Melalui Pergumulan dan Perjuangan Panjang, Akhirnya SMK YPK Dibuka

NABIRE - Pada acara pengukuhan dan pentahbisan dimulainya kegiatan Belajar Menjagar (KBM) di SMK YPK Nabire pada Jumat (7/8) di halaman sekolah SMA YPK Tabernakel Oyehe Nabire Kepala Bidang SMA/SMK/MA Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Mesak Mofu dalam sambutannya mengatakan, melalui pergumulan dan perjalanan panjang akhir SMK YPK dapat beroperasi.

 
Dimana pada awal rencana dibukanya SMK YPK ini dalam kegiatan Natal bersama keluarga besar YPK tahun 2014 lalu dan juga kembali diangkat melalui sidang Klasis GKI Paniai di Jemaat Ebenheizer Sima. Sehingga dari pembahasan–pembahasan ini telah ditemukan adanya keseriusan pihak gereja dan yayasan untuk mendirikan satu SMK YPK di daerah ini.
Untuk itu, lewat Gereja dan Yayasan YPK telah diusulkan rencana pendirian satu sekolah SMK YPK di daerah ini Kepada Dinas Pendidikan Nabire. Kini pihak dinas telah melanjutkan usulan tersebut kepada Kementerian Pendidikan Nasional bersama Direktorat Pendidikan Kejuruan di Jakarta dan telah ada tanggapan positif.
Sehingga pada saat ini kita telah menyaksikan pentahbisan dan penguntingan papan nama sebagai tanda beroperasinya KBM di SMK YPK Nabire yang mana pada awal tahun pelajaran 2015/2016 telah menerima siswa baru dan sudah bisa melaksanakan KBM.
Namun, pada awal ini SMK YPK bisa melaksanakan KBM di SMA YPK dengan membuka dua program jurusan yakni Jurusan Pertambangan dan juga Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan tentunya diharapkan kedepan SMK YPK harus memiliki tempat atau lokasi (tanah) dan gedung sendiri.
Untuk itu kepada pihak gereja, yayasan dan semua pihak termasuk orangtua murid angkatan pertama diharapkan mengurus status tanah yang telah direncanakan hingga ada Surat Pelepasan Adat (SPA) dan juga memiliki surat sertifitkat tanah.
Agar surat tersebut dapat diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pendidikan dan Kejuruan agar ada perhatian dan pada awal ini akan direncanakan pembangunan satu paket bangun SMK YPK, jika tanah tersebut telah selesai kepengurusan status tanahnya.(des)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2