Doren Wakerkwa : Pejabat Tidak Loyal, harus Dievaluasi

NABIRE - Salah satu tugas Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda, SH,M.Si di Kabupaten Nabire adalah menyelenggarakan pemerintahan umum. Penjabat bupati atau sering disebut caretaker ini sudah pasti menggunakan lambang garuda sehingga sudah pasti punya kewenangan penuh untuk mengevaluasi seluruh pelayanan pemerintahan yang dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

”Penjabat bupati punya kewenangan penuh menyelenggarakan pemerintah umum, maka seluruh SKPD diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” Demikian seperti diungkapkan Asisten I Setda Provinsi Papua, Doren Wakerkwa dalam arahannya pada acara ramah tamah bersama penjabat bupati Nabire, Muspida, sejumlah pimpinan SKPD dan tokoh masyarakat di daerah ini, Sabtu (4/7) malam di Guest House Nabire.
Dijelaskan, penjabat bupati ini kewenangannya sama dengan bupati yang telah selesai masa jabatannya. Oleh karena itu, seluruh staf dan pimpinan SKPD harus mendukung secara penuh penjabat bupati Nabire. Selain itu harus menunjukkan sikap kenetralitasnya dalam pelaksanaan Pilkada di Nabire.
“Bupati Nabire harus melihat PNS yang tidak menunjukkan sikap kenetralitasnya dalam pelaksanaan Pilkada di Nabire. PNS tidak berpihak kepada siapa-siapa. Artinya, PNS tidak berpihak kepada salah satu kandidat yang bersaing di Kabupaten Nabire. Kalau ada PNS atau pejabat di lingkungan Pemkab Nabire yang mendukung salah satu kandidat harus dievaluasi,” tegasnya.
Pada kesempatan itu Wakerkwa menjelaskan, untuk menentukan dan menempatkan penjabat bupati di Provinsi Papua adalah kewenangan mutlak Gubernur Provinsi Papua. Terkait telah berakhirnya masa jabatan bupati Nabire, maka Kabupaten Nabire yang akan melakukan pemilihan bupati dan wakil bupati secara serentak pada tanggal 9 Desember 2015 Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, S.IP.M.H telah melantik penjabat bupati Nabire Sendius Wonda.
Oleh karena itu, pemerintah, masyarakat dan berbagai komponen lainnya diharapkan mendukung penjabat bupati Nabire dalam melaksanakan tugasnya.
“Dalam rangka menyelenggarakan Pemilukada serentak di Kabupaten Nabire perlu didukung oleh seluruh komponen yang ada. Selain itu, seluruh SKPD di Nabire. Penjabat bupati diharapkan melakukan rapat koordinasi dengan Porkompimda di Nabire dalam rangka pertama mensukseskan Pemilukada di Nabire,” bebernya.
Lanjutnya, kompetensi atau kemampuan yang dimiliki penjabat bupati Nabire, Sendius Wonda tidak perlu diragukan lagi. Karena kemampuan beliau mengendalikan pemerintahan telah teruji ketika menjadi Penjabat Bupati Biak beberapa waktu yang lalu. Penjabat Bupati Nabire ini kami usulkan adalah Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Papua. “Kami nilai beliau adalah salah satu carateker bupati terbaik, pasalnya telah berhasil mengendalikan pemerintahan Kabupaten Biak beberapa waktu lalu,” ujarnya. (hendrik anouw)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2