Badan Pengurus

NABIRE - Bertempat di Aula Akper, Jalan Sam Ratulangi Nabire, Sabtu (30/3) pukul 09.00 Wit, Badan Pengurus lama FKMI Se-Indonesia yang diketuai Yerry Bagau, yang disaksikan salah satu anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya dari Komisi A, Marten Tipagau, S.Sos dan pendiri FKMI Se-Indonesia, Obetnogo Bagau, S.Th, secara resmi memberikan mandat, menetapkan dan menyerahkan Jabatan Ketua Umum FKMI Se-Indonesia kepada,  Yunus Abugau sebagai Ketua umum dan Asa Bagubau sebagai Sekretaris Umum FKMI Se-Indonesia, berdasarkan Surat Keputusan No : 02/SK/BP.FKMI-S/III/ 2013.

 

 

Selain penyerahan mandat, Ketua Umum dan Sekretaris FKMI Se-Indonesia yang baru, FKMI Kota Studi Nabire, juga mengadakan pembahasan program kerja tingkatcabang kota studi Nabire. Guna melanjutkan roda organisasi selama periode selanjutnya.

 

Dalam sambutannya, Badan Pengurus baru, Ketua FKMI Se-Indonesia, Yunus Abugau menyampaikan bawah Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Intan  (FKMI) Se-Indonesia adalah organisasi/wadah berbasis sosial yang berdiri netral dan tidak memandang kepada siapapun. FKMI juga merupakan suatu organisasi yang akan memayungi seluruh organisasi Mahasiswa/ i asal Intan Jaya mulai dari tingkat cabang, daerah hingga pusat.

 

Kata dirinya, sebagai mahasiswa, kita harus berbicara secara logis dan intelek demi generasi muda masa depan. Selain itu juga, FKMI Se- Indonesia telah menetapkan 3 program kerja utama diantaranya, pertama, Mengadakan pertandingan antar kota studi. Kedua, Natal Bersama (Gabungan). ketiga, Pendataan nama Mahasiswa tiap kota studi.

 

“Hari demi hari bulan demi bulan kita telah lewati tanpa memandang FKMI yang aslinya, tidak memandang aturan main organisasi, terutama AD/ART yang sudah ditetapkan. Kini saatnya kita menghidupkan kembali FKMI melalui program kerja. Untuk itu, kami mahasiswa Kabupaten Intan Jaya bersepakat dan komitmen, kepada pemerintah, masyarakat, pengarah, penasehat, pengurus, serta seluruh anggota FKMI dan kordinator-kordinator masing-masing kota studi, untuk mari kita semua bergandengan tengan untuk mensukseskan/menghidupkan organisasi ini. Karena organisasi bagaikan manusia yang sempurna, namun ketika salah satu organ tubuh tidak berjalan dengan baik, maka akan mengalami sakit semua anggota tubuh, dan tidak mungkin tanpa kaki/tangan jalan sendiri. Oleh karena itu dengan adanya persatuan dan kesatuan kita bersatu untuk mencapacai cita-cita tujuan, sesuai visi dan misi FKMI Se-Indonesia,” ujarnya.

 

Sementara itu, Marten Tipagau, S.Sos mewakili pemerintah daerah mengatakan, kegiatan FKMI Se-Indonesia harus tetap berjalan. Sehingga melalui organisasi FKMI ini, mahasiswa bisa berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah, untuk memajukan Kabupaten Intan Jaya kedepan.

 

Dikalangan mahasiswa, tidak boleh ada selang pendapat antara satu dengan yang lain. Demi membangun organisasi FKMI menuju organisasi yang maju dan berkembang. Sesuai dengan visi dan misi FKMI, yakni Forum Komunikasi Mahasiswa Moni Intan Jaya Se-Indonesia, berperan sebagai agen menumbuhmengembangkan, memajukan persatuan-kesatuan dan persaudaraan menuju kemandirian.

 

Dan kepada badan pengurus yang sudah terbentuk, dirinya berharap agar pengurus yang baru bisa menjalankan program kerja yang sudah ditetapkan oleh badan pengurus. Sehingga tujuan dibentuknya Forum Komunikasi Mahasiswa Moni Intan Jaya Se-Indonesia yaitu, untuk membina dan mendidik karakter pribadi serta pemandapkan rasa kebersamaan di lingkungan kemahasiswaan. Kedua, untuk menyiapkan dan membentuk kader-kader pemimpin daerah yang memiliki kapabilitas dan kualitas, serta untuk memberdayakan sesama anggota, dapat tercapi dengan baik. 

 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Seminar, Absalom Miagoni mengatakan, sesuai dengan tema yang sudah ditetapkan, “melalui kegiatan seminar pertama ini, kami mahasiswa Intan Jaya kota studi Nabire, menjadi inovasi yang baru”. Dalam hal ini, dirinya selaku panitia pelaksana seminar, telah melaksanakan tugas, dengan sukses, dimana kurang lebih dua minggu seluruh rangkain acara penyerahan mandat dan seminar telah dipersiapkan dengan matang. Sehingga, penyerahan mandat pengurus FKMI lama kepada pengurus Organisasi FKMI Se- Indonesia yang baru, telah dilaksanakan dengan baik.

 

“Walaupun dengan kekurangan dana yang ada untuk melaksanakan acara tersebut, namun melalui tuntunan dan campur tangan Tuhan Yesus Kristus, acara Penyerahan Mandat FKMI Se-Indonesia maupun Seminar dapat dilaksanakan, tanpa kekurangan sesuatu apapun. Perlu diketahui, bahwa selain Penyerahan Mandat FKMI Se-Indonesia, Panitia Seminar juga melaksanakan kegiatan lainnya, termasuk kegiatan program kerja FKMI kota Studi Nabire Periode 2012-2014,” tuturnya. (cad)

 

Comments   

 
-1 #1 sef bagau 2013-04-02 01:13
selamat buat pengurus FKMI yang baru terpilih, smoga ke depannya orgnisasi ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan bersama & melahirkan putra/i I.J yg handal
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2