Masyarakat Dogiyai, Tunggu Hasil Putusan Final Perkara Korupsi Bansos di Jayapura

DOGIYAI - Sementara proses hukum Bupati Kabupaten Dogiyai berjalan, masyarakat Dogiyai menunggu putusan final dari Pengadilan Negeri Jayapura, karena masyarakat Dogiyai sangat mengharapkan kehadiran bupati  untuk memimpin daerahnya, untuk itu kami masyarakat Dogiyai meminta kepada Pengadilan Negeri segera memutuskan perkaranya.  
Agustinus Tebay aktivis prodemokrasi Papua mengatakan, kami masyarakat Dogiyai mau menerima Bupati kembali melayani kami masyarakat Dogiyai usai proses hukum dan masyarakat terus menerus memantau proses hukum yang sedang dijalani agar nantinya Bupati Thomas Tigi bisa kembali memimpin daerahnya yang sesuai dengan undang-undang dan norma masyarakat.


“Untuk itu kami masyarakat kabupaten Dogiyai meminta kepada Pengadilan Negeri Jayapura segera melakukan sidang putusan final ,” katanya keputusan vonis bebas karena kami mengikuti proses sidang-sidang sebelumnya hanya kesalahan administrasi (beda nomor rekening).
Tambahnya, yang disangkakan  Rp. 3.790.000.000 (Tiga milyar tujuh ratus sembilan puluh juta rupiah) dari rekening dana Bansos, namun nyatanya bukan dari dana Bansos tapi dana dari rekening penyelenggaraan pemerintahan sesuai bukti-bukti perkara dari jaksa penuntut umum.
Maka masyarakat sangat mengharapkan segera diputuskan vonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jayapura, agar Drs. Thomas Tigi kembali menjalankan tugasnya sebagai Bupati Kabupaten Dogiyai.
Ada beberapa kegiatan yang bupati laksanakan dari dana yang disangkakan yaitu kegiatan, pertama syukuran Bupati dan Wakil Bupati terpilih sesuai permintaan masyarakat Dogiyai. Uang syukuran pun dikeluarkan oleh panitia syukuran Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Kegiatan kedua digunakan dalam rangka laporan akhir tahun oleh BPKAD Kabupaten Dogiyai.
Yang ketiga SPPD untuk penyelenggaraan pemerintahan dalam hal ini Rakor  para bupati se Papua di Merauke berdasarkan RDG Gubernur Papua, kalau kegiatan bupati seperti Rakor itu kaitannya dengan pembangunan, maka Bupati Dogiyai libatkan/ikut sertakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda dan Kepala BPKAD kabupaten Dogiyai, mereka menggunakan dana dari penyelenggaraan pemerintahan yang salah penempatan dibawah Bansos.
Kemudian ada kegiatan lain yang digunakan pada Dinas kesehatan, Dinas Pendidikan sesuai dengan keperluan masing-masing dinas. Jadi temuan BPKP Rp.3.790.000.000, bukan tiga puluh dua milyar yang diisukan publik.
Dari penegak hukum tuntut bupati segera mengembalikan ke kas negara sesuai nilai temuan BPKP, maka Bupati sudah kembalikan dana tersebut lewat BPD satu milyar dan dua milyar tujuh ratus sembilan puluh juta rupiah Bupati kembalikan ke kejaksaan. Oleh karena itu kami masyarakat Dogiyai mengharapkan segera lakukan sidang putuskan vonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jayapura karena kami masyarakat Dogiyai sangat merindukan kehadiran Bupati Dogiyai (Thomas Tigi) menjalankan tugasnya sebagai Bupati Kabupaten Dogiyai.
Tafsiran semua orang bahwa Bupati Dogiyai sudah kembalikan uang yang disangkakan itu menjadi bukti otentik bahwa benar-benar terbukti Korupsi tetapi itu salah tafsiran karena proses hukum yang sementara jalani adalah Hukum Pidana bukan Perdata.
Menurutnya, kalau proses hukum perdata, pengembalian uang tersebut bisa dijadikan bukti autentik, tapi sementara jalani proses hukum adalah proses hukum pidana, maka sudah kembalikan uang yang disangkakan sesuai temuan BPKP berarti tidak bisa menjadikan bukti otentik karena uang tersebut sudah dikembalikan ke kas negara atau Bupati sudah bertanggung jawab atas kerugian negara. (ris)

Add comment


Security code
Refresh

Menekan Tingkat Pencurian Aset Kantor, Perlu Pengawasan Ketat
Jumat, 22 September 2017
DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai telah membangun sejumlah Kantor OPD di lokasi perkantoran Tigido, Waghete, dengan menggunakan anggaran yang cukup besar jumlahnya, namun asset kantor pada...
IMAGE Warga Tigi Barat Meriahkan HUT ke-10
Jumat, 22 September 2017
WAGHETE – Warga Tigi Barat memeriahkan HUT ke-10 yang dimekarkan dari Kabupaten Paniai pada tahun 2008 silam. Kegiatan HUT yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Distrik Tigi Barat, tanggal 19...
Pemdis Tibar Telah Salurkan Raskin ke-22 Kampung
Senin, 04 September 2017
DEIYAI – Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) di Distrik Tigi Barat (Tibar), Kabupaten Deiyai telah disalurkan ke 22 kampung yang ada di wilayah ini berdasarkan data warga yang ada di masing-masing...
Warga Suku Kamoro Klaim Masuk Wilayah Distrik Kapiraya
Senin, 04 September 2017
DEIYAI – Sebagian besar warga Suku Kamoro yang mendiami di perbatasan  Deiyai - Mimika, mengklaim akan masuk di wilayah kabupaten Deiyai. Mereka berkeinginan untuk masuk jadi warga Deiyai, karena...
Secilius Kedeikoto: “Saya Baru Diangkat Jadi Pimpinan Kantor Koperasi dan UKM Dogiyai”
Senin, 04 September 2017
DOGIYAI – Mantan Kepala Distrik Mapia Tengah (Mateng) dan Mapia Barat (Mabar) Secilius Kedeikoto, SE, sekarang menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai. 
A. Zonggonau: Incamben Menang Pilkada Intan Jaya Karena Kena Peraturan
Minggu, 03 September 2017
INTAN JAYA – Pilkada di Kabupaten Intan Jaya merupakan salah satu Pilkada yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam tahap ke II yang telah selesai dengan berbagai masalah. Namun,...
Pemda Diharapkan Buka Rute Subsidi Pesawat Kecil Deiyai-Kapiraya
Minggu, 03 September 2017
DEIYAI - Sesuai kondisi wilayah yang ada, terutama jangkauan medan dari ibukota Distrik Kapiraya ke Deiyai yang begitu jauh dan tidak adanya akses jalan darat yang dibangun untuk menyambungkan dari...
Komisi B DPRD Dogiyai Akan Gelar Pertemuan Segitiga
Minggu, 03 September 2017
NABIRE – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai akan menggelar pertemuan segitiga antara eksekutif yang melibatkan Bupati Dogiyai, Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan...
Perlu Penegasan Dinas Terkait terhadap Tenaga Guru di Kapiraya
Senin, 28 Agustus 2017
DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui dinas terkait telah membangun sebuah gedung Sekolah Dasar (SD) di Ibukota Distrik Kapiraya, namun hingga saat ini tampaknya tenaga guru yang pemerintah...
Diharapkan Pemkab Bangun Kantor Distrik Kapiraya yang Layak
Senin, 28 Agustus 2017
DEIYAI – Dengan melihatnya kondisi Kantor Distrik Kapiraya, Kabupayen Deiyai yang sangat memprihatinkan dan bangunannya rusak berat, maka diharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai dapat...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2