Bank Siap Gelontorkan Dana Dengan Bunga Rendah

NABIRE - Dana pinjaman yang digelontorkan perbankan dari tahun ke tahun terus meningkat seiring permintaan dari masyarakat yang kian menanjak, namun dengan suku bunga yang ringan. Hal ini dibenarkan Pimpinan Cabang BRI Nabire, Inoe Koerniawan Sabtu (23/3) selesai acara Penarikan Hadiah Undian  Simpedes.

 

 

“BRI memiliki fasilitas KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang diperuntukan kalangan pengusaha ekonomi Pe kecil, Mikro dan menengah yang belum bankable, yang artinya pengusaha yang belum bisa memenuhi persyaratan teknis perbankan untuk mendapatkan kredit secara komersial,” katanya.

 

Koerniawan mengatakan, KUR ini pagunya disediakan tidak adabatasan, selama program ini masih berlaku/ ada maka pelayannan ini masih bisa dilayani, Untuk pelayanan kredit (KUR) mikro di kantor-kantor unit pengajuan pinjamanya bisa sampai 20 juta rupiah dan KUR ritel pelayanan di BRI cabang yang bisa mencapai 500 juta rupiah. Tergantungan dari kelayakan usahanya itu yang akan menentukan berapa besarnya kredit yang akan diberikan.

 

Dan KUR ini akan dilakukan selama /sepanjang program masih ada. Karena program ini merupakan program Pemerintah yang didukung oleh lembaga perbankan dan lembaga penjaminan asuransi. Dan mengenai bunganya, seperti dikatakan Koerniawan, sesuai dengan ketetapan Pemerintah menetapkan bungan KUR sebesar 13%/ tahun, Bunga sebesar ini dirasa cukup ringan dengan persyaratan yang sangat mudah.

 

Namun KUR bisa saja diberikan dengan bunga lebih rendah, BRI dalam hal ini akan lebih selektif dalam mencari calon Nasabahnya/Peminjam. Bagi Pengusaha yang bersifat memberikan kontribusi terhadap lingkungana , memberikan kontribusi terhadap masyarakat. “ Kami berikan pinjaman Bina lingkungan, itu bunganya akan lebih ringan, tetapi ya beda-beda tipislah”. Jelas Pinca.

Selain itu ada juga kredit KKP (Kredit Ketahanan Pangan) bunganya lebih rendah karena ada subsidi Pemerintah, seperti Budi daya pertanian, peternakan, dan holtikultara semisal padi, jagung, kelapa sawit. Namun sayangnya untuk KKP di Nabire belum ada, mungkin dikarena masih rendahnya minta masyarakat terhadap pertanian/peternakan. (mus)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2