Calhaj Nabire Musim Haji 2015, Dilepas

NABIRE – Calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Nabire musim haji tahun 2015, Rabu (12/8), dilepas oleh Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda, SH, M.Si, yang diwakili Asisten II Setda Nabire, Ir. Sukadi. Pelepasan Calhaj Nabire ini dipusatkan di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire. Calhaj asal Nabire ini untuk selanjutnya akan menuju embarkasi Makassar.

Dalam sambutan Penjabat Bupati Nabire yang disampaikan Ir. Sukadi, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh umat islam di daerah ini dan partisipasinya dalam menjaga dan memelihara situasi yang aman kondusif di daerah ini.
“Hal ini hendaknya terus terpelihara, agar berbagaai program pembangunan dapat kita tingkatkan guna mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya. 
Selain itu, ada dua momentum penting yang harus kita sukseskan, yakni di bulan ini juga kita akan melaksanakan peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus, serta pesta demokrasi Pilkada Nabire tanggal 9 Desember 2015 mendatang. Kedua momentum ini memiliki arti penting, dan wajiblah bagi kita untuk mensukseskannya, demi kesinambungan pembangunan kedepan.
“Atas nama pemerintah saya merasa bangga, kaum muslimin dan muslimat di daerah ini yang akan melaksanakan ibadah haji, dari tahun ke tahun jumlahnya terus mengalami peningkatan. Dan di tahun ini kita akan memberangkatkan sebanyak 71 calon jemaah haji, serta masih banyak calon jemaah haji yang telah siap dan menunggu gilirannya. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah ini terus mengalami peningkatan,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan, ibadah haji merupakan perintah atau kewajiban bagi setiap orang islam yang mampu. Dalam arti memenuhi segala rukun dan syaratnya, yakni telah mencapai akil baliq, sehat jasmani dan rohani, dan memiliki dana yang cukup untuk biaya perjalanan dan penyelenggaraan ibadah haji, serta terjamin kebutuhan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Dengan demikian, ibadah haji memang tergolong ibadah yang berat, baik dari segi biaya maupun tenaga. Akan tetapi bagi orang yang beriman, yang dilandasi dengan niat yang tulus untuk mencari ridho Allah. Hal ini tidak menjadi kendala, tetapi merupakan kewajiban yang harus dan mutlak dilakukan.
Dirinya berpesan kepada calon jemaah haji yang akan dilepaskan keberangkatannya, agar selalu mematuhi dan mengikuti semua aturan atau petunjuk–petunjuk yang ditetapkan. Sebagaimana yang didapatkan dalam pembekalan penataran manasik haji beberapa waktu lalu. Tingkatkan hubungan tali silaturrahim diantara sesama jemaah, terutama jemaah asal Nabire.
“Satu hal penting yang perlu diingat, bahwa sebagai calon jemaah haji juga merupakan duta-duta dari Indonesia khususnya dari Nabire, hendaknya senantiasa menjaga serta menjunjung nama baik negara maupun daerah Nabire ini dengan baik,” katanya.
Pihaknya juga sangat mengharapkan agar di tanah suci nanti, hendaknya turut mendoakan pula bangsa dan negara kita agar terhindar dari segala melapetaka bencana yang terjadi. Dan lebih khusus Kabupaten Nabire, agar kita selalu mendapat pertolongan dari Allah SWT. (ros)

 
 

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2