Rapat Pleno Penetapan Paslon Pilkada Nabire Aman

NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP. H.R.Situmeang, S.Ik.,MH, Senin (24/8) usai rapat pleno penetapan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, yang dilakukan KPU Kabupaten Nabire mengatakan, pleno penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Nabire oleh KPU dari awal hingga berakhirnya rapat pleno penetapan, semua berjalan dengan aman dan tertib.

 

Kata Kapolres, apapun yang menjadi keputusan KPU adalah mutlak untuk diindahkan oleh seluruh warga masyarakat Kabupaten Nabire. Bagi kandidat yang tidak lolos atau dinyatakan tidak berhak untuk mengikuti Pilkada Kabupaten Nabire, untuk bisa menerima apapun yang menjadi putusan KPU Nabire. Soal kandidat atau pasangan bakal calon yang merasa dirugikan dan tidak menerima apa yang telah diputuskan KPU Nabire, diberikan waktu dan dipersilakan untuk menindaklanjuti hal tersebut kepada Panwas, Bawaslu maupun MK dengan disertai bukti-bukti.

“Memang dalam proses politik pasti ada yang puas dan tidak dengan apa yang diputuskan oleh KPU. Namun, semua ada aturannya, soal kandidat yang merasa dirugikan oleh pihak KPU, bisa melaporkan hal tersebut kepada Panwas atau mungkin ke MK, sesuai dengan aturan yang ada. Tidak perlu membuat hal-hal yang sifatnya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, apalagi mengganggu situasi Kamtibmas. Mari sama-sama kita jaga keamanan Nabire, jangan kita korbankan masyarakat hanya untuk memaksakan kehendak pribadi kita,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, serta warga masyarakat Nabire, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Nabire. Tidak perlu menanggapi isu-isu atau hasutan-hasutan dari segelintir orang yang memang sengaja ingin mengacaukan situasi Nabire yang sudah kondusif.

 

Pasca diumumkannya, Paslon bupati dan wakil bupati yang berhak mengikuti Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015 mendatang, Kapolres juga berpesan kepada seluruh calon kandidat untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Nabire. Seluruh calon Bupati dan Wakil Bupati Nabire untuk tidak membuat hal-hal yang sifatnya menghasut atau memprovokasi masyarakat. Terpenting adalah, masing-masing para calon Bupati dan Wakil Bupati harus bisa dan wajib untuk mengendalikan massa masing-masing.(cad)     

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2