Jalan dan Jembatan Kimi Bawah, Rusak Berat

NABIRE - Kondisi ruas jalan kimi bawah bersama jembatan mengalami kerusakan berat dan kerusakan ini sudah lama, namun hingga saat ini belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Nabire untuk dilakukan perbaikan atau pembangunan kembali dengan kontruksi baja beton.

Sejumlah masyarakat yang tinggal diseputar Jalan Kimi Bawah saat ditemui Papuapos Nabire pekan lalu mengatakan, kerusakan jalan Jembatan Kimi Bawah ini termakan usia sehingga kerusakannya pun sudah beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum ada perhatian dari pemerintah daerah.
Sehingga membuat arus transportasi umum taxi dan kendaraan roda empat lainnya tidak bisa melewati ruas jalan dan jembatan tersebut , dengan demikian masyarakat petani dan nelayan sangat mengalami kesulitan mengangkut hasil-hasilnya untuk dijual ke pasar, guna menjawab kebutuhan sehari-hari dan biaya anak mereka yang sedang menuntut ilmu dibangku sekolah.
Untuk saat ini masyarakat membawa hasil pertanian maupun hasil tangkapan hanya bisa dengan menggunakan motor ojek, dengan biaya mahal alias dua kali lipat, karena kondisi ruas jalan yang rusak bersama jembatan, sehingga dengan harga mahal para petani dan nelayan tetap saja menggunakan ojek sebagai satu–satunya transportasi, sepanjang belum ada pembangunan kembali jalan dan jembatan yang rusak berat itu.
Sehingga pemerintah daerah melalui DPU Nabire tidak tinggal diam diri, namun harus turun ke lapangan untuk melihat kondisi ruas jalan dan jembatan yang rusak tersebut dan selanjutnya kiranya dapat ditindaklanjuti berupa pembangunan kembali agar masyarakat tidak mengalami hambatan untuk menjual hasil-hasil mereka ke pasar. (des)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2