PLTD Pemda Intan Jaya Sudah Pernah Diuji Coba

SUGAPA - Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dibeli pemerintah Kabupaten Intan Jaya dengan kapasitas 50.000 KVA dari Makassar, setelah terpasang telah dilakukan uji coba selama 3 hari. Pada saat uji coba itu mesin dengan merek Caterpilar itu tidak mengalami hambatan.  Namun secara teknis itu menjadi tanggung jawab PT. PLN berdasarkan KSO sistim kelistrikan yang telah ditandatangi antara pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama PT. PLN Wilayah Papua pada Kamis 14 Februari 2013 pekan lalu di Biak.


Untuk itu secara teknis mesin PLTD tersebut akan dikelola PT. PLN, sementara tugas pemerintah hanya menyediakan dana maupun bahan-bahan yang dibutuhkan dalam rangka pengoperasian mesing PLTD agar bisa menyala dan menerangi masyarakat. Namun sebelumnya harus dilakukan survey terhadap kondisi mesin maupun pada kabel-kabel yang telah dipasang.
“Saat uji coba itu mesin tidak mengalami hambatan atau gangguan maupun pada kabel-kabel dari antara sesama tiang maupun jaringan kabel yang masuk ke rumah-rumah dan kantor. Namun secara teknis harus disurvey oleh pihak PT. PLN sebelum dioperasikan nanti,” kata Kepala Bidang Pertambangan dan Energy Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energy Kabupaten Intan Jaya, Apolos Bagau, ST, Selasa (19/2) di Sugapa saat mendampingi Bupati Intan Jaya dalam kunjungan untuk melihat dari dekat kondisi Mesin PLTD.
Dengan mesin kapasitas 50.000 Kva ini mampu melayani pelanggan hingga 7 kilometer.  Dengan demikian diharapkan pada kegiatan operasional nanti, sudah dapat menjawab harapan pemerintah dan masyarakat selama ini yang telah lama menantikan kabar atau kepastian lampu tersebut bisa dioperasikan.  Dan pelayanan pemerintah bisa efektif berjalan dalam hal pembuatan surat-surat nanti.
Yang mungkin menjadi tanggung jawab nanti akan dibangun lagi rumah petugas jaga mesin. Walaupun sudah ada MoU, namun mesin dan fasilitas lain termasuk rumah menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemerintah harus menyediakan lahan dan membangun rumah jaga bagi petugas sebagai tempat tinggal. (Erens E. Rumbobiar)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2