SK Ketua Hambat Pelantikan Pimpinan DPRD Nabire

NABIRE – Proses Surat Keputusan (SK) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire menghambat pelantikan pimpinan DPRD definitif. Kalaupun akan dilakukan pelantikan pimpinan DPRD Nabire yang definitif, prosesi pelantikannya tanpa ketua, hanya dua orang pimpinan yakni Wakil Ketua (Waket) I dan Waket II.

Perseteruan internal antar kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang lolos ke kursi dewan, belum berakhir. Kader yang mengantongi rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB mempertahankan bahwa surat tersebut menjadi kekuatan dasar menuju kursi pimpinan dewan. Sementara kubu yang memperoleh dukungan dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Nabire juga tidak mau kalah.
Akibat perseteruan dua kubu internal kader partai, hingga awal pekan ini, SK untuk Ketua DPRD Nabire belum turun dari kantor Gubernur Papua. Sedangkan SK untuk dua pimpinan yakni Waket I dan II, sudah ada di Sekretariat DPRD Nabire.
Menurut sumber-sumber dari Sekretariat DPRD, SK pimpinan DPRD untuk posisi Wakil Ketua I DPRD atas nama Marce Kegou dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan jabatan Wakil Ketua II atas nama Roy Wonda sudah ada di meja Sekretaris DPRD Nabire beberapa waktu lalu. Tetapi, sampai awal pekan ini SK untuk Ketua DPRD Nabire yang definitif, belum ada. Tidak tahu, siapa yang akan ditetapkan antara Marthen Douw yang selama ini menjabat sebagai pimpinan sementara atau Naomi Kotouki. Atau, akan muncul nama lain, sesuai rancangan awal SK pimpinan DRPD Kabupaten Nabire di Dok II, Jayapura.
Terlepas dari polemik antar kader partai di lingkungan DPRD Nabire, sekretariat dan anggota DPRD Kabupeten Nabire sedang menanti terbentuknya pimpinan DPRD yang definitif agar aktifitas legislator Kabupaten Nabire juga berjalan normal. Karena, sudah setengah tahun lebih menunggu terbentuknya pimpinan DPRD yang definitif.
Sumber dari Sekretariat DPRD Nabire mengatakan staf sudah menyiapkan tempat untuk pelaksanaan pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Nabire yang definitif. Persiapan pelantikan untuk dua orang pimpinan, tanpa ketua, tetapi itu juga belum bisa dilaksanakan karena surat undangan belum diteken. (ans)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2