Kayame – Takerubun Nyatakan Siap Rebut Kursi 01 Nabire

NABIRE – Pasangan Calon Bupati Decky Kayame,SE dan Wakil Bupati Drs. Adauktus Takerubun menyatakan diri siap untuk merebut kursi panas 01 Kabupaten Nabire 9 Desember mendatang. Selain itu, pasangan yang datang dari dukungan Partai Politik (Parpol) ini siap melakukan perubahan dan pembenahan serta melanjutkan perjuangan hingga pembangunan sebelumnya.

Hal ini seperti terungkap pada acara syukuran dan bakar batu di halaman kediaman Kepala Suku D3N, Ayub Wonda, Jumat (24/7) siang kemarin sebagai tanda rasa syukur atas dikeluarkannya Surat Keputusan tentang dukungan pasangan calon bupati dan wakil bupati pasangan ini dari Partai Demokrat dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Demokrat Provinsi Papua Lukas Enembe, yang juga Gubernur Papua dan SK maupun rekomendasi dari partai politik lainnya.
Data yang dihimpun media ini, selain dukungan dari Partai Demokrat pasangan ini juga diklam telah didukung 3 sampai empat partai lainnya, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Golongan Karya. Ketiga partai yakni PPP, PKS dan PAN sudah menyatakan siap mendukung, sementara untuk Golkar masih menunggu kepastian, lantaran masih dilakukan lobi-lobi politik.
Hal ini seperti dikatakan Decky Kayame dalam sepatah dua katanya pada kegiatan dan acara syukuran di Kali Merah Distrik Wanggar tersebut. Kata mantan Kepala Distrik Wanggar dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire ini, kami sudah siap maju pada bursa kandidat bupati.
“Ini kami nyatakan karena kami telah mengantongi dukungan dari Partai Demokrat, PPP, PAN dan PKS. Dan tidak lama lagi Golkar kalau direst juga akan menyusul,” terangnya dan juga sebelumnya disampaikan Sekretaris Tim Merah Putih, Sutarman pada kesempatan tersebut.
Lanjut dikatakan Decky dihadapan pendukung dan simpatisannya yang hadir pada acara syukuran tersebut, Kabupaten Nabire berbeda dengan kabupaten di Papua lainnya. Dulu Nabire disebut kota singkong, sekarang naik menjadi kota emas. Ini sangat luar biasa, untuk itu dirinya bertekad untuk mendorong kesejahteraan masyarakat kedepan yang lebih baik.
Diluar itu, banyak hal yang disampaikan Decky pada kesempatan itu. Dan secara umum dirinya menegaskan akan membuat perubahan yang nyata kedepan dan melanjutkan perjuangan yang dilaksanakan pendahulu sebelumnya, seperti perjuangan sejumlah daerah pemekaran, seperti pemekaran 2 kabupaten, menuju Nabire menjadi kotamadya dan pemekaran Provinsi Papua Tengah. “Banyak hal yang harus dilaksanakan dan diprogramkan guna menuju pembangunan Kabupaten Nabire yang lebih baik nantinya,” terangnya dan disambut tepuk tangan dan waita simpatisan dan pendukungannya. (wan)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2