KPU Nabire Tetapkan 7 Pasangan Calon

NABIRE – Melalui rapat pleno KPU Kabupaten Nabire, Senin (24/8), ditetapkan 7 pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Nabire menjadi peserta Pilkada Nabire 2015. Hasil pleno penetapan pasangan calon ini langsung disampaikan kepada masing-masing pasangan calon maupun tim suksesnya yang telah hadir di halaman Kantor KPU Nabire. Ketujuh pasangan calon yang ditetapkan oleh KPU Nabire, terdiri dari 5 pasangan calon dari jalur perseorangan (independen) dan 2 pasangan calon yang diusung dari gabungan partai politik.

 

Kelima pasangan calon dari jalur perseorangan, dinyatakan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai peserta Pilkada Nabire 2015. Kelima pasangan calon dari jalur perseorangan ini, masing-masing, dalam berita acara bernomor 36/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Hendik Andoi dan bakal calon wakil bupati Stefanus Iyai, dengan jumlah dukungan 18.979 (11,60%) dengan jumlah penyebaran 14 distrik (93,33%), selanjutnya ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada Nabire 2015.

Berita acara bernomor 37/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Drs. Ayub Kayame dan bakal calon wakil bupati H. Suwarno Majid, dengan jumlah dukungan 17.070 (10,44%) dengan jumlah penyebaran 15 distrik (100%), selanjutnya ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada Nabire 2015.

Berita acara bernomor 38/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Peter F. Worabay dan bakal calon wakil bupati Sunaryo, S.Sos, dengan jumlah dukungan 22.078 (13,50%) dengan jumlah penyebaran 14 distrik (93,33%), selanjutnya ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada Nabire 2015.

Berita acara bernomor 39/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Zonggonao A.,A.Md.P, SP, M.Si dan bakal calon wakil bupati Drs. Isak Mandosir, dengan jumlah dukungan 19.409 (11,87%) dengan jumlah penyebaran 15 distrik (100%), selanjutnya ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada Nabire 2015.

Berita acara bernomor 40/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Yakob Panus Jingga, MT dan bakal calon wakil bupati Melki Sedek FI Rumawi, dengan jumlah dukungan 24.469 (14,96%) dengan jumlah penyebaran 15 distrik (100%), selanjutnya ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada Nabire 2015.

Sementara itu, pasangan calon yang maju diusung gabungan partai politik, ada dua pasangan calon yang ditetapkan lolos. Kedua pasangan calon itu, masing-masing, berdasarkan berita acara bernomor 41/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Deki Kayame, SE dan bakal calon wakil bupati Drs. Adauktus Takerubun, dengan partai politik pengusung masing-masing, Partai Demokrat (3 kursi), Partai Keadilan Sejahtera (1 kursi), Partai Amanat Nasional (3 kursi), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (3 kursi), dan Partai Persatuan Pembangunan (2 kursi). Jumlah dukungan partai politik kepada pasangan ini sebanyak 12 kursi atau sebanyak 48%.

Berita acara bernomor 42/BA.P-KPU/VIII/2015 memutuskan bakal calon bupati Isaias Douw, S.Sos dan bakal calon wakil bupati Amirullah Hasyim, MM, dengan partai politik pengusung masing-masing, Partai Kebangkitan Bangsa (4 kursi), Partai Hati Nurani Rakyat (1 kursi), Partai Gerakan Indonesia Raya (1 kursi), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (1 kursi), dan Partai Nasdem (3 kursi).  Jumlah dukungan partai politik kepada pasangan ini sebanyak 10 kursi atau sebanyak 40%.

 

Sementara itu, pasangan calon yang dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pilkada Nabire 2015, Drs. Fabianus Yobee/Yusuf Kobepa, SH, MM. Dalam berita acara bernomor 43/BA.P-KPU/VIII/2015, disebutkan partai politik yang diajukan sebagai partai pengusung dinyatakan tidak memenuhi syarat. Partai Golkar, ada klarifikasi DPP nomor B-161/GOLKAR/VIII/2015 tanggal 11 Agustus 2015 menyatakan bahwa pasangan calon bupati/calon wakil bupati Kabupaten Nabire nomor 320/GOLKAR/VII/2015 adalah tidak benar. Partai Persatuan Pembangunan, adanya surat keterangan DPP nomor 276/EX/DPP/VIII/2015 tanggal 5 Agustus 2015 yang menerangkan bahwa DPP PPP tidak pernah mengeluarkan surat keputusan nomor 686/KPTS/DPP/VII/2015 tanggal 28 Juli 2015. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, tidak dilampiri SK atau Model B1 KWK Parpol dari DPP. Partai Nasdem, tidak dilampiri SK atau Model B1 KWK Parpol dari DPP. (ros)

Add comment


Security code
Refresh

Ingin menulis artikel atau opini anda?

Segera kirimkan email ke alamat : redaksi[at]papuaposnabire.com
Tulisan anda akan kami muat pada harian Papuaposnabire

Makna Natal Bukan Dentuman Petasan
Kamis, 08 Desember 2016
HAMPIR setiap tahun bahkan terkesan menjadi sebuah tradisi bagi anak-anak dan remaja mengekspresikan perayaan Natal dengan keramaian petasan dan dentuman meriam rakitan. Di kota yang berbukit seperti Jayapura, kaum remaja menggemahkan dentuman...
Potensi Emas Alluvial, Elluvial di Nabire Belum Dimanfaatkan Efektif
Senin, 21 Maret 2016
Oleh : Marthen AgapaSEJAK lama daerah ini (Nabire) dikenal dengan kota emas, potensial dan daerah mineralisasi. Daerah lain bisa mengenal kota Nabire, karena potensi emas yang terkandung didalam perut bumi, tetapi kini tinggal simbol daerah tanpa...
BANNER TEST 280X200
YM: Redaksi 1
YM: Redaksi 2
Redaksi 1
Redaksi 2