Aparat Gabungan Jaga Ketat Pleno Penetapan Cabup - Cawabup

NABIRE -  Aparat Gabungan TNI/Polri, Senin (24/8) nampak melakukan pengamanan yang sangat ketat pada Rapat Pleno Penetapan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Nabire yang dilaksanakan KPU Kabupaten Nabire, bertempat di Kantor KPU Jalan Ahmad Yani Nabire. Rapat pleno penetapan bakal calon menjadi Cabup dan Cawabup Nabire yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Nabire, dimulai sejak pukul 14.00 WIT atau jam 2 siang waktu Papua.    

 

Pengamanan yang sangat ketat tersebut dilakukan, lantaran untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas selama rapat pleno penetapan berlangsung. Bahkan, siapapun yang hendak masuk ke areal Kantor KPU Nabire diperiksa dengan ketat, tidak terkecuali. Yang berhak masuk ke dalam Kantor KPU untuk mengikuti rapat pleno tersebut juga diperiksa dan harus memiliki undangan resmi dari KPU Kabupaten Nabire, jika tidak memiliki undangan resmi, maka orang tersebut tidak diperkenankan masuk ke areal Kantor KPU Nabire.

Untuk peserta pleno, juga dibatasi. Bagi yang tidak memiliki undangan dilarang masuk ke dalam Gedung Nasional. Sehingga, yang boleh masuk ke dalam Kantor KPU hanya yang memiliki undangan resmi dari KPU Nabire, selain itu diluar pagar kawat berduri yang telah dipajang oleh aparat kepolisian.

 

Pagar kawat berduri setinggi 3 meter yang telah dipajang oleh aparat Kepolisian Resor Nabire, mulai dari jalan masuk areal Kantor KPU, tepatnya di depan SMP Santo Anthonius dan di ujung jalan masuk Makodim 1705/Paniai, sehingga Jalan Ahmad Yani ditutup total. Hal tersebut dilakukan, agar tidak terjadi aktifitas kendaraan maupun massa yang keluar masuk areal Kantor KPU Nabire selama rapat pleno penetapan pasangan Cabup dan Cawabup Nabire berlangsung.(cad)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2