Sepuluh Tewas dari Laka Tunggal Truk di Dogiyai

 

NABIRE – Kecelakaan (Laka) tunggal yang terjadi pada sebuah truk di jalan kampung, Jalan Baru Kampung Kimupugi Distrik Kamuu, Dogiyai yang menewaskan sekitar sembilan 9 orang ditambah dengan pengemudi truk, diduga lantaran melebihi atau over kapasitas muatan. Data dan sesuai keterangan pihak Polres Nabire melalui Satuan Lalu Lintas disebutkan, truk tersebut awalnya bermuatan pasir penuh untuk kegiatan pembangunan salah satu gereja di daerah tersebut.

 

 

Dalam perjalanan, sesuai keterangan Kasat Lantas Polres Nabire AKP Ramli Sihombing, pasca digelarnya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu kemarin oleh anggotanya, truk yang bermuatan pasir tersebut dicegat beberapa orang untuk numpang naik.

 

Kabarnya dan masih sesuai informasi yang diterima media ini, supir truk tersebut menolak untuk ditumpangi lantaran telah bermuatan pasir penuh, namun sejumlah masyarakat ini tetap nekad dan meminta untuk menumpang. Alhasil, lantaran karena melebihi muatan, saat ditanjakan Jalan Baru Kampung Kimupugi truk terbalik, dengan posisi keempat roda berada diatas. Sehingga menyebabkan, penumpang yang memaksa menumpang lainnya Meninggal Dunia (MD). Dikabarkan ada sekitar 9 orang meninggal, dan rata-rata para korban berumur 9 – 15 tahun atau para pelajar.

 

Dan masih seusai keterangan Kasat Lantas Polres Nabire, diduga ada sekitar 20an orang yang menumpang di kendaraan atau truk tersebut. Pasalnya, dari catatan yang diterima dari Satlantas Polres Nabire yang melakukan olah TKP, ada 9 orang meninggal, satu (1) orang luka berat dan 6 orang luka ringan dan beberapa orang lainnya dikabarkan tidak teridentivikasi.

 

Selain 9 orang meninggal, dikabarkan sopir truk berinisial MA (31 tahun) juga meninggal dunia dan pada hari Rabu kemarin telah dimakamkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan pihak Satlantas Polres Nabire. Hal ini dikarenakan, supir tidak memiliki sanak saudara atau family dekat di Nabire maupun Dogiyai dan korban diketahui merantau sendiri.

 

Masih sesuai data yang diterima media ini, kecelakaan maut ini terjadi tepatnya hari Selasa (siang), 2 Mei 2017 sekitar pukul 12.50 WIT di Moanemani Kabupaten Dogiyai. Dikabarkan pula truk awalnya dari Ekemanida yang akan menuju Kampung Egebutu, Distrik Dogiyai dan terbalik lantaran tidak mampu menanjak akibat melebihi muatan.(wan)

 

Add comment


Security code
Refresh

Sebagian Penduduk Dogiyai Masih Pakai KTP Nasional
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Sebagian besar dari penduduk di Kabupaten Dogiyai masih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional. Bahkan masih ada warga yang menggunakan KTP Lokal (KTP lama berwarna kuning) yang...
Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya
Rabu, 17 Mei 2017
DOGIYAI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Dogiyai disebut lakukan pembiaran terhadap warganya sendiri. Pasalnya, sejauh ini banyak warga Dogiyai diintimidasi oleh...
Kadis Mabar Drop 31 Ton Beras
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Kepala Distrik Mapia Barat (Mabar), Kabupaten Dogiyai, Musa Kedeikoto, mendrop beras untuk rakyat miskin (Raskin) bagi masyarakat di wilayahnya, sebanyak 31 ton. Beras sebanyak itu untuk...
11 Calon Anggota MRP Dapil Dogiyai Ditetapkan
Senin, 15 Mei 2017
DOGIYAI - Musyawarah pemilihan lanjutan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) pada Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Dogiyai telah menetapkan calon anggota MRP hasil musyawarah, Kamis siang 4 mei 2017,...
9 Korban Truk Maut, Dimakamkan 1 Liang Kubur
Minggu, 07 Mei 2017
  NABIRE – Sembilan pelajar korban truk maut di Jalan Baru Kampung Kimupugi, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, pada Rabu (3/5) siang akhirnya dimakamkan. Mereka dimakamkan dalam satu liang kubur di...
Mote: Pembangunan untuk Kampung Kami Utamakan
Minggu, 07 Mei 2017
Deiyai – Kepala Distrik Tigi Stepanus Mote, S.Sos mengatakan, pembangunan untuk kampung kami utamakan mulai dari jembatan, balai, kantor masyarakat kampung. Untuk memprioritaskan peningkatkan...
APBN Program 20 Kampung 2016 Sudah Terlaksana
Minggu, 07 Mei 2017
DEIYAI - Pertanggungjawaban APBN program 20 kampung tahun 2016 sudah terlaksana dengan baik. Dengan adanya program dari pemerintah pusat yakni Presiden Joko Widodo, maka kampung di Distrik Tigi...
Sekjen Imasepa: Pemda dan Legislatif tidak Konsisten terhadap Pelayanan Publik
Minggu, 07 Mei 2017
DOGIYAI - Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa se Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA JABAR) Leonardus O. Magai menyatakan kecelakaan truk pengangkut pasir yang ditumpangi anak-anak pada Selasa 2...
Misa Kudus HUT ke 65 Gereja Santo Silvius Litani Aiyatei Deiyai Digelar
Minggu, 07 Mei 2017
DEIYIA - Umat dan jemaat Gereja Katolik Santo Silvius Litani, Kampung Ayatei Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, menggelar Misa Kudus Pengucapan Syukur HUT ke 65 Gereja Katolik Santo Silvius,...
Penolakan Berkas Balon MRP dari WKRI Deiyai Dipertanyakan?
Kamis, 27 April 2017
NABIRE – Penolakan berkas Bakal Calon (Balon) anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk daerah pemilihan atau daerah asal Kabupaten Deiyai dari perwakilan organisasi perempuan Wanita Katolik...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2