Kapolres Himbau Masyarakat Tak Terprovokasi Kejadian Tolikara

NABIRE - Menanggapi persoalan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah hukum Polres Nabire, selaku Kapolres Nabire, AKBP. Halasan Roland Situmeang, S.Ik.,MH mengajak seluruh komponen warga masyarakat Nabire untuk tetap menjaga dan memelihara Kamtibmas, agar tetap kondusif, serta tidak terprovokasi dengan hal-hal yang sifatnya menghasut, terutama pasca kejadian yang terjadi di wilayah Kabupaten Tolikara beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kasus kejadian yang terjadi di wilayah Kabupaten Tolikara, tidak perlu dibesar-besarkan, percayakan kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut, dan warga Nabire juga tidak perlu ikut-ikutan, apalagi ikut memprovokasi persoalan yang terjadi di Tolikara.
“Kita sebagai manusia, sudah sepatutnya kita mengambil hikmah dari kejadian yang terjadi di Kabupaten Tolikara. Di Kabupaten Nabire sangat berbeda dengan Kabupaten Tolikara, kita di Nabire dari dulu sampai sekarang sikap toleransi antar umat beragama itu sudah berjalan dengan baik sekali, sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama umat beragama di Nabire cukup tinggi,” ungkapnya.
Kata Kapolres, hubungan yang harmonis antar umat beragama di wilayah Nabire, dapat dibuktikan dengan mengambil salah satu contoh, yakni pada saat bulan puasa dan Idul Fitri 1436 H, dimana umat Kristiani membantu saudara-saudaranya yang muslim untuk menjaga di masjid-masjid, yang Kristen juga pada saat Natal, saudara-saudara yang dari muslim, juga membantu bersama-sama menjaga Kamtibmas, sehingga dapat dilihat di Kabupaten Nabire, hubungan yang sangat harmonis antara umat muslim maupun Kristen di kabupaten Nabire, sangat betul-betul dijunjung.
Menurutnya, setiap ada kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Nabire, semua umat saling mendukung, baik itu dari kristen, muslim, hindu dan budha. Dan dirinya yakin, bahwa warga masyarakat Nabire tidak akan mudah untuk diprovokasi, karena warga masyarakat Nabire adalah warga masyarakat yang taat beragama, taat aturan dan saling menjaga satu sama lain.
“Ketika ada informasi atau isu-isu yang tidak benar atau sifatnya memprovokatif, saya juga minta kepada masyarakat untuk tidak perlu menanggapi hal tersebut, laporkan kepada kami. Kita harus pertahankan sikap toleransi antar kerukunan umat beragama yang sudah terjalin sangat baik selama ini, sehingga keamanan di wilayah Nabire yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Selaku Kapolres, juga menghimbau kepada seluruh warga Nabire ketika ada informasi apapun dari kelompok, aliran atau agama manapun yang sifatnya manghasut dan memprovokasi, agar segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Jangan melakukan tindakan sendiri-sendiri, tanpa melakukan koordinasi atau melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.
“Saya juga mau Nabire ini aman, karena setiap tindakan kekacauan yang terjadi di suatu daerah, pasti diawali dengan provokasi-provokasi. Masyarakat juga jangan mau dihasut, apalagi menjadi provokator di tengah-tengah masyarakat. Saya akan tindak tegas siapapun yang ingin mengacaukan wilayah hukum saya, siapapun dia, karena selama saya menjadi Kapolres di Nabire saya mau Nabire dalam keadaan aman dan kondusif,” tegasnya. (cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2