25 Anggota DPRD Terpilih Paniai Minta Segera Dilantik

NABIRE - Salah satu anggota DPRD Kabupaten Paniai terpilih, Martinus Keiya, SP dari Partai Golongan Karya, meminta Bupati Paniai, untuk segera melantik 25 anggota DPRD Kabupaten Paniai Terpilih Periode 2014 -2019. Sesuai hasil Rapat Pleno Penetapan KPUD Kabupaten Paniai tanggal 23 Mei 2014 di Aula Uwatawogi Kabupaten Paniai. 

 

Pada saat pleno penetapan yang dibacakan KPUD Kabupaten Paniai, setiap elemen yang hadir pada saat pleno, menerima dengan lapang dada dan tidak ada yang dipermasalahkan mengenai pleno penetapan tersebut. 

Kata Keiya, pelantikan DPRD Kabupaten Paniai terpilih 2014–2019 harus segera dilaksanakan. Agar fungsi kelembagaan DPRD sebagai Legislatif berjalan dengan baik. Mengingat Kabupaten Paniai saat ini mempunyai banyak persoalan yang harus diselesaikan dan sifatnya mendesak. Oleh karena itu, anggota DPRD Paniai Periode 2014-2019 harus segera dilantik, dan tidak bisa ditunda lagi. 

“Saya selaku anggota DPRD Kabupaten Paniai yang terpilih untuk priode 2014-2019 meminta Bupati Paniai untuk segera melantik 25 anggota DPRD Paniai yang terpilih pada Pemilu Legislatif lalu. Dan tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun, terkait dengan hasil Pleno Penetapan 25 anggota DPRD Paniai yang sudah diplenokan oleh KPU Paniai tanggal 23 Mei 2014,” tegasnya. 

Lanjutnya, pada saat ini menurut informasi bahwa SK pelantikan anggota DPRD Paniai telah berada di meja Asisten I Setda Provinsi Papua, Bidang Pemerintahan. Maka Bupati Paniai tidak boleh mengintervensi lagi hasil Pleno Penetapan yang sudah ditetapkan KPUD Paniai pada tanggal 23 Mei 2014 lalu. 

“Saya selaku anggota DPRD Paniai terpilih dari Partai Golkar Dapil 2 meminta agar tidak boleh ada intervensi atau perubahan nama-nama anggota terpilih di Partai Golkar. Yang akan dilantik nanti, harus sesuai dengan hasil pleno penetapan oleh KPUD, di luar itu tidak boleh, apalagi mau merubah nama anggota DPRD terpilih dari Partai Golkar, jangan coba-coba merubah hal itu,” paparnya. 

Menurutnya, saat ini ada oknum-oknum tertentu yang ingin merubah perolehan suara dari partai lain ke Partai Golkar, itu tidak bisa. Karena tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini. 

“Kalau ada yang merubah, dari partai satu bisa pindahkan suara ke partai lain, itu bukan aturan, itu menabrak aturan. Karena itu namanya partai makan partai, apalagi ada yang mengatakan bahwa Martinus Keiya harus diganti dengan orang yang berinisial DK, itu tidak benar. Dan sesuai dengan hasil Pleno Penetapan KPU Paniai bahwa saya masuk dalam 25 anggota DPRD terpilih. Jadi apa alasannya saya mau digeser dengan orang lain, yang notabenenya dia dari Partai lain, itu tidak benar, kita harus menjunjung tinggi aturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini,” ungkap Martinus Keiya.

Dirinya mempertanyakan soal SK Pelantikan Anggota DPRD Baru yang Terpilih Kabupaten Paniai 2014-2019 yang saat ini berada di mana ? Dirinya juga mengatakan 25 anggota DPRD baru yang terpilih Kabupaten Paniai masih bingung. Karena hingga saat ini SK Pelantikan tersebut tidak jelas. Dan pada saat berada di Jayapura, tepatnya di ruangan Asisten I Setda Provinsi Papua pada tanggal 22 Desember 2014 yang lalu, Asisten I mengatakan bahwa hasil Pleno Penetapan 25 anggota DPRD Terpilih Kabupaten Paniai, sudah tidak ada masalah dan segera dilantik.

“Soal pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Paniai periode 2014–2019, diibaratkan seperti permainan bola ping pong yang sementara ini, diofor kesana dan kemari, untuk mencari tempat kemenangannya, tetapi pimpinan daerah tidak melalui jalur hukum yang sedang di perjuangkan, sehingga masyarakat kabupaten Paniai meminta dengan hormat di percepatkan pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Paniai yang telah di tetapkan sesuai dengan hasil pleno KPUD Kabupaten Paniai,” pungkasnya. (cad)

 

Add comment


Security code
Refresh

Sebagian Penduduk Dogiyai Masih Pakai KTP Nasional
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Sebagian besar dari penduduk di Kabupaten Dogiyai masih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional. Bahkan masih ada warga yang menggunakan KTP Lokal (KTP lama berwarna kuning) yang...
Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya
Rabu, 17 Mei 2017
DOGIYAI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Dogiyai disebut lakukan pembiaran terhadap warganya sendiri. Pasalnya, sejauh ini banyak warga Dogiyai diintimidasi oleh...
Kadis Mabar Drop 31 Ton Beras
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Kepala Distrik Mapia Barat (Mabar), Kabupaten Dogiyai, Musa Kedeikoto, mendrop beras untuk rakyat miskin (Raskin) bagi masyarakat di wilayahnya, sebanyak 31 ton. Beras sebanyak itu untuk...
11 Calon Anggota MRP Dapil Dogiyai Ditetapkan
Senin, 15 Mei 2017
DOGIYAI - Musyawarah pemilihan lanjutan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) pada Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Dogiyai telah menetapkan calon anggota MRP hasil musyawarah, Kamis siang 4 mei 2017,...
9 Korban Truk Maut, Dimakamkan 1 Liang Kubur
Minggu, 07 Mei 2017
  NABIRE – Sembilan pelajar korban truk maut di Jalan Baru Kampung Kimupugi, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, pada Rabu (3/5) siang akhirnya dimakamkan. Mereka dimakamkan dalam satu liang kubur di...
Mote: Pembangunan untuk Kampung Kami Utamakan
Minggu, 07 Mei 2017
Deiyai – Kepala Distrik Tigi Stepanus Mote, S.Sos mengatakan, pembangunan untuk kampung kami utamakan mulai dari jembatan, balai, kantor masyarakat kampung. Untuk memprioritaskan peningkatkan...
APBN Program 20 Kampung 2016 Sudah Terlaksana
Minggu, 07 Mei 2017
DEIYAI - Pertanggungjawaban APBN program 20 kampung tahun 2016 sudah terlaksana dengan baik. Dengan adanya program dari pemerintah pusat yakni Presiden Joko Widodo, maka kampung di Distrik Tigi...
Sekjen Imasepa: Pemda dan Legislatif tidak Konsisten terhadap Pelayanan Publik
Minggu, 07 Mei 2017
DOGIYAI - Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa se Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA JABAR) Leonardus O. Magai menyatakan kecelakaan truk pengangkut pasir yang ditumpangi anak-anak pada Selasa 2...
Misa Kudus HUT ke 65 Gereja Santo Silvius Litani Aiyatei Deiyai Digelar
Minggu, 07 Mei 2017
DEIYIA - Umat dan jemaat Gereja Katolik Santo Silvius Litani, Kampung Ayatei Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, menggelar Misa Kudus Pengucapan Syukur HUT ke 65 Gereja Katolik Santo Silvius,...
Penolakan Berkas Balon MRP dari WKRI Deiyai Dipertanyakan?
Kamis, 27 April 2017
NABIRE – Penolakan berkas Bakal Calon (Balon) anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk daerah pemilihan atau daerah asal Kabupaten Deiyai dari perwakilan organisasi perempuan Wanita Katolik...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2