Panpel Calon MRP Paniai Tetapkan 4 Orang Lolos

NABIRE - Setelah melalui tahapan seleksi, Panitia Pemilihn (Panpel) Calon Anggota MRP Kabupaten Paniai menetapkan empat orang, masing-masing 3 orang dari pewakilan adat dan seorang dari perwakilan perempuan. Ketiga calon anggota MRP wilayah XI (Meepago) Kabupaten Paniai dari perwakilan adat tersebut adalah Pilemon Gobai, SE, Yos Nawipa, Edmondus Pigai, SH, sedang seorang dari perwakilan perempuan adalah Maria Gobai, S.Sos.

 

Keempat calon anggota MRP Wilayah XI (Meepago) dinyatakan lolos oleh Panpel dari 9 orang dalam tahap seleksi sebelumnya.

Ketua Panpel Calon Anggota MRP Wilayah XI Kabupaten Paniai, Yance Yeimo, S.Th, didampingi Sekretaris Panpel Yance Boma, Bc.Ak dan Anggota Panwas Panpel Nato, kepada Papuapos Nabire saat bertandang ke Redaksi Papuapos Nabire, Jum’at (6/5) kemarin mengatakan, dasar pelaksanaan MRP adalah UU Perdasus Nomor 14 Tahun 2016 tentang MRP.

“MRP pertama dan kedua telah dilaksanakan, sedangkan kali ini merupakan jilid ke-3 (periode 2016-2021).Tugas MRP ada 3, pertama menata pemerintahan daerah, kedua mengawasi tahapan Pilkada yang dilaksanakan di Provinsi Papua salah satunya harus orang Asli Papua, dan ketiga melihat perimbangan daerah dan pusat, bagaimana menyatukan hak-hak adat orang Asli Papua,” terangnya.

Diterangkan Yance Yeimo, nantinya akan terpilih 53 orang dari  5 perwakilan wilayah, yakni Meepago, Saireri, Laanim, Lepago, dan Tabi.

Lanjutnya, kursi terbanyak yakni 13 kursi untuk perwakilan wilayah Lapago. Sedangkan untuk wilayah Meepago 6 kursi (4 kursi untuk Nabire, Dogiyai dan Deiyai), sedangkan 2 kursi perwakilan dari Paniai, Intan Jaya dan Mimika).

Terkait seleksi yang dilakukan, Panpel telah memulai tahapan seleksi mulai tanggal 12 April. Minggu pertama pendaftaran, minggu kedua peserta mengikuti persyaratan dan mengembalikan berkas.

“Panpel melakukan 3 hal, pertama verifikasi berkas, test tertulis dan ketiga test wawancara. Semua pelamar berjumlah 13 orang. Tiga orang abstain dan 9 orang lolos verifikasi administrasi,” terangnya.

Setelah melakukan seleksi akhir, akhirnya terpilih 4 orang, 3 dari unsur adat dan seorang dari unsur perempuan.

Dikatakan Ketua Panpel, selama proses seleksi, Panpel melaksanakan secara transparan. “Kami mengeluarkan beberapa surat, diantaranya surat pemberitahuan kepada masyarakat umum, kedua kepada akademisi, sehingga pendaftaran dilakukan secara terbuka,” katanya.

Sedangkan Sekretaris Panpel Yance Boma menyatakan secara umum, seleksi berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan. Bila ada kendala itu hanya pada masalah transfortasi akibat jarak tempuh karena para pendaftar harus mengurus surat di Pengadilan Negeri Nabire.

“Karena para pendaftar harus mengurus surat di PN Nabire, kami memberikan kesempatan selama tiga hari, setelah mereka memasukan berkas, Panpel melakukan verifikasi berkas. Dari 13 pelamar (12 dari unsur adat dan satu dari unsur perempuan), setelah diverifikasi 9 orang itu yang lolos syarat administrasi. Dan dari 9 itu 3 dari unsur adat dan satu dari unsur perempuan yang memenuhi syarat,” paparnya.

Lanjutnya, dari 4 orang calon anggota MRP Wilayah XI Kabupaten Paniai akan dinaikkan ke tingkat Koordinator MRP wilayah XI di Kabupaten Mimika, dari situ akan dilakuakn pemilihan tahap kedua selanjutnya dinaikkan ke tingkat provinsi untuk dilakukan pemilihan nomor urut dan dinaikkan ke Gubernur Papua untuk menentukan 53 anggota MRP periode 2016 - 2021.

Sementara anggota Panwas Panpel, Nato menyatakan seleksi yang dilakukan Panpel berjalan baik mulai dari tahap pembukaan pendaftaran hingga tahap akhir yang meloloskan 4 orang calon anggota MRP wilayah XI (Meepago) Kabupaten Paniai.

Terkait Panwas Panpel, Nato mengatakan ada 3 anggota Panwas, masing-masing dari Kejaksaaan, Kepolisian dan Masyarakat. Namun yang aktif hanya dua orang mengingat anggota dari Kejaksaan berdomisili di Nabire, sehingga dua orang anggota Panwas Panpel yang aktif mengawasai hingga tahap akhir. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Menekan Tingkat Pencurian Aset Kantor, Perlu Pengawasan Ketat
Jumat, 22 September 2017
DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai telah membangun sejumlah Kantor OPD di lokasi perkantoran Tigido, Waghete, dengan menggunakan anggaran yang cukup besar jumlahnya, namun asset kantor pada...
IMAGE Warga Tigi Barat Meriahkan HUT ke-10
Jumat, 22 September 2017
WAGHETE – Warga Tigi Barat memeriahkan HUT ke-10 yang dimekarkan dari Kabupaten Paniai pada tahun 2008 silam. Kegiatan HUT yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Distrik Tigi Barat, tanggal 19...
Pemdis Tibar Telah Salurkan Raskin ke-22 Kampung
Senin, 04 September 2017
DEIYAI – Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) di Distrik Tigi Barat (Tibar), Kabupaten Deiyai telah disalurkan ke 22 kampung yang ada di wilayah ini berdasarkan data warga yang ada di masing-masing...
Warga Suku Kamoro Klaim Masuk Wilayah Distrik Kapiraya
Senin, 04 September 2017
DEIYAI – Sebagian besar warga Suku Kamoro yang mendiami di perbatasan  Deiyai - Mimika, mengklaim akan masuk di wilayah kabupaten Deiyai. Mereka berkeinginan untuk masuk jadi warga Deiyai, karena...
Secilius Kedeikoto: “Saya Baru Diangkat Jadi Pimpinan Kantor Koperasi dan UKM Dogiyai”
Senin, 04 September 2017
DOGIYAI – Mantan Kepala Distrik Mapia Tengah (Mateng) dan Mapia Barat (Mabar) Secilius Kedeikoto, SE, sekarang menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dogiyai. 
A. Zonggonau: Incamben Menang Pilkada Intan Jaya Karena Kena Peraturan
Minggu, 03 September 2017
INTAN JAYA – Pilkada di Kabupaten Intan Jaya merupakan salah satu Pilkada yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam tahap ke II yang telah selesai dengan berbagai masalah. Namun,...
Pemda Diharapkan Buka Rute Subsidi Pesawat Kecil Deiyai-Kapiraya
Minggu, 03 September 2017
DEIYAI - Sesuai kondisi wilayah yang ada, terutama jangkauan medan dari ibukota Distrik Kapiraya ke Deiyai yang begitu jauh dan tidak adanya akses jalan darat yang dibangun untuk menyambungkan dari...
Komisi B DPRD Dogiyai Akan Gelar Pertemuan Segitiga
Minggu, 03 September 2017
NABIRE – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai akan menggelar pertemuan segitiga antara eksekutif yang melibatkan Bupati Dogiyai, Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan...
Perlu Penegasan Dinas Terkait terhadap Tenaga Guru di Kapiraya
Senin, 28 Agustus 2017
DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui dinas terkait telah membangun sebuah gedung Sekolah Dasar (SD) di Ibukota Distrik Kapiraya, namun hingga saat ini tampaknya tenaga guru yang pemerintah...
Diharapkan Pemkab Bangun Kantor Distrik Kapiraya yang Layak
Senin, 28 Agustus 2017
DEIYAI – Dengan melihatnya kondisi Kantor Distrik Kapiraya, Kabupayen Deiyai yang sangat memprihatinkan dan bangunannya rusak berat, maka diharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai dapat...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2