Hari Pertama Pegawai Masuk, Sejumlah Kantor Sepi

NABIRE - Sesudah libur lebaran hari pertama pegawai masuk kantor sepi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, alias tak ada aktivitas sebagaimana biasanya. Ini dikeluhkan oleh pegawai yang masuk di kantor hari pertama, tak ada aktivitas di sebuah kantor dinas.

Sudah beberapa hari kita mendapat libur hari lebaran Idul Fitri 1436 H  bersama ternyata masuk kantor dan dinas hari pertama tak ada aktivitas di berbagai kantor dan dinas. Dari pantauan media ini Rabu (22/7), kemarin.
Pegawai yang rajin masuk hari pertama ada niat mau ingin bekerja, tapi tak ada aktivitas. Cuma pegawai yang masuk kantor hari pertama pun tiap sepanjang hari begitu, bahkan ada yang pulang tidak mengikuti apel siang. Keluhnya saat curhat sama beberapa pegawai umumnya di Nabire dan khususnya di Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire.
“Kita tiap bulan digaji untuk masuk di kantor dan dilaksanakan aktivitas layani masyarakat. Pegawai yang masuk kantor hari pertama kami sangat kecewa karena banyak kantor dan dinas yang tidak buka. Kami tidak mengerti dengan aktivitas pegawai ini. Apakah karena mau ingin bertambah libur jadi atau benar-benar malas melaksanakan aktivitas buka kantor dan dinas jalankan Tupoksinya,” tuturnya menduga.
Mungkin setelah habis bulan barulah dilaksanakan aktivitas mereka muncul seperti sedang aktif kerja. Padahal cuma mau cari perhatian sama kepala daerah, sambung seorang staf itu dengan nada sedikit kesal.
Pegawai yang biasa rajin masuk kantor mengaku menerima keluhan itu dari beberapa kalangan. Menurut mereka, hal sedemikian seharusnya tidak terjadi, karena alasan kita mendapat libur lebaran bersama hingga harus masuk kantor untuk melaksanakan tugasnya, setidaknya untuk melayani masyarakat yang punya urusan di kantor dan dinas di Nabire banyak yang tidak dibuka hari pertama lantaran sepi.
“Kami juga sudah lihat kantor dan dinas di Nabire banyak yang tidak dibuka. Itu orang yang mau layani rakyat sebagaimana ? Sementara DPA sudah dibagi, gaji juga jalan lalu, mau apa lagi?. Harusnya di kantor itu ada pegawai harus dilaksanakan ada  aktivitas sehari-hari,” beberapa warga masyarakat ketika dimintai tanggapannya.
Diharapkan pimpinan SKPD juga mesti bagi kerja yang jelas terhadap bawahan karena suatu organisasi tak mungkin pimpin hanya pimpinan saja melainkan kita bersama agar tidak dinilai sebagai pegawai pemalas.(modes)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2