Koordinasi 3 Unsur adalah Proteksi, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

NABIRE - Koordinasi 3 unsur yakni pemerintah daerah, TNI/Polri dan masyarakat merupakan proteksi atau pencegahan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di daerah. Koordinasi itu juga akan mampu untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif.


Hal ini dikemukakan Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos., kepada para wartawan baik cetak maupun elektronik seusai mengikuti upacara penjemputan 2 jenazah prajurt TNI dari Batalyon Infanteri 753/AVT Nabire Praka Wemprit dan Pratu Mustofa, Senin (25/3) di Bandara Nabire.
Bupati meminta kepada aparat baik TNI maupun Polri untuk menjaga keselamatan, menjaga daerah dan masyarakat agar Nabire berada dalam situasi yang aman, tertib dan kondusif. Lebih dari itu ungkap Bupati tidak ada lagi gangguan seperti yang terjjadi di daerah lain.
“Saya menghimbau kepada aparat baik TNI maupun Polri jaga daerah, jaga masyarakat agar Nabire berada dalam situasi yang aman, tertib dan kondusif, tidak ada gangguan seerti di daerah lain dan tidak ada lagi provokasi-provokasi untuk merusak daerah ini sehingga membuat kedaaan Nabire tidak aman,” ungkapnya.
“Kami tidak mau seperti yang terjadi di daerah lain dan apapapun yang terjadi selalu ada koordinasi dan ada pelaporan keada Bupati agar Bupati dibantu TNI/Polri segera turun, dan selama ini yang kami jalan.Kita tentu tidak menginginkan masyarakat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban sementara hanya sekelompok  yang tidak bertanggungjawab yang mempersoalkan,” tuturnya.
Bupati meminta dalam melakukan dan turut menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Nabire diwali dari pribadi, keluarga, RT/RW, lingkungan setempat, jangan sampai terjadi korban baik itu dari aparat itu sendiri atau masyarakat.
Bupati mengajak seluruh komponen, baik Pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat untuk bergandeng tangan dalam menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif.
“Mari kita bergandeng tangan, baik Pemerintah, TNI/Polri dan seluruh masyarakat untuk menjaga daerah ini agar selalu dalam keadaan yang aman, tenang, tertib dan kondusif. Dengan keadaan seperti itu kita akan tenang dalam melaksanakan pembangunan di daerah yang sama-sama kita cintai ini. Mari kita sama-sama membangun daerah ini guna kepentingan bersama,” ungkapnya.
“Sekali lagi saya himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire untuk sama-sama menjaga dan menciptakan situasi dan kondisi yang aman. Jangan terjadi peristiwa atau kejadian seperti didaerah lain. Selama kepemimpinan saya hingga saat ini Kabupaten Nabire berada dalam keadaan yang aman dan kondusif dan selama itu pula koordinasi tetap berjalan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Nabire, bupati menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga yang ditinggal oleh pra prajurit yang tewas di medan tugas utamanya prajurit TNI yang bertugas di Yonif/753/AVT Nabire. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2