Fabianus Yobee Ajak Pendukungnya Terima Keputusan KPU dengan Lapang Dada

NABIRE – Tindakan hebat dan langka dilakukan oleh bakal calon bupati Drs. Fabianus Yobee. Saat pembacaan keputusan KPU Nabire soal pasangan calon yang lolos sebagai peserta Pilkada Nabire 2015, pasangan Drs. Fabianus Yobee dan Yusuf Kobepa, SH, MM, dinyatakan sebagai pasangan calon yang tidak lolos tahap berikutnya. Selepas pembacaan keputusan, balon bupati Fabianus Yobee meminta waktu untuk berbicara, walaupun pihak KPU Nabire sejak awal menyampaikan tidak ada sesi tanya jawab dari pasangan bakal calon. Apa yang disampaikan oleh Drs. Fabianus Yobee adalah hal hebat dan jarang kita jumpai dalam agenda pesta demokrasi Pilkada. Drs. Fabianus Yobee menyampaikan kepada seluruh pendukungnya untuk menerima keputusan KPU dengan lapang dada.

 

“Seluruh penduduk Nabire yang berpihak ke kami, kami menerima ini dengan lapang dada. Kami berdua adalah orang yang nomor satu tidak jadi bupati, yang akan jadi bupati hanya satu pasang sehingga calon-calon lainnya juga akan ikut gugur nanti,” tuturnya.

Dirinya menegaskan kepada simpatisannya untuk mengerti betul hal ini. Dirinya juga mewanti-wanti agar di Nabire tidak boleh terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Dirinya meminta para simpatisannya untuk menerima dengan lapang dada agar Nabire tetap aman.

 

“Selama perjuangan ini saya sudah berjuang sampai 95 persen, 5 persen saya kasih tinggal untuk diputuskan oleh KPU bersama Tuhan Allah, ternyata sudah seperti itu. Saya minta kepada pendukung saya jangan kita ribut. Tolong sabar, aturan hukum kita akan proses, Fabianus dan Kobepa tidak masuk, tapi 5 orang KPU pun akan tidak jadi KPU. Jadi mereka berlima ini sama saya kami sama-sama. Keputusan KPU kita hormati dan kita hargai, karena kita menghargai negara dan bendera merah putih,” ujarnya. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2