Komunitas Pesat Gelar Ibadah di Pondok Betlehem

NABIRE - Rabu lalu komunitas Pesat khususnya kaum pria menggelar ibadah di Pondok Betlehem. Ibadah kaum pria di Pondok Betlehem Malompo Kelurahan Siriwini dihadiri kaum pria khususnya bapak-bapak komunitas Pesat.
Pendeta Daniel Alexander menerjemahkan makna lugas dari otoritas. Katanya, pemegang otoritas pertama-tama Allah turunkan kepada Adam. Namun yang terjadi otoritas tersebut bermasalah, pasalnya setelah Hawa yang dipercayakan bersama Adam ternyata melanggar perintah, maka disinilah manusia jatuh ke dalam dosa.


Berbicara soal otoritas, kata pendeta Alexander, sesuai dasar-dasar Firman Allah di ayat lain otoritas itu diturunkan kepada kaum laki-laki.  Sehingga untuk memimpin keluarga mereka lebih mengerti dan memahami sebagai pemimpin keluarga yang memegang otoritas. Saat terjadi pernikahan, seorang pria sudah diberikan otoritas dari Allah dan pernikahan itu sudah disahkan oleh Allah sendiri. Maksudnya nikah gereja. Oleh sebab itu kalau sampai terjadi perceraian akan terjadi masalah dengan pemberi otoritas dan keluarga tersebut berantakan.
Lebih lanjut dikatakan, pemahaman tentang otoritas yang bermasalah dengan Adam secara Alkitabiah yaitu tanggung jawab dari Adam adalah sebagai penanggungjawab dan pelindung. Tetapi pada kenyataanya tidak melaksanakan kewajibannya mengawasi istri dan melindunginya. Sebab Hawa sebagai istri berada di bawah otoritas Adam. Dalam hal ini sebagai pelaksana aturan sebagai istri Hawa wajib berkomunikasi, berkonsultasi atau berkompromi dengan suaminya.  Namun yang terjadi Hawa berdiskusi, berkompromi atau bertukar pikiran dengan iblis.
Pendeta Daniel Alexander memesan kepada komunitas Pesat kaum pria agar lebih berhati-hati dalam menunaikan otoritas sebagai gembala-gembala gereja, pendeta-pendeta, guru-guru, kepala keluarga dan mereka yang nantinya akan berkeluarga khususnya para bujang-bujang. Karena zaman akhir ini anak-anak Tuhan diserang oleh permainan-permainan setan sebagaimana kejatuhan Adam dan Hawa. Sehingga terjadi kegagalan dalam menunaikan otoritas yang diberikan oleh Allah. (ist)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2