Merry Lauw: Listrik Padam Karena Gangguan Pada Transmisi Mesin

JAYAPURA - Terkait pemadaman listrik secara bergilir yang kerap menjadi momok bagi masyarakat di Kota Jayapura dan sekitarnya, Kepala PT PLN (perseso) Area Jayapura Wilayah Papua dan Papua Barat, Merry Lauw angkat bicara.
Dikatakannya, kondisi pasokan listrik mulai awal November 2015 yang menyebabkan sering terjadinya pemadaman bergilir lantaran terkendala pada pemeliharaan unit mesin serta gangguan pada transmisi 70 Kv untuk suplai listrik dari PLTA Genyem, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Diakuinnya walaupun PLTA Genyem masih dalam tahap uji coba, namun PLN mengalami defisit 10 mega watt sehingga terkendala pada suplai listrik.


"Kami defisit kurang lebih 10 mega watt tapi diupayakan dalam minggu ini untuk PLTA jika gangguan sudah di dapat atau ditemukan sehingga bisa membantu daya atau beban yang sudah lebih di Kota Jayapura," ujarnya.
Menurutnya, seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk membuat kebutuhan listrik setiap tahun meningkat. Tentu hal ini membuat PLN memperhatikan keandalan jaringan yang bervariasi mulai dari pemasangan kabel yang tadinya PLN memakai kabel yang ukurannya 7 mili di ganti dengan kabel yang 150 mili.
"Nah suatu proses dan pekerjaan yang berkesinambungan dan membutuhkan waktu karena PLN bekerja listrik harus padam. Nah ini yang menjadi kendala bagi kami," terangnya.
Diakuinnya pemadaman bergilir diusahakan paling tidak awal Desember, paling tidak pihak PLN bakal mengurangi terjadinya pemadaman jika tidak terjadi gangguan pada gardu.
Di sisi lain, terkait tunggakan listrik untuk area Jayapura, Merry mengaku setiap bulannya tidak turun melainkan tetap atau meningkat.
"Rp 28 miliar tunggakan itu bulan lalu ditambah rekening berjalan jadi sekitar Rp 64 miliar itu harus kami kejar untuk penurunan di bulan November," ungkapnya.
Karena PLN merupakan salah satu primadona area Jayapura sehingga pihaknya yang di percayakan agar tunggakan bisa turun dan tentunya tidak ada Kwh yang hilang.
"Jadi kami turun tunggakan itu di hitung mulai dari hari. Kalau 37 hari itu dikategorikan seluruh jenis tarif seperti umum, TNI, Polri, dari vertikal otonom, BUMN ada beberapa jenis tarif itu paling tidak kami bersaldo itu Rp 10 miliar sekarang masih bersaldo Rp 20 miliar, jadi kami harus turunkan diluar dari pada TNI dan Polri," tandasnya. (Ramah)

Add comment


Security code
Refresh

No result...
Papua Harus Menjadi Kedamaian Bagi Indonesia
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Gubernur Papua, Lukas Enembe menuturkan, pelaksanaan demokrasi di tanah Papua harus berjalan damai. Oleh karena itu butuh dukungan semua pihak untuk bersama bersinergis dalam...
Februari 2017, Pengangguran di Papua Meningkat
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Jumlah angkatan kerja di Provinsi Papua pada Februari 2017 mencapai 1.753.858 orang, bertambah 31.696 orang dibanding kondisi Agustus 2016.
Pemuda Tanah Tabi Dukung LE Lanjutkan Kepemimpinan di Papua
Minggu, 07 Mei 2017
Laporan: Bams JAYAPURA,- Pemuda dari berbagai wilayah Kota/Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom dan Mamberamo Raya  yang tergabung dalam satu nama bersama yakni ‘Pemuda Tanah Tabi’ Sabtu...
Dasril Sahari Terpilih Sebagai Ketua Umum HIPMI Papua
Senin, 27 Maret 2017
JAYAPURA - H. Dasril Sahari terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua periode 2017-2020 melalui Musyawarah Daerah (Musda) XII DPD HIPMI Papua di Kota Jayapura, pada,...
Terkendala Dana, Gubernur Minta Pemkab Gelar Pilkada Tindaklanjuti
Senin, 23 Januari 2017
JAYAPURA - Sejumlah kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak, bulan Februari 2017 mendatang dan masih mengalami kendala dana, salah satunya Kabupaten Dogiyai. Oleh sebab itu pemerintah Provinsi...
Pendanaan Pilkada, Pemda Diminta Segera Selesaikan
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Pemerintah kabupaten/kota penyelenggara pilkada serentakpada Februari 2017 untuk segera menyelesaikan permasalahan keuanganyang akan digunakan untuk menyukseskan pesta demokrasi...
Dua ASN Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Dogiyai yangikut serta dalam pesta demokrasi pada Februari 2017 hingga kini belummenyerahkan berkas pengunduran diri.
Satpam Harus Punya Skill Dalam Pengamanan
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Satuan Pengamanan (Satpam) diharapkan mampu memberikanpengamanan di setiap institusi. Demikian ungkap Kapolda Papua, IrjenPol, Drs Paulus Waterpauw ketika ditemui disela-sela HUT Satpam Ke...
Pemprov Siapkan 60 Tenaga Pendamping Gerbangmas
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua akan menunjuk setiap kampung satutenaga pendamping untuk 60 kampung Untuk lebih memaksimalkan danmengawal penggunaan dana program Gerakan Bangkit, Mandiri...
150 Rekomendasi HAM Indonesia Diterima Anggota PBB
Kamis, 19 Januari 2017
JAYAPURA,- Indonesia sebagai salah satu negara anggota PerserikatanBangsa-Bangsa mempunyai kewajiban melaksanakan dan menyampaikan prosesperkembangan Universal Periodic Revie (UPR) ke Dewan HAM...

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2