Pleno KPU Penetapan Calon Perseorangan Belum Final

NABIRE – Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang Penetapan Bakal Calon Perseorangan yang lolos verifikasi dinilai belum final. Masih ada peluang yang seluas-luasnya bagi bakal calon perseorangan yang tidak lolos verifikasi untuk memperbaiki kekurangan berkas. Oleh sebab itu, masih terbuka kesempatan bagi tiga Bakal Calon (Balon) perseorangan yang tidak lolos verifikasi terhadap berkas calon perseorangan.

Salah satu Balon perseorangan, Peter Worabay melalui telepon selulernya, Kamis (23/7) mengatakan, masih ada kesepatan yang terbuka seluas-luasnya bagi tiga Balon perseorangan yang tidak lolos verifikasi administrasi. Karena, masih ada kesempatan yang cukup lama untuk memperbaiki kekurangan dukungan masyarakat bagi calon perseorangan. Masih ada kesempatan untuk verifikasi faktual bagi calon perseorangan hingga pertengahan Agustus mendatang.
Peter menegaskan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 9 sudah jelas mengatur tentang verifikasi faktual bagi calon perseorangan dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 Agustus dan penetapan calon perseorangan pada tanggal 28 dan 29 Agustus mendatang. Selain PKPU, kesempatan untuk perbaikan dukungan masyarakat dan berkas administrasi lain juga dijamin dengan UU Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah Serentak.
Oleh karena itu, Peter Worabay mengatakan masih ada peluang bagi tiga Balon perseorangan lain seperti pasangan Agus Zonggonau, Peter Worabay dan Melki Rumawi untuk melengkapi kekurangan dukungan masyarakat hingga mencapai angka dukungan calon perseorangan yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten Nabire.
Peter Worabay misalnya, perbaikan dukungan masyarakat yang dibutuhkan untuk lolos menuju calon perseorangan, harus melengkapi 9.050 dokumen dukungan masyarakat. Kekurangan dukungan masyarakat sebanyak itu, mantan anggota DPRD Kabupaten Nabire ini menilai, sanggup memenuhi kekurangan dukungan tersebut. Karena masih cukup waktu selama dua pekan untuk melengkapi kekurangan persyaratan yang harus dilengkapi oleh bakal calon perseorangan.
Politisi ini menilai, dua pasangan yang dinyatakan lolos verifikasi juga belum aman. Karena, dua bakal calon perseorangan yang lolos juga harus mengundurkan diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Balon perseorangan Ayub Kayame, harus mengundurkan diri dari PNS dan Hendrik Andoy harus mundur dari anggota DPRD Kabupaten Nabire. Oleh karena itu, apabila dua Balon Perseorangan yang dinyatakan lolos verifikasi juga belum aman. Karena harus ada surat pengunduran diri dari PNS dan DPRD Kabupaten Nabire. (ans)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2