Calon Kandidat Diminta Tidak Utamakan Kepentingan Pribadi

NABIRE - Suhu politik menjelang Pemilukada di wilayah Kabupaten Nabire sudah semakin meningkat, dimana setelah bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire dari calon perseorangan atau independen telah diumumkan beberapa waktu lalu oleh KPU Kabupaten Nabire, walaupun sempat diwarnai aksi protes dari beberapa calon independen yang tidak lolos dalam verifikasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Nabire.

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolres Nabire, AKBP.H.R.Situmeang, S.Ik.,MH saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu di Mapolres Nabire mengatakan, hingga saat ini pihak Kepolisian Resor Nabire selalu memonitor hal-hal yang terjadi pasca pengumuman calon perseorangan yang telah diumumkan beberapa waktu lalu. Selain itu, pihak Kepolisian juga saat ini telah melakukan upaya-upaya persuasif kepada semua calon kandidat untuk tetap bersama-sama menjaga Sitkamtibmas yang ada di wilayah Nabire.
“Saya juga sudah sampaikan pada saat verifikasi yang lalu di KPU, baik kepada KPU maupun calon kandidat untuk menggunakan aturan atau proses-proses pentahapan yang sudah ditetapkan oleh undang-undang, ikuti tahapan itu dengan baik. Jangan sedikit-sedikit mengeluarkan massa, mendatangkan massa, ini akan mengganggu situasi Kamtibmas yang ada, yang jadi korban siapa, pasti masyarakat juga yang menjadi korban, kasihan kan masyarakat,” ucapnya.
Dirinya selaku Kapolres Nabire juga menghimbau kepada semua calon kandidat bupati dan wakil bupati baik dari calon perseorangan maupun dari partai politik untuk, tidak perlu mendatangkan atau mengumpulkan massa yang sifatnya akan berdampak pada gangguan Kamtibmas. Kedua, ikuti prosedur yang ada dan ketiga, utamakan situasi yang kondusif dan jangan mengutamakan kepentingan pribadi.
Kata Kapolres, kedepan direncanakan seluruh calon kandidat baik dari Parpol maupun independen bersama seluruh warga masyarakat, KPU, Panwas dan Muspida akan membuat suatu komitmen moral, yang salah satu isinya nanti ketika calon kandidat lebih mengutamakan kepentingan pribadi dari pada kepentingan umum, maka akan diberikan sangsi moral kepada yang bersangkutan.
Selain itu dihimbau pula kepada seluruh warga masyarakat Nabire, untuk tidak terprovokasi dengan hal-hal yang sifatnya negatif, apalagi untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, menjelang Pilkada. Jangan hanya karena idolanya atau calonnya tidak lolos calon atau mungkin tidak jadi bupati, lantas membuat kekacauan di tengah-tengah masyarakat. Dan kepada para tokoh-tokoh yang ada di Nabire untuk menjadi penengah di tengah-tengah masyarakat dan mengawasi secara bersama-sama jalannya Pemilukada di Kabupaten Nabire.
“Saya sudah komitmen, akan bertindak tegas kepada siapapun yang sengaja melakukan kekacauan di tengah-tengah masyarakat menjelang Pilkada ini. Saya pertaruhkan jabatan saya, dan siap untuk dicopot demi membela kepentingan masyarakat bangsa dan Negara. Saya akan tindak tegas siapapun yang ingin mengacaukan situasi Nabire yang sudah kondusif, kalau ada yang ingin mengacaukan Nabire, saya akan pertaruhkan jabatan saya,” pungkasnya. (cad)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2