Penghuni Lapas dan Pramuka Bersihkan Tumpukan Sampah Depan Apotik Mulia

NABIRE - Setelah mengikuti upacara pelepasan kontingen Pramuka ke Kabupaten Sarmi  pada Senin (20/7), tim Pramuka yang dipimpin Ketua Kwarcab Nabire Drs. Blasius Nuhuyanan langsung turun ke Jalan Merdeka depan Apotik Mulia bersama para Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Nabire guna melakukan kerja bhakti masal.

Selain Ketua Kwarcab Nabire, Kalapas Nabire Yosef Benyamin Sembise,SH.,MH juga turun langsung memimpin dan memberikan dukungan penuh kepada narapidana dengan mengangkat semua tumpukan sampah yang ada dan diangkut oleh truck sampah yang dikordinir oleh Kepala Distrik kota Maikel Y. Danomira,SSTP.
Tampak hadir dalam kegiatan kebersihan itu Asisten I Drs. I Made Mintaya, Kepala Badan Lingkungan Hidup Klemens Danomira,S.Sos dan Tokoh Politik Yulian Jap Marey. Pada kesempatan itu Kalapas Nabire meminta agar pihak LP dapat dibantu dengan alat transportasi sampah agar dirinya yang langsung mengkordinir para narapida ikut membersihkan kota Nabire.
“Selama ini kami warga LP Nabire hanya secara manual ikut membersihkan kota Nabire, tetapi jika kami difasilitasi dengan truck sampah, maka kami akan secara perlahan-lahan ikut membantu instansi teknis pemerintah yang ada untuk membersihkan kota Nabire, karena kami merasa Nabire ini milik kita bersama, maka mari kita jaga kebersihannya secara bersama-sama,” terangnya.
Sementara itu Jap Marey menilai, kesadaran akan kebersihan yang dimiliki masayarakat Nabire ini sangat kurang, sehingga masyarakat dengan sembarang membuang sampah yang pada akhirnya membuat pemerintah sibuk mengangkut sampah-sampah tersebut untuk dibuang ke TPA.
Dan disayangkan lagi oleh tokoh politik ini, bahwa kita di Nabire ini soal kebersihan kota belum ada dukungan dari pemerintah terendah seperti RT/RW, lurah dan kampung serta adanya pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang tinggalnya dimasing-masing RT dan RW yang selanjutnya diangkut oleh instansi teknis yang menangani sampah.
Untuk itu dirinya meminta, agar setelah hari raya Idul Fitri, pemerintah daerah harus mengundang semua pimpinan SKPD termasuk kepala-kepala distrik,lurah, kepala kampung, tokoh pemuda, karang taruna, tokoh perempuan, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta semua pihak yang terkait agar duduk bersama buat suatu keputusan untuk perangi sampah yang ada di Nabire. (des)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2