Forum Komunikasi Intelektual Tolak Pilkada Ulang di Puncak Jaya

PUNJAK JAYA - Ketua Forum Komunikasi Intelektual Puncak Jaya, Pilemon Tabuni, menyatakan menolak permohonan Pilkada Ulang di Puncak Jaya. Menurutnya, masyarakat sudah mengikuti pesta demokrasi dengan baik, berjalan aman dan lancar, tidak ada masalah.

“'Masyarakat punya tugas sampaikan hak pilih sudah selesai. Soal rekapitulasi itu murni wewenang penyelenggara, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU),”' ujar Pilemon.

Masalah penyelenggaraan tidak ada soal, semua berjalan lancar. Menurutnya, masalah ada dalam rumah KPU sendiri. “'TerserahKPU kabupaten, KPU provinsi dan KPU pusat, apakah 6 distrik mau dihitung atau tidak itu wewenang mereka, keputusan apapun masyarakat terima,” ujarnya.

Dikatakannya, bahwa tahapan penyelenggaraan Pilkada Puncak Jaya sudah berlangsung sesuai perundang-undangan yang ada. Jadi tidak mungkin untuk dibuat Pilkada ulang tanpa alasan yang jelas. “'Tidak bisa menekan KPU Provinsi Papua, untuk keluar dari pentahapan. Tahapan Pilkada ulang sudah lewat. Dan tidak bisa dalam jumlah yang sangat banyak, yakni 31.240 suara di enam distrik,” ungkapnya.

Menurut Pilemon, kini saatnya menunggu keputusan final dari KPU itu sendiri. Masyarakat, pemerintah dan pihak TNI/Polri sudah bekerja maksimal di Puncak Jaya dan hasilnya seperti kita saksikan bersama, yakni berlangsung aman dan damai.

Sehingga menurut pendapatnya, Pilkada Puncak Jaya secara umum sudah berlangsung baik sebagai mana mestinya. Hanya soal definisi rekapitulasi, itu sepenuhnya ada dalan wewenang KPU. “'Jadi kepada masyaakat untuk bersabar, bagaimana keputusan final KPU pusat soal ini. Kita beri kepercayaan kepada mereka,”' kata Pilemon.

Pilemon menjelaskan, bahwa kasus yang terjadi di Pilkada Puncak Jaya terbilang unik. Menurutnya mungkin ini baru pertama kali di Indonesia. Yakni masalahnya terdapat dalam penafsiran rekapitulasi atau penghitungan suara. “'Harus hitung semua suara, atau bisa sebagian. Itu masalahnya. Indonesia banyak orang pintar, pasti masalahnya bisa diselesaikan KPU, kita tunggu saja. Harus sabar,” kata Pilemon. (Ar)

Add comment


Security code
Refresh

Minta Copot Kapolda, SPMR-PHDP Sindir Anggota DPRP
Selasa, 08 Agustus 2017
  Laporan: Ridwan/Tiara JAYAPURA,- Ratusan massa  yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda  Mahasiswa Rakyat Peduli HAM Deiyai Papua (SPMR-PHDP) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua...
Papua Harus Menjadi Kedamaian Bagi Indonesia
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Gubernur Papua, Lukas Enembe menuturkan, pelaksanaan demokrasi di tanah Papua harus berjalan damai. Oleh karena itu butuh dukungan semua pihak untuk bersama bersinergis dalam...
Februari 2017, Pengangguran di Papua Meningkat
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Jumlah angkatan kerja di Provinsi Papua pada Februari 2017 mencapai 1.753.858 orang, bertambah 31.696 orang dibanding kondisi Agustus 2016.
Pemuda Tanah Tabi Dukung LE Lanjutkan Kepemimpinan di Papua
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Pemuda dari berbagai wilayah Kota/Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom dan Mamberamo Raya  yang tergabung dalam satu nama bersama yakni ‘Pemuda Tanah Tabi’ Sabtu...
Dasril Sahari Terpilih Sebagai Ketua Umum HIPMI Papua
Senin, 27 Maret 2017
JAYAPURA - H. Dasril Sahari terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua periode 2017-2020 melalui Musyawarah Daerah (Musda) XII DPD HIPMI Papua di Kota Jayapura, pada,...
Terkendala Dana, Gubernur Minta Pemkab Gelar Pilkada Tindaklanjuti
Senin, 23 Januari 2017
JAYAPURA - Sejumlah kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak, bulan Februari 2017 mendatang dan masih mengalami kendala dana, salah satunya Kabupaten Dogiyai. Oleh sebab itu pemerintah Provinsi...
Pendanaan Pilkada, Pemda Diminta Segera Selesaikan
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Pemerintah kabupaten/kota penyelenggara pilkada serentakpada Februari 2017 untuk segera menyelesaikan permasalahan keuanganyang akan digunakan untuk menyukseskan pesta demokrasi...
Dua ASN Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Dogiyai yangikut serta dalam pesta demokrasi pada Februari 2017 hingga kini belummenyerahkan berkas pengunduran diri.
Satpam Harus Punya Skill Dalam Pengamanan
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Satuan Pengamanan (Satpam) diharapkan mampu memberikanpengamanan di setiap institusi. Demikian ungkap Kapolda Papua, IrjenPol, Drs Paulus Waterpauw ketika ditemui disela-sela HUT Satpam Ke...
Pemprov Siapkan 60 Tenaga Pendamping Gerbangmas
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua akan menunjuk setiap kampung satutenaga pendamping untuk 60 kampung Untuk lebih memaksimalkan danmengawal penggunaan dana program Gerakan Bangkit, Mandiri...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2