. Monitoring kegiatan...
Turnamen Bupati Cup I, Siap Dilaksanakan
Sabtu, 03 Juni 2017
DEIYAI - Turnamen perebutan piala Bupati Cup ke-I tahun 2017, siap dilaksanakan dua cabang olahraga, diantaranya Cabor Voli dan Cabor Futsal, akan berlangsung di Waghete, Kabupaten Deiyai. 
Pemda Diminta Terus Memberi Perhatian Serius Sektor Pendidikan
Rabu, 31 Mei 2017
DEIYAI – Dalam rangka membangun dan memajukan suatu daerah dan masyarakat di daerah, tentu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkwalitas, maka untuk meningkatkan kwalitas manusia tentu melalui...
STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru
Rabu, 31 Mei 2017
DEIYAI - Yayasan Emawa Owaada, sejak empat tahun lalu telah berupaya  mendirikan sebuah perguruan tinggi, yaitu STK Touye Papa di Waghete, Kabupaten Deiyai.
Intan Jaya kudeta klasemen dari Paniai
Rabu, 31 Mei 2017
JAYAPURA - Persintan Intan Jaya sukses mengkudeta klasemen sementara grup C Liga 3 zona Papua setelah mengalahkan Persipani Paniai dengan skor 1-0. Atas kemenangan ini Persintan langsung memimpin...
Panpil Dapil 12 Meepago Tetapkan 4 Lulus Calon Anggota MRP
Senin, 29 Mei 2017
DEIYAI - Setelah menjalani tahapan proses seleksi calon anggota MRP di masing-masing kabupaten, diantaranya Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, melalui Panitia Seleksi Pemilihan (Panpil) calon anggota...
Sebagian Penduduk Dogiyai Masih Pakai KTP Nasional
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Sebagian besar dari penduduk di Kabupaten Dogiyai masih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional. Bahkan masih ada warga yang menggunakan KTP Lokal (KTP lama berwarna kuning) yang...
Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya
Rabu, 17 Mei 2017
DOGIYAI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Dogiyai disebut lakukan pembiaran terhadap warganya sendiri. Pasalnya, sejauh ini banyak warga Dogiyai diintimidasi oleh...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2