Peter Worabay Minta PAP Buang Sikap Iri Hati Sesama Pengusaha Kontruksi

NABIRE - Direktur PT. Sinar Sukses Papua (SSP), Peter Worabay yang didampingi Wakil Direktur PT. Sinar Sukses Papua (SSP), Titi Yuliana Marey, S.Pd.K saat menghadiri pertemuan yang dilakukan oleh BBPJN XVIII Satker wilayah VII Nabire dan Satker wilayah VIII Paniai, Senin (27/3) mengatakan bahwa dirinya bisa ikut bersaing secara sehat dan sesuai aturan melalui proses lelang terbuka, bukan langsung secara tiba-tiba dirinya bisa berhasil menjadi kontraktor penuh dan berhak mengikuti proses lelang terbuka yang dilakukan oleh BBPJN XVIII Satker Wilayah VII Nabire, cukup lama dirinya menjadi Sub Kontraktor (Subkon).


“Kami cukup lama menjadi Subkon, baru bisa menjadi kontraktor. Jadi, kita ini bisa mampu bersaing dengan kontraktor-kontraktor lain, karena kami melalui proses aturan. Tidak ada kami main mata dengan Satker. Jadi kami Pengusaha Asli Papua (PAP) betul-betul diberdayakan, intinya urus persyaratan lengkap, urus ijin dan ikut tender, buang semua sikap iri hati atau cemburu antara kita pengusaha konstruksi asli Papua, Papua tidak akan maju jika membawa pikiran-pikiran seperti itu,” ungkapnya.
Lanjutnya, pikiran-pikiran iri hati atau cemburu terhadap sesama pengusaha kontruksi asli Papua tidak akan mampu membangun Papua. Sekarang jamannya bersaing secara sehat, siapapun dia ketika mampu melakukan pekerjaan dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan oleh Satker, pasti dia akan sukses dan pasti akan diberikan pekerjaan lagi.
“Sekarang saatnya pengusaha atau kontraktor asli Papua, khususnya yang berada di wilayah Nabire, mari tunjukkan kualitas kerja. Lengkapi persyaratan, ikut tender, dapat pekerjaan, kerja dengan benar dan jangan jual pekerjaan. Banyak catatan-catatan dari Balai yang mengatakan banyak pengusaha-pengusaha Papua jual pekerjaan. Di Nabire juga begitu banyak teman-teman kita yang jual pekerjaan. Jangan datang menangis-menangis disini minta pekerjaan di balai, setelah dikasih pekerjaan tidak diselesaikan, baru marah orang Satker lagi, baru salahkan orang lain lagi. Mari kita evaluasi untuk perbaikan kita pengusaha kontruksi asli Papua kedepan,” ujarnya.
Peter menambahkan, untuk membangun negeri kita (Papua) sendiri, harus dimulai dari diri kita terlebih dahulu, saling mendukung, saling membantu dan buang sikap iri hati atau cemburu terhadap sesama pengusaha kontruksi. Perlu diketahui, semua pengusaha kontruksi asli Papua, khususnya yang berada di Satker wilayah VII Nabire tidak ada permainan apapun dengan orang balai atau Satker, kita profesional, tidak ada istilah tender atau kontrak proyek itu sudah diatur sebelum proses pelelangan dilakukan, itu tidak benar. Dan proses lelang atau tender proyek yang dilakukan oleh Satker,sekarang sudah dilakukan secara terbuka dan online. Siapapun dia, ketika mempunyai kualifikasi dan persyaratan yang sesuai dengan administrasi pelelangan proyek dan mampu bekerja, serta bertanggung jawab, pasti akan diberikan pekerjaan.
“Siapa yang bekerja baik, pasti dia dapat pekerjaan. Siapa yang bertanggung jawab dengan pekerjaan yang diberikan pasti dia akan mendapat pekerjaan, jadi tidak ada istilah main mata atau bayar kah, itu tidak ada. Yang ada kita urus persyaratan, kita ikut tender secara terbuka, ya siapa yang dianggap mampu dan lolos kualifikasi persyaratan pasti diberikan pekerjaan,” pungkasnya. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Mahasiswa Deiyai Berharap Pemerintah Deiyai Seriusi Penyediaan TPS
Selasa, 25 Juli 2017
DEIYAI - Mahasiswa asal Deiyai se-Kota Study Jayapura yang tergabung dalam forum peduli alam Deiyai, mengharapkan pemerintah Kabupaten Deiyai dapat seriusi dalam penyediaan tempat pembuangan sampah...
Warga Mauwa Proaktif Korvoi dari Quasi Menjadi Paroki
Sabtu, 03 Juni 2017
MOANEMANI – Pastor selaku penanggung jawab Kuwasi Santo Petrus Mauwa diakon Markus Auwe dan Sekretaris Herman Tebai bersama umat quasi Gereja Katolik Santo Petrus menggelar korvoi mengisi kegiatan...
Pejabat Koperasi UKM Papua Monitor Koperasi UKM Dogiyai
Sabtu, 03 Juni 2017
DOGIYAI – Perkembangan pembinaan, monitoring pelaksanaan revitalisasi koperasi yang ada di kabupaten Dogiyai, petinggi pejabat Propinsi Papua melakukan kunjungan ke Dogiyai. Monitoring kegiatan...
Turnamen Bupati Cup I, Siap Dilaksanakan
Sabtu, 03 Juni 2017
DEIYAI - Turnamen perebutan piala Bupati Cup ke-I tahun 2017, siap dilaksanakan dua cabang olahraga, diantaranya Cabor Voli dan Cabor Futsal, akan berlangsung di Waghete, Kabupaten Deiyai. 
Pemda Diminta Terus Memberi Perhatian Serius Sektor Pendidikan
Rabu, 31 Mei 2017
DEIYAI – Dalam rangka membangun dan memajukan suatu daerah dan masyarakat di daerah, tentu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkwalitas, maka untuk meningkatkan kwalitas manusia tentu melalui...
STK Touye Papa Deiyai Memiliki Gedung Asrama Mahasiswa Baru
Rabu, 31 Mei 2017
DEIYAI - Yayasan Emawa Owaada, sejak empat tahun lalu telah berupaya  mendirikan sebuah perguruan tinggi, yaitu STK Touye Papa di Waghete, Kabupaten Deiyai.
Intan Jaya kudeta klasemen dari Paniai
Rabu, 31 Mei 2017
JAYAPURA - Persintan Intan Jaya sukses mengkudeta klasemen sementara grup C Liga 3 zona Papua setelah mengalahkan Persipani Paniai dengan skor 1-0. Atas kemenangan ini Persintan langsung memimpin...
Panpil Dapil 12 Meepago Tetapkan 4 Lulus Calon Anggota MRP
Senin, 29 Mei 2017
DEIYAI - Setelah menjalani tahapan proses seleksi calon anggota MRP di masing-masing kabupaten, diantaranya Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, melalui Panitia Seleksi Pemilihan (Panpil) calon anggota...
Sebagian Penduduk Dogiyai Masih Pakai KTP Nasional
Rabu, 17 Mei 2017
NABIRE – Sebagian besar dari penduduk di Kabupaten Dogiyai masih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional. Bahkan masih ada warga yang menggunakan KTP Lokal (KTP lama berwarna kuning) yang...
Pemda dan DPRD Dogiyai Dinilai Tak Peduli dengan Warganya
Rabu, 17 Mei 2017
DOGIYAI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Dogiyai disebut lakukan pembiaran terhadap warganya sendiri. Pasalnya, sejauh ini banyak warga Dogiyai diintimidasi oleh...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2