Jelang Pendaftaran, KPU Gelar Pertemuan dengan Timsus Kandidat

NABIRE - Menjelang pembukaan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire yang resmi dibuka, Minggu (26/7) kemarin sampai dengan Selasa (28/7), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire mengadakan pertemuan dengan para calon kandidat yang akan maju pada Pilkada Kabupaten Nabire 9 Desember 2015 mendatang. Selain rapat, KPU Nabire juga mengundang seluruh ketua-ketua Tim Sukses (Timsus) dari masing-masing kandidat untuk melakukan koordinasi sekaligus diskusi mengenai tata cara pendaftaran yang akan dilaksanakan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoi yang didampingi salah satu anggota Komisioner KPU Provinsi Papua, Izak Rendi Hikoyabi,SE, Anggota Komisioner KPU Kabupaten Nabire yang juga merupakan Ketua Pokja Pilkada, Oktovianus Takimai, sejumlah calon kandidat dari jalur Independen yakni, Agus Songgonau,SP, Hendrik Andoy dan Stepanus Jingga. Selain para Calon Kandidat, terlihat hadir para Tim sukses dari masing-masing Kandidat, baik dari jalur Independen maupun dari jalur Partai Politik.
Pertemuan yang memakan waktu hampir tiga jam tersebut, telah banyak hal-hal yang diperbincangkan, baik saran dan masukan dari masing-masing kandidat maupun tim sukses kepada KPU Kabupaten Nabire, maupun dari pihak penyelenggara KPU kepada para kandidat dan tim sukses.
Ketua KPU Papua, Adam Arisoi pada pertemuan tersebut mengatakan, semua calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Nabire yang akan maju pada Pemilukada Kabupaten Nabire yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 Desember 2015, berhak untuk mendaftarkan dirinya ke KPU Nabire pada tanggal 26 - 28 Juli 2015, baik para kandidat yang maju lewat jalur indenpenden maupun yang melalui jalur partai politik.
Hal senada juga dikatakan anggota KPU Provinsi Papua Korwil III, Izak Rendi Hikoyabi, bahwa pada prinsipnya KPU akan tetap berjalan diatas aturan dan konsisten akan menjalankan apa yang sudah dibuat oleh aturan yang telah ditetapkan.
“Untuk calon kandidat yang maju lewat jalur Parpol harus mempunyai SK yang telah ditetapkan dan disetujui, serta ditandatangani oleh tingkat pusat dalam hal ini DPP partai masing-masing. SK pusat, provinsi, dan daerah semuanya harus sama satu calon, tidak boleh berbeda. Karena itu satu kesatuan dari partai politik yang merupakan satu kesatuan mulai dari pusat sampai ke daerah,” ungkapnya. (cad)

 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2