Penjabat Bupati Buka Sosialisasi Intensifikasi dan Rehabilitasi Kakao

NABIRE - Caretaker (Penjabat) Bupati Nabire, Sendius Wonda, SH.,M.Si secara resmi membuka kegiatan sosialisasi intensifikasi dan rehabilitasi tanaman Kakao. Kegiatan yang dihadiri Dinas Perkebunan Provinsi Papua itu dilaksanakan, Rabu (8/7) di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Nabire Sendius Wonda mengatakan, pada umumnya penyelenggaraan pembangunan daerah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan umum serta meningkatkan daya saing daerah.
“Tujuan itu sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Nabire yakni membuka isolasi daerah untuk mewujudkan Nabire yang berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri,” ungkapnya.
Lanjutnya, visi tersebut selanjutnya dalam RPJM Kabupaten Nabire tahun 2011-2015 dijabarkan dalam enam misi dalam upaya mencapai visi tersebut.
Pertama, mewujudkan pemerataan pembangunan dengan membuka isolasi daerah, kedua peningkatan sumberdaya manusia, ketiga, peningkatan taraf hidup masyarakat dengan pemberdayaan potensi sumberdaya alam.
Keempat, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, kelima, penataan kapasilats dan kapabilitas kelembagaan baik pemerintahan maupun non pemerintahan, dan keenam, peningkatan stabilitas keamanan daerah.
Dikemukakan Sendius Wonda, menyikapi isu strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPMJ) Kabupaten Nabire tahun 2011 - 2015 yang salah satunya belum optimalnya sektor unggulan pertanian, perikanan laut dan perkebunan yang ditunjukkan belum optimalnya industri unggulan perkebunan sebagai motor penggerak perekonomian di Kabupaten Nabire.
Untuk itu, terangnya, telah dirumuskan beberapa sasaran/target utama pembangunan sub sektor perkebunan sebagai berikut, pertama, peningkatan skala ekonomis perkebunan (lahan garapan ditingkatkan menjadi 3 - 4 hektar per kepala keluarga, kedua, peningkatan produksi dan produktifitas tanaman perkebunan.
Ketiga, peningkatan mutu hasil perkebunan dan keempat, peningkatan akses pasar/penjualan hasil produksi yang memadai. “Empat sasaran strategis pembangunan perkebunan itu bermuara pada peningkatan pendapatan petani yang pada gilirannya mendatangkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.
*Program Papua Bangkit Perlu Mendapat Perhatian
Dalam kesempatan itu, Caretaker Sendius Wonda menyampaikan Visi Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe,SH.,MM yakni Papua Bangkit, Papua Mandiri dan Papua Sejahtera.
Terangnya, dalam RMPJPD Provinsi Papua diamanatkan sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian serius, yaitu pertama, program khusus gerakan Papua Bangkit, Papua Mandiri dan Papua Sejahtera Harapan Seluruh Rakyat Papua (Gerbangmas Hasrat Papua).
“Program khusus ini merupakan ikon Gubernur Papua saat ini yang perlu kita terjemahkan dan implementasikan,” ujarnya.
Paparnya, program khusus itu difokuskan pada 15 kabupaten yang terdapat di wilayah pembangunan (Wilayah Pembangunan Mamta, Wilayah Pembangunan Saireri, Wilayah Pembangunan Ha Anim, Wilayah Pembangunan La Pago dan Wilayah Pembangunan Mee Pago).
Kedua, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, menjaga stabilitas ekonomi, menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan melalui integrasi tanam, petik, olah, jual dan pengwilayahan komoditas.
“Kegiatan sosialisasi intensifikasi dan rehabilitasi tanaman Kakao di Kabupaten Nabire tahun 2015, dimaksudkan untuk mempersiapkan secara dini pelaksanaan kegiatan fisik di lapangan,” katanya.
Caretaker meminta kepada seluruh peserta sosialisasi yang adalah petani agar dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik. Dan kepada narasumber, caretaker meminta untuk dapat memberikan materi sebaik-baiknya agar apa yang menjadi target sosialisasi dapat terwujud.
Hadir dalam kegiatan itu, Kabid Produksi Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Papua, Karel Yarangga,SP.,M.Si, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Ir. Willem M. Rumbiak, Pasi Ter Kodim 1705/Paniai, Letda Sunata dan sejumlah Babinsa. (iing elsa)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2