Nabire Raih Predikat Opini WDP 2 Tahun Berturut-turut

NABIRE - Kabupaten Nabire berhasil meraih predikat Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK RI dua tahun berturut-turut, yakni 2013 dan 2014. Hal demikian dikatakan Kepala Bagian (Kabid) Anggaran Badan Keuangan dan Pengelolaan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire, Jum’at (10/7) kemarin, saat ditemui Papuapos Nabire diruang kerjanya.

Prestasi gemilang yang ditorehkan Kabupaten Nabire itu berkat pengelolaan keuangan daerah yang cepat dan tepat waktu. Atas prestasinya tersebut Nabire akan mendapatkan Reword dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara dan UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan dan UU terkait lainnya, BPK telah memeriksa neraca pemerintah Kabupaten Nabire per 31 Desember 2013 dan 2012, serta laporan hasil realisasi anggaran untuk tahun yang terakhir pada tanggal-tanggal tersebut.
BPK telah menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan atas  Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Nabire tahun 2013 yag memuat opini wajar dengan pengecualian dengan Nomor : 09.A/LHP/XIX.JYP/06/2014 tanggal 05 Juni 2014 dan Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan Nomor : 09.C/LHP/XIX.JYP/06/2014 tanggal 05 Juni 2014.
Untuk tahun berikutnya, BPK telah menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan atas  Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Nabire tahun 2013 yag memuat opini wajar dengan pengecualian dengan  nomor : 09.A/LHP/XIX.JYP/05/2015 tanggal 13 Mei 2015 dan Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan Nomor : 09.C/LHP/XIX.JYP/05/2015 tanggal 13 Mei 2015.
 “Ini hal yang cukup luar biasa, karena Kabupaten Nabire berhasil menyandang predikat opini WDP 2 tahun berturut-turut. Keberhasilan ini mendorong pemerintah pusat akan memberikan Reword bagi Nabire, namun besarnya masih menjadi rahasia pusat, kami sendiri belum mengetahuinya,” tuturnya.
Prestasi itu dikatakan gemilang karena dari ribuan kabupaten di seluruh Indonesia, Kabupaten Nabire juga meraih urutan 3 secara nasional dalam hal pengelolaan APBD. Sedangkan untuk tingkat Provinsi Papua, Nabire lebih mentereng lagi yakni dengan menyabet urutan pertama.
Dikatakan Slamet, prestasi itu diraih berkat kerja keras seluruh entitas keuangan Kabupaten Nabire termasuk di BPKAD Kabupaten Nabire.
“Berkat kerja keras itu dan dukungan seluruh SKPD, kita  bisa menyampaikan laporan keuangan pemerintah daerah dengan cepat dan tepat waktu. Kemudian disampaikan kepada tim BPK RI hasil laporan pemeriksaan BPK RI tahun 2013 meraih predikat WDP. Begitupula di tahun 2014 meraih WDP, sehingga Kabupaten Nabire 2 tahun  berturut-turut menyandang predikat meraih opini WDP,” terangnya.
Kedua, Kabupaten Nabire dalam penyusunan anggaran APBD 2 kali berturut-turut juga memperoleh predikat penyampaian dan penyusuanan APBD secara tepat waktu.
“Tahun 2013, kita meraih urutan 5 se-Provinsi Papua. Tahun 2014 meraih urutan  1  se-Provinsi  Papua dalam menyusun kecepatan dan ketepatan APBD. Untuk tingkat nasional dari mulai penyerahan LKPD, dari mulai penyerahan laporan LKPD hasil penyusunan dan laporan realisasi mendapat nomor urut 3 nasional,” paparnya.
Ini semua berhasil, pertama tandas Slamet, karena entitas seluruh Kabupaten Nabire khususnya pejabat pengelola keuangan daerah yang dikoordinasi oleh BPKAD dibawah pimpinan Bambang Hadi susanto. Atas kerja keras itu, Kabupaten Nabire dinilai secara menyeluruh mendapat predikat WDP 2 tahun berturut-turut penyampaian dan penyusuanan APBD tepat waktu sudah terakomodir di Kementerian Keuangan.
Ketiga, penyampaian laporan pertanggungjawaban atas prognosis dan laporan semesteran realisasi anggaran juga dinilai tepat waktu.
Atas prestasi-prestasi tersebut, diperkirakan Kabupaten Nabire akan mendapatkan reword dari Kementrian Keuangan pada tahun 2015. “Kisarannya kami belum tahu karena itu rahasia dan kebijakan Kementrian Keuangan dan langsung dari Presiden RI,” ungkapnya. (iing elsa)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2